Jum'at, 15 November 2019  
PLN Diingatkan Jangan Padamkan Listrik Saat Ramadhan

Advetorial Rokan Hulu - - Kamis, 17/05/2018 - 12:34:15 WIB

PASIR PANGARAIAN, situsriau.com - Kalangan masyarakat Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) meminta Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Pasir Pangaraian tidak melakukan pemadaman listrik selama bulan suci Ramadhan. Petugas PLN harus aktif memantau kondisi pembangkit agar terhindar dari kerusakan.

Hal itu dikatakan salah satu aktivis muda Kabupaten Rohul, Muhammad Fadli SH kepada wartawan di Pasir Pangaraian, belum lama ini. Dikatakannya, masyarakat tidak menginginkan insiden pengrusakan fasilitas milik PLN yang dilakukan spontan seperti terjadi saat bulan suci Ramadhan tahun 2017 di Kecamatan Ujung Batu dan Kecamatan Rambah Samo.

"Sebagai masyarakat dan pelanggan, kami berharap PLN sudah melakukan persiapan sebelum memasuki bulan Ramadhan ini agar tidak terjadi pemadaman saat ummat Islam beribadah di Ramadhan. Masih ada waktu bagi PLN untuk berbenah," kata Fadli.

Fadli yang juga Ketua Generasi Muda Demokrat Rohul berharap kebutuhan daya listrik tetap normal selama bulan Ramadhan sehingga ummat Islam khusuk beribadah.

Menanggapi harapan masyarakat tersebut, Manager PT PLN Rayon Pasir Pangaraian, David Sibarani mengatakan, pihaknya sudah melakukan beberapa kesiapan kelistrikan bagi masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1439 Hijriyah.

David menjelaskan, untuk beban di Pasir Pangaraian disuplai dari PLTD Tanjung Belit dengan Daya Mampu (DM) 15 MW Beban Puncak (BP) 12,5 MW. kemudian, untuk Kota Tengah dan sekitarnya disuplai dari PLTD Kota Tengah dengan DM 5 MW dan BP 4,7 MW. Sedangkan kapasitas GIKP TD 1 30 MVA dimana pemakaian Rokan dan Pendalian mencapai 1,3 MW dan TD 2 60 MVA. Untuk pemakaian dari Batulangka sampai Ujung Batu Timur sebesar 6,2 MW (feeder Tandun) dan 2,2 MW (feeder exp Tandun) total 8,4 MW.

"Jadi, kapasitas dari GIKP masih surplus selama bulan Ramadan," sebut David.

Kemudian, untuk di Ujung Batu hingga ke Kota Lama masih disuplai dari PLTD SK. Dimana daya mampu PLTD SK sebesar 9 MW dan pemakaian di beban puncak sekitar 8,1 MW. Untuk PLTD SK juga dalam kondisi surplus selama Ramadhan. David juga menyebutkan, sebelum dan selama Ramadhan, kru PLTD akan terus melakukan pemantauan kondisi mesin setiap jam guna memastikan kehandalan pembangkit listrik yang ada.

Menurut David, pihkanya akan tetap melakukan pemeliharaan jaringan dan akan diinformasikan kepada Forkopimda dan masyarakat Rohul.

"Pemadaman hanya dilakukan karena alasan pemeliharaan yang pekerjaannya meliputi rampal atau tebang pohon yang mendekati jaringan, mengganti komponen JTM yang rusak dan hal lain dirasa perlu perbaikan," katanya.

Selama Ramadhan, tambah David, pemadaman listrik karena pemeliharaan ditiadakan sehingga masyarakat dapat melaksanakan kegiatan yang membutuhkan listrik tidak terganggu.

"Sebelum dan selama Ramadhan petugas akan pro aktif penyelesaian gangguan di lapangan dengan cara pelanggan harus melapor ke call center 0761-123," ucap David. (Adv)


Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 08117533365
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2017 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved