Rabu, 24 Juli 2019  
Nasional / Jamaah Haji Bakal Disambut Cuaca Panas, Suhu Bisa Capai 50 Derajat Celcius
Jamaah Haji Bakal Disambut Cuaca Panas, Suhu Bisa Capai 50 Derajat Celcius

Nasional - - Rabu, 03/07/2019 - 14:00:07 WIB

JAKARTA, situsriau.com - Menjelang musim haji 2019, ahli klimatologi memperkirakan bahwa Arab Saudi akan terkena dampak dari gelombang panas mulai Rabu (3/7/19). Suhu di beberapa daerah di Tanah Suci diprediksi mencapai 50 derajat Celcius.

Ahli klimatologi Abdulaziz Al-Hossaini memperkirakan gelombang panas itu akan berlanjut hingga sekitar satu minggu. Suhu kemungkinan akan melampaui rekor tertinggi di beberapa bagian negara tujuan jamaah haji itu.

"Suhu mungkin naik di atas 50 derajat Celcius di Madinah dan provinsi sebelah timur sementara itu akan di atas 45 derajat Celcius di daerah lain," ujar Hossaini seperti dilansir tempo, Selasa (2/7/19).

Hossaini mengatakan, suhu di dataran tinggi bagian barat dan selatan akan cenderung sejuk di pagi hari dan sedang di siang hari. "Ini akan menjadi gelombang panas ketiga sejak awal musim panas pada 7 Juni lalu," katanya, seraya menambahkan bahwa badai debu akan berlanjut di banyak bagian Kerajaan.

Sementara itu, dalam ramalan cuaca untuk hari Rabu, Otoritas Umum untuk Meteorologi dan Perlindungan Lingkungan Arab Saudi menyatakan suhu akan menjadi sangat panas dengan angin kencang disertai debu di provinsi sebelah timur, Al-Jouf, Madinah dan sebelah utara perbatasan provinsi yang berada di samping bagian timur Riyadh.

Untuk Jazan, Al-Baha dan Asir, dan mungkin bisa meluas ke wilayah dataran tinggi di selatan Mekkah, akan diselimuti oleh awan gemuruh disertai dengan angin kencang.

Hal ini perlu menjadi perhatian bagi negara-negara yang tahun ini akan memberangkatkan warganya beribadah di Arab Saudi, mengingat cuaca di Arab Saudi bisa jadi sangat berbeda dengan yang ada di negara asal.

Indonesia sendiri sebagai salah satu negara dengan jamaah haji terbanyak di dunia sejauh ini telah melakukan sejumlah langkah guna membuat warganya nyaman selama beribadah dan tidak terganggu masalah cuaca ini.

Berdasarkan Buku Pedoman Akomodasi yang diterbitkan oleh Kementerian Agama, pemerintah Indonesia menjamin pendingin udara menjadi standar yang ada di setiap pemondokan jamaah haji, baik di Mekkah, Madinah, hingga setiap tenda yang ada di kawasan Arafah, Muzdalifah, Mina.

Rencananya Indonesia akan mulai memasuki musim haji pada 5 Juli 2019 seiring dengan berangkatnya gelombang pertama dari Indonesia ke Madinah. (sr5, in)


Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 08117533365
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2017 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved