Senin, 16 Juli 2018  
Nasional / Korban Tewas Kapal Tenggelam di Selayar Bertambah Jadi 35 Orang
Korban Tewas Kapal Tenggelam di Selayar Bertambah Jadi 35 Orang

Nasional - - Kamis, 05/07/2018 - 12:49:26 WIB

MAKASSAR, situsriau.com - Korban meninggal dunia akibat tenggelamnya Kapal Motor (KM) Lestari Maju di perairan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel), terus bertambah. Hingga Rabu (4/7) malam, korban meninggal tercatat sebanyak 35 orang.

"Kami perbaharui kembali informasinya mengenai jumlah korban meninggal dan selamat. Yang meninggal dunia itu sebanyak 35 orang dan semuanya dalam kondisi tidak menggunakan jaket keselamatan," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel, Komisaris Besar Dicky Sondani, di Makassar.

Ia mengatakan, 35 orang korban meninggal dunia pada kecelakaan laut itu, untuk sementara baru teridentifikasi sebanyak 34 orang dan satu lainnya masih dilakukan pemeriksaan. Untuk satu korban yang belum diketahui identitas lengkapnya itu adalah berjenis kelamin perempuan dan berusia sekitar 50-60 tahun.

"Sebanyak 34 orang yang teridentifikasi dan satu orang belum teridentifikasi. Usianya sekitar 50-60 tahun dan berjenis kelamin perempuan," kata Dicky.

Ia menyebut nama-nama para korban yang dievakuasi ke Rumah Sakit Umum (RSU) KH Hayyung yakni Kepala ASDP Pamatata, Hari Laksono; Rurung (58) dan Marlia (44) sepasang suami istri, Suryono (55).

Asmawati (43), Sitti Saera (58), Abd Rasyid (60), Rini Arianti (29), Abisar (2), (anak Rini Arianti), Rosmiati (40), Demma Campong (45), Andi Leleng (47), Syamsuddin (50), Hensi (64), Ati Mala (58), Denniamang (72).

Kemudian warga lainnya Marwani (40) warga Sappang Kabupaten Bulukumba, Hj Salmiah (55) warga Kabupaten Sinjai, Abd Rasyid (40) warga asal Pajjukukang, Kabupaten Bantaeng serta seorang bocah perempuan tiga tahun tanpa identitas.

Suryana (55), Dempa (50), Nurlia (64), Andi Junaeda (70), Norma (50), Ningsih, Haidir (2), Kartini (60), Siti Baedah (55), Jumbrah (50), Anjel (8), Andi Fitri Yuliana (3), Andi Akifa (8), Andi Hanifa (9), Andi Patta Daeng (60), Jae (50) serta satu mayat perempuan tanpa identitas.
Dicky menyebut jika para korban meninggal dunia itu umumnya tidak menggunakan jaket pelampung. "Umumnya yang meninggal dunia tidak memakai life jacket sedangkan penumpang lainnya yang menggunakan life jacket itu mengapung di laut," ucapnya.

Dicky menyatakan, kapal Lestari Maju merupakan kapal yang melayani lintas penyeberangan Bira, Kabupaten Bulukumba-Pamatata, Selayar. Kapal tersebut tenggelam di perairan Selayar pada Selasa (3/7) siang.

Kapal itu mengalami kebocoran saat berada di Perairan Pa'baddilan, Desa Bongaiya, Kecamatan Bontomatene, Kabupaten Kepulauan Selayar. Air laut secara perlahan memenuhi badan kapal. Nakhoda kemudian mengandaskan kapal tersebut, namun banyak penumpang yang jatuh ke laut.

Kepala Kepolisian Resor Selayar, Ajun Komisaris Besar Syamsu Ridwan mengatakan, korban selamat tercatat sebanyak 155 orang. Jika ditambah dengan korban meninggal, maka total ada sebanyak 190 orang.

Jumlah penumpang itu jauh melebih manifest. Sebelumnya, Kepala Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan bahwa manifest kapal ada 139 orang penumpang dan 48 kendaraan.

Syamsu menyebutkan, untuk korban yang selamat dan dirawat di Rumah Sakit KH Hayyung sebanyak 36 orang, dan daftar yang dirawat di Puskesmas Batangmata sebanyak 56 orang, serta di Puskesmas Parangia sebanyak 63 orang.(sr5, in)


Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 0852-720-49-275 atau PIN BBM: 5513A781
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2017 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved