Rabu, 26 09 2018  
Otonomi / Leher Yusri Efendi Diterkam Harimau, Sempat Dua Jam Bertahan di Atas Bangunan
Leher Yusri Efendi Diterkam Harimau, Sempat Dua Jam Bertahan di Atas Bangunan

Otonomi - - Minggu, 11/03/2018 - 12:12:57 WIB

TEMBILAHAN, situsriau.com- Konflik harimau dengan manusia di wilayah Indragiri Hilir (Inhil) kembali terjadi. Sabtu (10/3/2018), harimau di Kecamatan Pelangiran kembali memakan mangsa salah seorang warga.

Warga yang kembali diterkam oleh harimau tersebut adalah Yusri Efendi (34),  diterkam saat bekerja membangun sarang burung walet bersama teman-temannya di RT 038 Simpang Kanan, Dusun Sinar Danau, Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran.

"TKP ini cukup jauh, sekitar 20 kilometer, dari kejadian sebelumnya, sudah dekat perbatasan antara Inhil dan Pelalawan," jelas Kapolsek Pelangiran, IPTU M Raffi.

Awal kejadian bermula saat Yusri bersama tiga orang temannya yang merupakan warga Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan tengah mengerjakan bangunan rumah walet.

Disaat sore menjelang, sekira pukul 16.30 WIB, mereka melihat seekor harimau berada di bawah bangunan yang sedang mereka kerjakan.

Kengerian langsung merayapi para tukang. Mereka lantas memilih bertahan di atas bangunan. Hingga 2 jam berlalu, mereka tetap berdiam diri di ketinggian, sampai hari mulai gelap.

Setelah tidak terlihat lagi harimau itu, korban dan rekannya bergegas turun. Namun baru melangkah sekitar 250 meter, tiba - tiba, raja hutan itu, kembali menampakan diri dari arah depan. Kehadiran binatang buas tersebut, langsung menyebabkan kepanikan dan mereka berlari menyelamatkan diri.

Di saat-saat yang kritis, Rusli, Indra dan Syahran (tiga teman korban), berupaya saling memanggil, tapi ketika nama Yusri dipanggil, tidak ada sahutan terdengar.

Lalu para pekerja yang tersisa, mencoba menghubungi warga Dusun Sinar Danau, yang tak lama kemudian, ramai datang ke lokasi, menggunakan perahu kecil.

Pencarian terhadap Yusri, segera dilakukan. Sekira pukul 19.00 WIB, korban berhasil ditemukan, di atas tanaman kumpai (sejenis rumput yang terdapat di atas air), tapi Yusri, tampak tidak bergerak lagi dan tengkuknya luka, bekas taring harimau.

Personel Polsek Pelangiran yang mendapat laporan, mendatangi TKP dengan Tim BBKSDA Provinsi Riau, dan kemudian mengevakuasi jasad korban ke Klinik KPP Pulai PT. THIP.

Dari pemeriksaan, diketahui korban meninggal dunia, karena mengalami pendarahan akibat luka robek bekas gigitan harimau di tengkuknya.Jasad korban kemudian diserahkan kepada keluar ga, dan dibawa kembali ke kampungnya di Desa Pulau Muda Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan.(sr3,in)

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 0852-720-49-275 atau PIN BBM: 5513A781
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2017 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved