Sabtu, 23 Juni 2018  
Nasional / Lusa, Pemerintah Tentukan Idul Fitri
Lusa, Pemerintah Tentukan Idul Fitri

Nasional - - Selasa, 12/06/2018 - 12:21:40 WIB

JAKARTA, situsriau.com - Penentuan jatuhnya 1 Syawal 1439 Hijriyah atau Idul Fitri 2018 bakal digelar pada Kamis (14/6/18) lusa. Keputusan bakal diambil setelah Kementerian Agama (Kemenag) menggelar sidang isbat, di Auditorium Kemenag, Jakarta.

"Sidang akan dimulai pukul 16.30 WIB, diawali dengan paparan Tim Badan Hisab dan Rukyat Kemenag tentang posisi hilal secara astronomis menjelang awal Syawal 1439 H," kata Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Muhammadiyah Amin, di Jakarta, Senin (11/6/18).

Amin menyatakan, sidang isbat bakal digelar selepas Salat Magrib. Sebelumnya, mereka akan mendengarkan laporan hasil pengamatan (rukyatul) hilal dari sejumlah lokasi pemantauan.

"Sebagaimana biasa, sidang isbat berlangsung tertutup. Hasil keputusannya akan disampaikan secara terbuka oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam konferensi pers setelah sidang isbat," ujar Amin.

Amin mengatakan, sidang isbat akan dihadiri oleh duta besar negara-negara sahabat, Ketua Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, Pakar Perbintangan dari Organisasi Masyarakat Islam, Pejabat Eselon I dan II Kemenag; dan Tim Hisab dan Rukyat Kemenag.

Menurut Amin, Kemenag akan menggelar pemantauan hilal di 97 titik pemantauan, tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Mereka telah mengirim petugas khusus yang akan berada di bawah kendali kepala kantor wilayah Kemenag dan Ormas setempat, untuk melakukan pemantauan hilal.

Sebelumnya, pemerintah menetapkan awal Ramadhan jatuh pada Kamis, 17 Mei 2018, sama dengan yang ditetapkan oleh ormas Muhammadiyah.

Muhammadiyah menetapkan awal Ramadhan berdasarkan metode hisab atau perhitungan. Sementara pemerintah, selain metode hisab, juga memberlakukan metode rukyatul hilal atau pengamatan hilal langsung.

Muhammadiyah juga telah menetapkan 1 Syawal 1439 H jatuh pada 15 Juni 2018. "1 Syawal jatuh pada 15 Juni 2018," demikian pernyataan tertulis Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir dalam surat pengumuman.

Haedar juga mengatakan, Hari Arafah akan jatuh pada 21 Agustus. Kemudian Idul Adha sehari kemudian. "Demikian maklumat ini disampaikan untuk dilaksanakan," kata Haedar. Menurutnya, metode penghitungan itu diyakini akurat dan bisa diterapkan di manapun. (sr5, in)


Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 0852-720-49-275 atau PIN BBM: 5513A781
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2017 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved