Selasa, 12/11/2019  
Gubri Bakal Surati Menteri Keuangan Soal Tunda Salur DBH Rp1,7 Triliun

Advetorial Pemprov Riau - - Rabu, 08/05/2019 - 18:15:01 WIB

PEKANBARU, situsriau.com - Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar menegaskan kurang bayar Dana Bagi Hasil (DBH) Riau triwulan empat tahun 2017 sebesar Rp1,7 triliun tidak ada kaitannya dengan urusan politik. 

Syamsuar meyakini, kurang bayar DBH yang mengakibatkan tunda salur itu merupakan tagihan yang pasti akan dibayar oleh pemerintah pusat.  

"Ini (DBH) tagihan yang pasti akan dibayar oleh pusat. Dan itu bagian yang harus kita tagih, dan harus dibayar," kata mantan Bupati Siak dua periode ini. 

Untuk menagih hutang pusat tersebut, kata Syamsuar, Pemprov Riau akan menyurati Menteri Keuangan untuk segera mentransfer tunda salur DBH Riau tahun 2017. 

"Nanti kita buat usulan surat. Kemarin sudah disampaikan suratnya oleh pak Sekda kepada saya," cakapnya. 

Usulan tersebut, tambah Syamsuar, nantinya akan dilengkapi dengan data-data pendukung dengan pertimbangan kondisi keuangan daerah. 

"Dalam surat itu nanti kita lampirkan data-data, karena ini (DBH) untuk kabupaten/kota juga, bukan hanya untuk provinsi," pungkasnya.(sr5, mc)



Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 08117533365
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2017 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved