Jum'at, 22 November 2019  
Warga Rohul Bila Daftar Haji Sekarang Berangkat 20 Tahun Lagi

Advetorial Rokan Hulu - - Kamis, 23/06/2016 - 23:24:28 WIB

PEKANBARU,situsriau. com - Daftar tunggu berangkat menunaikan ibadah haji bagi warga Rohul berdasarkan data Sistem Komputeraisasi Haji Terpadu (Siskohat) telah mencapai 5.000 orang atau terakhir diberangkatkan sampai tahun 2036.

"Kalau warga Rohul (Rokan Hulu) mendaftar hari ini, maka baru bisa berangkat 20 tahun mendatang. Ini terjadi karena kuota berangkat haji reguler kita terbatas," papar Kepala Kantor Kemenag Rohul, Ahmad Supardi Hasibuan di Pekanbaru, Kamis (23/6/16).

Untuk memberangkatan reguler, lanjut dia, daerah tersebut hanya mendapatkan kouta berangkat haji tidak lebih dari 250 orang calon jemaah haji seperti musim haji tahun 1437 Hijriah atau tahun ini tercatat sebanyak 248 orang akan diberangkatkan.

Ahmad membeberkan, setiap tahun pemerintah memberi prioritas kepada para calon jamaah haji yang belum pernah berangkat tunaikan rukun Islam kelima itu dengan memberi waktu yang panjang terhadap pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahap pertama.

Setiap tahun jumlah umat Islam ingin beribadah tunaikan haji ke Tanah Suci terutama dari Rohul terus meningkat, sementara kuota yang diberikan terbatas karena salah satu penyebabnya akibat perluasan Masjidil Haram di Kota Makkah, Arab Saudi.

"Kalau secara prinsip, kebijakan tersebut tidak timbulkan masalah. Bahkan hal itu membuat peluang sangat besar bagi belum berhaji. Tapi kendala dilapangan, suami istri sudah dijadwalkan berangkat tahun ini. Ternyata si suami sudah haji, sehingga istri mau tidak mau harus berangkat sendirian," ucapnya.

"Lebih parah lagi, apabila si istri tersebut sudah berusia lanjut. Sehingga hal ini akan menjadi masalah serius bagi petugas haji, karena tentu harus terdapat orang yang mengurusi," terang Ahmad.

Data pihaknya, terdapat 16 orang calon jamaah haji asal Kabupaten Rohul dari total 238 orang sesuai nomor keberangkatan tahun ini, akan melunasi BPIH embarkasi Batam sebesar Rp32.113.606 per orang.

Kemengag Rohul memutuskan, 16 orang tersebut melalukan pelunasan tahap dua dikhususkan bagi mereka yang pernah melaksanakan ibadah haji yakni sebanyak 13 orang, ditambah 2 orang berusia lanjut dan 1 orang jemaah penggabungan antara orang tua dan anak.

"Itu yang kita terapkan, sesuai kebijakan dari Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin bagi calhaj sudah pernah haji. Nomor porsinya termasuk dalam porsi berangkat. Kita persilahkan mereka melakukan pelunasan BPIH tahap kedua mulai tanggal 20 sampai 30 Juni 2016," jelas Ahmad.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Provinsi Riau, Muhammad Azis awal pekan ini mengaku, sekitar 290 orang calon jamaah haji dari total kuota 4.008 orang, mulai melakukan pelunasan BPIH tahap kedua sebesar Rp32.113.606 per orang.

"Yang jelas pelunasan tahap dua mulai hari ini sampai 30 Juni 2016 berjumlah lebih kurang 290 orang tersebar pada 12 kabupaten/kota di Riau," ucapnya.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin sebelumnya menyatakan, besaran rata-rata BPIH tahun ini adalah Rp34.641.304 atau setara 2.585 dolar AS dengan asumsi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS Rp13.400.

Tahun ini, lanjutnya, pembayaran BPIH dilakukan dalam mata uang rupiah sesuai amanat Undang-undang No.7/2011 tentang Mata Uang dan Peraturan Bank Indonesia No.17/3/PBI/2015 tentang Kewajiban Penggunaan Rupiah di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Kita punyai 12 embarkasi dan setiap embarkasi, terjadi sedikit perbedaan BPIH. Kuota haji kita sama dengan tahun kemarin. Untuk kuota haji reguler tahun ini seluruhnya berjumlah 155.200 jamaah," kata Lukman. (sr5, in)

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 08117533365
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2017 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved