Kamis, 14 November 2019  
49 Desa di Rohul Sudah Cairkan DD dan ADD Sebesar Rp27,148 Miliar

Advetorial Rokan Hulu - - Kamis, 06/10/2016 - 19:38:48 WIB

PASIR PANGARAIAN, situsriau.com-Pada Rabu (5/10/16) kemarin, Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Dan Aset (DPPKA) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sudah mencairkan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) untuk 49 desa. Total dana yang dicairkan dari kas daerah sebesar Rp27,148 miliar lebih.

Demikian dikatakan Kepala Bidang (Kabid) Perbendaharaan DPPKA Rohul, Jhoni Muchtar, di ruang kerjanya, Rabu (5/10/16). Disebutkan, ADD berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Rohul 2016 sebesar Rp10 miliar lebih. Sedangkan DD dari APBN Rp17,449 miliar lebih.

Dikatakan, selain 49 desa yang ADD serta DD-nya sudah dicairkan, saat ini DPPKA juga tengah memproses Surat Permintaan Pembayaran (SPP) dan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) untuk pencairan DD dan ADD 49 desa yang rekomendasi pencairanya baru masuk, Selasa (4/10) kemarin dari Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMPD) Rohul.

Pencairan DD dan ADD 49 desa itu, total dana yang dibutuhkan Rp27,831 miliar lebih. Terdiri dari ADD Rp5,891 miliar, penghasilan tetap perangkat desa Rp3,408 miliar serta DD Rp18,531 miliar.

"Sehingga, saat ini sudah 98 desa yang masuk rekomendasi untuk pencairan DD dan ADD di DPPKA Rohul. Di mana 49 sudah dicairkan, kini 49 lagi tahap proses pencairan. Sedangkan ke 49 desa lainya belum masuk rekomendasi pencairan DD dan ADD,",sebut Jhoni Muchtar.

Ditanya kenapa pencairan DD dan ADD terkesan lambat, Jhoni Muchtar mengakui, disebabkan adanya perubahan regulasi aturan. Di mana desa harus menyiapkan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (RAPBDes), Rencana Program Jangka Menengah Desa (RPJMDes) termasuk RAB dengan desain gambar.

"Sementara saat ini, banyak desa yang SDM-nya lemah, sehingga sangat berpengaruh terhadap percepatan pencairan DD dan ADD. Kitapun tidak berani mencairkan dana tersebut jika persyaratannya tidak lengkap," tegas Jhoni Muchtar.

Namun dirinya membantah, bila  keterlambatan penyaluran DD maupun ADD karena disebabkan kosongnya kas daerah. DPPKA Rohul sudah jauh-jauh hari mempersiapkan DD dan ADD bagi seluruh desa. Kini hanya tinggal menunggu pengajuan dari BPMPD Rohul serta penyelesaian administrasi dari desa.

"Prinsipnya DPPKA hanya menunggu proses administrasi di desa dan BPMPD saja. Sejauh seluruh persyaratnya lengkap, maka DD dan ADD pasti akan diproses pencairanya. Isu kekosongan kas daerah itu tidak benar, uangnya sudah standby di kas daerah," ucapnya. (sr5, hr)

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 08117533365
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2017 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved