Rabu, 18 Juli 2018  
Nasional / Pemerintah Kaji Penambahan Libur Lebaran hingga 2 Hari
Pemerintah Kaji Penambahan Libur Lebaran hingga 2 Hari

Nasional - - Jumat, 06/04/2018 - 11:33:11 WIB

JAKARTA, situsriau.com - Pemerintah sedang mengkaji usulan tambahan libur mudik Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran 2018. Libur tambahan yang diusulkan sebanyak dua hari.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengemukakan hal tersebut, di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (5/4/18). Kemarin sore, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat terbatas membahas persiapan menghadapi Lebaran.

Usulan tambahan libur mudik Lebaran memang sebagai antisipasi kemacetan dan juga bolos kerja yang dilakukan oleh para pekerja swasta maupun Aparatur Sipil Negara atau Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Budi menceritakan, perencanaan arus mudik Lebaran 2018 sudah disusun. Menurutnya, akan ada pertumbuhan untuk semua moda transportasi baik udara, laut, kereta api, dan darat.

"Angkutan yang tumbuh besar adalah darat yaitu mobil dan motor yang mendekati 30 persen, melihat itu memang angkutan darat khususnya di Jakarta menuju arah Jawa Tengah itu menjadi sangat penting dan harus kita perhatikan," katanya seperti dilansir detikcom.

Untuk mengatur hal tersebut, maka diusulkan adanya tambahan libur untuk mudik Lebaran 2018. Usulan tersebut jatuh pada 11-12 Juni 2018.

"Kita me-manage waktu mudik saat ini dengan mudik Lebaran itu pada 15-16 Juni, cuti bersama 13-14 Juni, diusulkan oleh Kapolri libur ditambah 11-12 (Juni), tetapi sedang akan dibahas di tingkat Menko Maritim, karena dengan ada dua hari ini kejepit ini malah bolos dan juga manajemen lalu lintas hanya dua libur itu agak sulit," tutur Budi.

Selain mengusulkan tambahan libur, Budi juga mengatur soal larangan melintas untuk angkutan tiga sumbu alias truk pada tanggal 13-14 Juni dan juga pada 28-30 Juni.

"Kita melarang angkutan tiga sumbu dan juga pada minggu akhir bulan ada beberapa hari kita juga menetapkan tanggal 28-29-30 Juni sebagai angkutan berat tidak bisa beroperasi," ungkap Budi.

Untuk itu, Budi merekomendasikan kepada seluruh masyarakat untuk memaksimalkan penggunaan transportasi umum dan tidak lagi menggunakan motor sebagai kendaraan saat mudik Lebaran.

Selain itu, pemerintah juga membuat posko di beberapa titik seperti pada tahun-tahun sebelumnya. Mulai dari Cirebon, Brebes, Tegal, Pekalongan, dan titik penting lainnya. (sr5, in)




Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 0852-720-49-275 atau PIN BBM: 5513A781
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2017 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved