Senin, 18 November 2019  
Pelantikan PPNI Rohul 2017-2022, Perawat Diminta Tingkatkan Kompetensi

Advetorial Rokan Hulu - - Jumat, 16/03/2018 - 13:11:29 WIB

PASIR PANGARAIAN, situsriau.com - Profesi perawat bersentuhan langsung dengan hidup dan kehidupan manusia. Karena itu, perawat harus terus meningkatkan kompetensi dirinya.

Hal itu dikatakan Asisten II Bidang Ekbang Sekdakab Rokan Hulu (Rohul), M Ruslan ketika mewakili Bupati Rohul, H Sukiman, memberi sambutan pada acara pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Rohul masa bhakti 2017-2022, Kamis (15/3/18) di Sapadia Hotel Pasir Pangaraian.

Pengurus PPNI Rohul 2017-2022 yang diketuai Marodomsyah Lubis SKep itu dilantik oleh Ketua DPW PPNI Riau, H Elia Tarigan SKM. Pelantikan mengambil tema, "Gerakan Perawat Dalam Mendukung Praktek Keperawatan Mandiri".

"Profesional itu yang harus ditingkatkan untuk perawat. Baik itu perawat yang tugasnya di rumah sakit pemerintah atau puskesmas atau rumah sakit swasta," kata Ruslan.

Membahas soal kesejahteraan perawat di Rohul, Ruslan mengatakan, yang namanya perolehan tidak akan pernah cukup. Masalah upah perawat di Rohul tetap mengacu peraturan bupari (perbup) dan sudah ditentukan besaran honor standarnya tergantung tamatan, baik tamatan SLTA sederajat atau sarjana.

“Bila dibandingkan dengan kabupaten lain, kita cukup baguslah tentang pendapatan dari pada perawat dan pegawai honor," kata Ruslan.

Ketua DPW PPNI Provinsi Riau, H Elia Tarigan SKM mengatakan, pengurus DPD dan DPK PPNI Rohul yang baru dilantik diminta melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai janji yang diucapkan saat pelantikan.

Bertepatan dengan HUT PPNI ke-44, Elia juga mengharapkan seluruh perawat di Kabupaten Rohul meningkatkan potensi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, apalagi mereka diberikan pemerintah dan kesempatan guna melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi lagi. Dibandingkan dulu sebut Elia, hanya dua akademi untuk SPK.

"Alhamdulillah dengan diberikan kesempatan dan kemudahan oleh pemerintah, maka sejalan dengan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat," sebutnya.

Di HUT ke-44, pengurus PPNI Riau, khususnya PPNI Rohul juga diminta semakin solid dan kompak, serta bisa melihat apa yang bisa dilakukan dalam mensejahterakan anggota. Seperti, meningkatkan kebersamaan dan sosialisasi ke puskesmas dan meningkatkan kompetensi perawat.

Mengenai kesejahteraan perawat di Provinsi Riau, menurut Elia, tergantung pemerintah daerah masing-masing. Namun, bila dibandingkan dengan kebutuhan dengan teman-teman belum sesuai. Soal honor di pemerintahan yang dirumahkan secara massal, para perawat diminta Elia sudah harus bisa praktek mandiri, seperti dilakukan para dokter. Namun para perawat harus meningkatkan kompetensi.

“Jangan senantiasa berharap kepada pemerintah, tentu pemerintah juga tidak bisa kita desak, itulah kemampuan keuangannya. Kini kita galakkan praktek mandiri, sebab untuk meyakinkan masyarakat harus bekerja keras dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," sebut Elia.

Ketua DPD PPNI Kabupaten Rohul, Marodomsyah Lubis mengharapkan seluruh anggota diharapkan bisa bekerja sama dalam meningkatkan kinerja, baik di keanggotaan dan kinerja di wilayah kerjanya masing-masing seperti di Puskesmas. Ke depan, PPNI Rohul akan lebih sering menggelar seminar tentang keperawatan yang tujuannya untuk meningkatkan anggota PPNI Rohul yang jumlahnya lebih kurang 700 orang tersebar di 12 komisariat yang telah dibentuk. (Adv)


Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 08117533365
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2017 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved