Minggu, 23 09 2018  
Nasional / Soal Pembubaran #2019GantiPresiden, BIN: Maaf Andai Ada Sikap yang Kasar
Soal Pembubaran #2019GantiPresiden, BIN: Maaf Andai Ada Sikap yang Kasar

Nasional - - Selasa, 28/08/2018 - 16:35:01 WIB

JAKARTA, situsriau.com - Badan Intelijen Negara (BIN) angkat suara soal insiden pembubaran massa aksi #2019Ganti Presiden di Riau serta pemulangan Neno Warisman dari Pekanbaru beberapa waktu lalu.

Juru bicara Kepala BIN Wawan Hari Purwanto, meminta maaf jikalau tindakan yang dilakukan Kepala BIN Daerah Riau, Marsma Rachman Haryadi dinilai berlebihan.

"Andai kata ada sesuatu yang dirasa kasar dan sebagainya dalam kondisi capek manusiawi itu bisa terjadi, karena persiapannya itu panjang supaya mencegah ini tidak bentrok. Oleh karenanya ya mohon dimaafkan andai kata ada sikap yang dirasa kasar," ucap dia dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Senin (27/8/18).

Wawan menjelaskan, tindakan yang dilakukan BIN daerah Riau, semata-mata penegakan hukum. Artinya aturan main yang sudah disepakati di Republik Indonesia harus ditegakkan supaya tidak terjadi pelanggaran.

"BIN bertugas menjaga marwah konstitusi, menjaga bangsa ini, keselamatan publik lebih luas. Sehingga kalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, pasti yang terdepan disalahkan adalah BIN," ujar dia.

Ia pun menyatakan, siap menerima kritik demi meningkatkan kinerja BIN ke arah yang semakin baik.

"Kami saling menjaga, andai kata yang dirasa kurang kita bareng bareng mengkritisi sebagai wujud kecintaan kita kepada tanah air," ungkap dia. (sr5, in)




Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 0852-720-49-275 atau PIN BBM: 5513A781
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2017 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved