Selasa, 29 09 2020  
Otonomi / ASN Bengkalis Resah Belum Ada Kejelasan Pembayaran TPP sejak Januari
ASN Bengkalis Resah Belum Ada Kejelasan Pembayaran TPP sejak Januari

Otonomi - - Selasa, 21/03/2017 - 07:27:58 WIB

BENGKALIS,situsriau. com - Para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis kian resah menanti pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) mereka yang tak ada kepastian pembayaran. 

Terlebih tunjangan tersebut belum dibayarkan sejak Januari lalu. Padahal TPP tersebut sangat ditunggu untuk membiayai berbagai kebutuhan sehari-hari mereka.
            
“Memang untuk gaji walau sempat terlambat, sekarang sudah dibayar hingga Maret. Namun sama-sama taulah, kalau gaji ini kami terima sudah tak seberapa lagi, karena langsung dipotong untuk bayar hutang bank,” ujar salah seorang ASN, yang akrab disapa Dedi kepada wartawan, Senin (20/3/17).
            
Dikatakan, dari gaji yang ia terima perbulan, bersih sampai ditangan hanya kisaran Rp500 ribuan, karena sisanya untuk bayar hutang bank. Dengan jumlah hanya segitu, dirinya terpaksa pontang panting cari tambahan lain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

“Saya terpaksa pinjam di bank untuk beli tanah dan buat rumah. Kalau nunggu gaji terkumpul, tak kan terbuat rumah,” katanya lagi.
            
Berbeda dengan ASN lainnya, yang terpaksa menjual  tanah untuk menyambung hidup dan biaya kuliah dua orang anaknya. Pria yang enggan namanya dieskpos ini mengatakan, selama ini ia mengandalkan insentif atau TPP untuk biaya kuliah anaknya. Sementara gaji, walau tidak terima penuh, masih bisa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
           
"Sebenarnya tak cukup, tapi kita cukup-cukupkan. Yang penting masih bisa makan,” ujarnya.
            
Terkait dengan belum cairnya TPP, Bupati Bengkalis saat dikonfirmasi melalui Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskotik), DR Muhamamd Nasir, mengatakan, sejauh ini dirinya belum mendapat informasi dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). 

“Nanti saya koordinasikan dulu dengan BPKAD biar tidak salah dalam penyampaian,” ujarnya.
            
Saat ditanya apakah karena kas daerah sedang kosong, Nasir pun secara diplomatis mengatakan belum bisa memastikan. 

“Ini pun belum bisa saya jawab. Seperti saya katakan, tentu saya tanya dulu ke BPKAD,” ujar Nasir yang saat dihubungi sedang dalam perjalanan dinas keluar daerah. (sr5, hr)

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 08117533365
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2020 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved