Rabu, 12 Desember 2018  
Otonomi / Kanwil Kumham Riau Tak Mau Disebut Kebobolan soal TKA Asal China di Pekanbaru
Kanwil Kumham Riau Tak Mau Disebut Kebobolan soal TKA Asal China di Pekanbaru

Otonomi - - Rabu, 18/01/2017 - 13:16:29 WIB

PEKANBARU, situsriau.com - Sebanyak 98 orang Tenaga Kerja Asing (TKA) ilegal yang diduga berasal dari China diamankan oleh pihak Imigrasi Kota Pekanbaru karena tidak mampu menunjukkan identitas dirinya.

Puluhan TKA ilegal tersebut terjaring oleh pihak Imigrasi di lokasi pembangunan PLTU Tenayan Raya. Di antara 98 orang itu, 35 diantaranya tidak memiliki dokumen keimigrasian apapun.

Merespon itu, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kumham) Riau menolak disebut Kebobolan atas keberadan 35 warga negara asal China yang bekerja tanpa izin dan dokumen itu.

"Gak lah bukan kecolongan, kan kita di Indonesia banyak itu, yang dicari-cari, seperti di Bogor itu," elak Kepala Kanwil Kumham Riau, Ferdinan Siagian, Rabu (18/1/17).

Lebih lanjut saat ditanya pengawasan, ia mengatakan Kanwil Kumham Riau melalui Imigrasi memiliki tim untuk memantau warga negara asing yang masuk ke Indonesia, khususnya Riau.

Sementara itu, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman meminta 98 tenaga kerja asing yang tertangkap pada razia itu untuk ditangani serius.

Selasa malam, 17 Januari 2017, orang nomor satu di Riau itu dengan tegas memerintahkan agar tenaga kerja asing (TKA) yang terbukti melanggar aturan untuk dideportasi atau dipulangkan ke negara asalnya.

"Semua ada ketentuan dan prosedurnya, jika memang benar-benar terbukti melanggar izin dan harus meninggalkan Indonesia, maka akan dipulangkan," ujar Andi Rachman. (sr5, tp)


Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 0852-720-49-275 atau PIN BBM: 5513A781
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2017 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved