Senin, 16 09 2019  
Otonomi / Sepekan Dibuka, Belum Ada Calon Sekdaprov Riau yang Daftar
Sepekan Dibuka, Belum Ada Calon Sekdaprov Riau yang Daftar

Otonomi - - Senin, 09/09/2019 - 16:46:08 WIB

PEKANBARU, situsriau.com - Kendati pendaftaran seleksi calon Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau telah dibuka sejak Senin (2/9/19) lalu, namun hingga kini belum ada satupun yang mendaftar. Pendaftaran dibuka hingga 16 September 2019 mendatang.

Hal itu diungkapkan Ketua tim Panitia Seleksi (Pansel) pengisian jabatan Sekdaprov Riau, Prof Dr Ashaluddin Jalil, Minggu (8/9/19). Menurutnya pihaknya belum ada menerima satu pun berkas dari pelamar calon Sekdaprov Riau yang diserahkan ke sekretariat panitia seleksi di Kantor UPT Penilaian Kompetensi BKD Riau, Jalan Amal Hamzah, Pekanbaru.

Namun sudah ada beberapa orang yang datang ke sekretariat tim Pansel untuk menanyakan tahapan dan persyaratan ikut dalam seleksi ini.

"Kemarin sudah ada empat orang yang datang ke sekretariat Pansel. Tapi baru sekedar menanyakan persyaratan untuk ikut seleksi ini apa saja," kata mantan Rektor Universitas Riau (Unri) ini.

Namun mantan rektor Unri ini tidak menjelaskan siapa empat orang yang dimaksud. "Saya tidak sempat menanyakan dari mana, cuma sempat saya bilang pengumuman bisa dilihat di online, tapi mereka tetap ingin ke sekretariat pansel supaya jelas informasinya," imbuhnya.

Belum adanya pelamar yang mendaftar seleksi terbuka Sekdaprov Riau ini diakuinya disebabkan karena banyaknya persyaratan yang harus dipenuhi oleh para pelamar.

Seperti legalisir ijazah terakhir, Fotokopi SK Pangkat terakhir, surat keterangan memiliki rekam jejak jabatan, integritas, dan moralitas yang ditandatangani oleh pejabat yang membidangi urusan kepegawaian paling rendah jabatan tinggi pratama.

Kemudian fotokopi hasil penilaian prestasi kerja 2 tahun terakhir, fotokopi LHPN terakhir, fotokopi SPT pajak tahun terakhir, surat persetujuan atau rekomendasi mengikuti seleksi dari pejabat pembina kepegawaian, surat keterangan sedang tidak menjalani hukuman serta fotokopi surat tanda tamat pendidikan dan pelatihan kepemimpinan tingkat II dan tingkat I bagi yang memiliki dan sejumlah dokumen pendukung lainya.

"Dari beberapa persyaratan itu memang agak rumit LHKPN, butuh waktu untuk pengisiannya, karena kan banyak item yang harus diisi," ujar Ashaludin.

Selain LHKPN, legalisir ijazah juga butuh waktu, apalagi bagi mereka yang lulusan dari luar Riau, sehingga butuh waktu untuk datang ke kampus asalnya untuk melakukan legalisir ijazahnya.

"Kemudian surat izin dari atasan, apakah itu bupati, walikota atau gubernur juga butuh waktu untuk mempersiapkanya. Jadi saya pikir mereka masih mempersiapkan ini semua," katanya.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Ikhwan Ridwan mengatakan seleksi jabatan tinggi madya Sekdaprov Riau terbuka untuk ASN di seluruh Indonesia.

Jadi tidak hanya ASN kabupaten/kota di Riau dan di lingkungan Pemprov Riau saja. Bahkan ASN di instansi pemerintah pusat pun berpeluang untuk ikut dalam seleksi ini.

"Seleksi ini terbuka bagi seluruh PNS se Indonesia yang memenuhi kualifikasi. Baik di lingkungan Pemprov Riau dan semua kabupaten kota. Termasuk dari instansi pemerintah pusat," kata Ikhwan. (sr5, in)

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 08117533365
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2017 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved