Sabtu, 11 Juli 2020  
Nasional / Sakit Novanto Dianggap Janggal, Foto Saat Dirawat Jadi Sorotan
Sakit Novanto Dianggap Janggal, Foto Saat Dirawat Jadi Sorotan

Nasional - - Kamis, 28/09/2017 - 12:04:30 WIB

JAKARTA, situsriau.com - Sebuah foto yang menunjukkan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Setya Novanto sedang dirawat menjadi sorotan publik. Bukan kondisi tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) itu yang menarik perhatian setelah sudah sekitar dua pekan ini dirawat, tapi kejanggalan dalam alat-alat medis yang digunakan.

Foto yang menunjukkan Novanto terbaring dengan berbagai peralatan medis itu beredar sejak Rabu (27/9/17) pagi. Foto tersebut memperlihatkan Novanto saat dijenguk oleh anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Golkar, Endang Srikarti Handayani.
Endang membenarkan foto itu diambil beberapa waktu lalu di Rumah Sakit Premier Jakarta. "Iya itu beberapa hari yang lalu," ucap Endang, kemarin.
 
Begitu juga Ketua Harian Golkar, Nurdin Halid, membenarkan foto itu adalah kondisi Novanto di RS Premier. "Saya ada juga fotonya, ya kan sakit kan masak orang sudah sakit begitu. Kalian persepsikan sendiri," ucap Nurdin.

"Saya terima foto itu dari salah satu pengurus Golkar Jabar. Kalau ruangan itu ruangan di situ di Premiere karena pernah saya juga ke situ," imbuhnya.

Sementara itu, setidaknya ada empat hal yang dianggap janggal dalam foto Novanto tersebut. Elektrokardiogram (EKG) yang berada di sisi kanan atas Ketua Umum Golkar itu adalah yang paling menuai tanda tanya.

Alat itu menampilkan grafik yang dibuat oleh sebuah elektrokardiograf, yang merekam aktivitas kelistrikan jantung dalam waktu tertentu. Pada kondisi normal, EKG menampilkan grafik yang bergelombang. Namun pada Novanto, garis EKG terlihat datar.

Seperti dilansir kumparan.com, beberapa dokter yang dikirimi foto itu mengaku heran dengan grafik datar pada layar EKG. Salah satunya dokter di RSCM yang menilai grafik pada EKG itu datar karena mungkin alat itu tidak terpasang ke tubuh Novanto.

Alat medis itu umumnya memiliki tiga kabel elektroda yang dipasang di badan pasien. Jika grafik tak bergelombang, maka artinya tidak ada denyut jantung atau alat tidak dipasang.

Padahal, Novanto disebut ada masalah pada jantungnya sehingga alat itu harus dipasang. Apalagi disebut mengalami kateterisasi jantung. EKG juga penting untuk mengetahui rekam pola nafas pasien. "Kalau benar jantung, kok enggak dipasang," ucapnya.

Sementara itu, angka 90 pada layar menunjukkan nadi yang normal. Angka itu berasal dari alat yang dijepitkan di jari bernama pulse oximeter. Intinya mesin EKG tampaknya memang menyala namun tidak digunakan.

Selain EKG, yang dianggap janggal adalah syringe pump. Alat syringe sebagaimana dalam foto Novanto digunakan untuk mengontrol jumlah cairan atau obat ke dalam tubuh pasien dalam jangka waktu tertentu secara teratur. Dengan alat itu jumlah cairan infus yang masuk bisa ditentukan habis sekian cc dalam berapa jam.

Namun alat yang digunakan Novanto itu menuai tanda tanya karena mestinya dilengkapi dengan spuit yang berbentuk suntikan untuk menyuplai obat. "Yang hijau itu syringe pump, tapi suntikannya ke mana?" ucapnya.

Salah seorang kerabat Novanto menyebut suntikan atau spuit itu ada, namun berada di dalam alat yang berbentuk kotak hijau tersebut.

Hal lain yang menuai tanda tanya adalah kondisi jarum suntik untuk infus di tangan Novanto. Kondisi paling umum, posisinya berada tepat di punggung tangan karena pembuluh darah venanya lebih mudah terlihat, namun pada foto Novanto posisinya di sekitar pergelangan tangan.

"Kok posisi infusnya di sekitar pergelangan tangan. Biasanya di punggung tangan karena pembuluhnya lebih besar," lanjutnya.

Meski memang tak salah jika Novanto bisa dilakukan infus di dekat pergelangan tangan. Hal ini dikonfirmasi kerabat Novanto yang memastikan Novanto memang diinfus.

Alat medis lain paling mencolok dalam foto yang beredar adalah yang menempel pada hidung, yang dikenal dengan sungkup. Biasanya, sungkup dipakai untuk mengalirkan oksigen dan dikenakan dengan menutupi hidung dan mulut.

Tapi, pada foto Novanto itu hanya menutupi hidung saja. "Ada banyak macam sungkup, kalau untuk oksigen biasanya yang hijau menutupi hidung dan mulut. Alat ini juga terhubung ke mesin di belakang. Tapi tidak tahu itu terhubung ke mana, sepertinya bukan terapi oksigen. Ada juga sungkup untuk terapi uap," paparnya.

Kerabat dekat Novanto menyebut sungkup itu untuk oksigen sekaligus terapi sinus yang dipakai saban malam atau saat Novanto mengalami keluhan. "Yang jelas bukan oksigen," ucap si dokter.

Novanto dikabarkan sakit sejak Minggu (10/9), setelah terjatuh saat bermain pingpong di kediamannya. Dia sempat dirawat di RS Siloam Jakarta sebelum akhirnya dipindahkan ke RS Premier.

Lantaran sakit itu, Novanto telah dua kali tidak memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Novanto sedianya akan diperiksa sebagai tersangka kasus e-KTP. (sr5, in)


Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 08117533365
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2020 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved