Selasa, 12/11/2019  
Ini Permintaan Pedagang Pujasera Sungai Batang Lubuh ke Bupati Rohul

Advetorial Rokan Hulu - - Minggu, 31/03/2019 - 00:11:35 WIB

PASIRPENGARAIAN, situsriau.com- Pedagang yang berjualan di Water Front City Pujasera yang terletak di tepi Sungai Batang Lubuh Kelurahan Pasir Pengaraian meminta kepada Bupati Rohul melalui Dinas terkait menata kembali Lokasi Pujasera karena semakin hari pengunjungnya semakin berkurang.

Sebagaimaa disampaikan salah seorang pedagang yang tak ingin disebutkan namanya, mengatakan Waterfront City yang dibangun sejak sepuluh tahun yang lalu hingga kini belum terlihat perkembangannya bahkan semakin hari tamu yang berkunjung semakin berkurang.

Hal ini disebabkan kurangnya perhatian Pemerintah Daerah dengan lokasi tersebut,sedangkan dari hasil kontraknya akan mampu menambah PAD tahun demi tahun.

"Sedangkan pujasera ini adalah milik Pemerintah Kabupaten Rohul yang pengelolaannya dibawah pemerintah kelurahan.

Yang lebih parah lagi lampu taman  cukup tinggi yang biasanya hidup ke arah dua sisi saat ini hanya satu yang menyala akibat disambar petir beberapa minggu yang lalu.

"Sejak lampu taman yang tinggi tepatnya ditengah Lokasi fujasera hanya satu yang menyala itupun menghadap ke warung membuat para tamu tidak mau berkunjung,sementara kami harus membayar Kontrak warung  setiap bulan,"katanya.

Untuk itu diminta kepada Bupati Rohul melalui Instansi terkait supaya dapat menata kembali semua kekurangan yang terdapat di Lokasi tersebut.

Menanggapi hal tersebut Camat Rambah  Kabupaten Rohul Drs.Fatanalia Msi selasa(18/3)mengatakan,dirinya bersama Lurah Pasir Pengaraian sudah memulai melakukan penataan,hal ini terlihat dengan telah di bongkarnya para tenda yang tepasang di Pujasera itu.

Semua itu adalah pekerjaan pada tahap pertama dan tahap kedua akan memindahkan para pedagang yang berjualan di lokasi Parkiran ke Kios yang kosong,namun sebelum mereka dipindahkan perlu dipersiaplan tempat-tempat yang akan mereka tunggu,

Seperti lampu-lampu taman yang harus dinyalakan kebersihan sekeliling kios dan lain sebagainya.

Camat mengakui bahwa saat ini hanya satu lampu taman yang menyala akibat di sambar petir kemaren.

Pantawan wartawan di Lokasi Fujasrra pada malam jari terlihat hany sebelah yang terang dan sebelah lagi terlihat gelap seperti kampung tidak ada penghuni.(yus)

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 08117533365
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2017 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved