Selasa, 12/11/2019  
Wako Firdaus Temui Menteri PAN-RB, Usulkan Penambahan ASN dan Rekrut Tenaga Honorer

Advetorial Pekanbaru - - Rabu, 16/08/2017 - 21:02:46 WIB

PEKANBARU, situsriau.com- Pemerinatah Kota Pekanbaru mengatakan saat ini terjadi kekurangan pegawai baik aparat sipil nasional (ASN) yang lebih dikenal dengan PNS maupun tenaga kerja kontrak dibeberapa dinas yang ada.

Sementara,  pemerintah pusat sejauh ini belum memberikan izin untuk penambahan pegawai dilingkungan pmerintahan Kota Pekanbaru.  Untuk mencari solusi terkait kekurangan pegawai ini, maka Walikota Pekanbaru bersama kepala dinas terkait langsung menemui Menteri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Republik Indonesia.

"Besok saya bersama dengan tim akan pergi ke Jakarta menemui pihak
KemenPAN RB. Tujuan kedatangan kita  ini tentulah dalam rangka berjuang mendapatkan izin menambah pegawai negeri sipil (PNS) atau izin merekrut pegawai kontrak," kata Firdaus saat ditemui awak media, Senin (14/8/17) di Pekanbaru.

Diakui Firduas, saat ini Pemko Pekanbaru memang sedang mengalami krisis kepegawaian. Memang krisis pegawai tidak terjadi pada semua organisasi perangkat daerah (OPD), tetapi beberapa instansi yang berhubungan langsung dengan masyarakat umum seperti pendidikan dan kesehatan, perlu mendapat perhatian serius.

"Krisis pegawai ada pada tenaga pengajar, tenaga kesehatan, personil Dinas Kebakaran dan Satpol PP. Jika ditotal jumlahnya mencapai 3.000 pegawai negeri sipil dibutuhkan segera," kata Firdaus.

Foto Didis SitusRiau.

Dikatakannya, hal tersebut terjadi karena dalam tiga tahun belakangan ini kita tidak pernah melakukan perekrtutasn PNS baru, bahkan sebaliknya kita setiap tahun mengalami pengurangan pegawai. Mulai dari pensiun, pindah dan meninggal," jelas Firdaus.

Untuk meyakinkan pihak KemenPAN RB agar mengizinkan Pemko menambah pegawai, pihak Pemko Pekanbaru sudah mempersiapkan pemaparan dengan data yang detail. Selain itu, pihaknya juga akan  menyodorkan dua opsi ke KemenPAN RB.

'Kita akan menyodorkan dua opsi kepada pusat, pertama adanya slot tambahan untuk CPNS atau membolehkan Pemko Pekanbaru merekrut pegawai tidak tetap dengan catatan disesuaikan dengan anggaran yang ada," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Firdaus juga berharap upaya Pemko ini membuahkan hasil dan mohon doa serta dukungan dari masyarakat Pekanbaru.  "Semoga upaya kita ini memperoleh hasil yang diinginkan, karena sekarang kita sudah krisis pegawai. Untuk jumlahnya saja kita kekurangan apalagi kualitasnya," ungkap Wako Firdaus MT.

Foto Didis SitusRiau.

Sementara itu, Pelaksana tugas Kepala Badan kepegawaian Daerah (BKD) Pekanbaru M.Jamil usai mendampingi Walikota Pekanbaru menemui Menteri PAN-RB di Jakarta, Selasa (15/8/2017) mengatakan pihaknya optimis salahh satu dari dua opsi yang telah diajukan akan diakomodir oleh KemenPAN-RB.

"Kita tentu optimis upaya penambahan pegawai ini  akan disetujui. Kondisi kekurangan pegawai ini sudah kita rasakan sejak tiga tahun terakhir," ungkapnya.

Seperti diketahui, saat ini Pemko Pekanbaru juga sedang mempersiapkan alat kesehatan dan perekrutan tenaga kerja untuk operasional tenaga kesehatan yang akan ditempatkan di RSuD milik Pemko Pekanbaru yang terletak di Jalan Garuda Sakti Kecamatan Tampan.

Selain itu, dibidang pendidikan beberapa sekolah juga sedang membutuhkan tambahan tenaga kerja disamping tenaga kerja untuk operasional SMK milik Pemko Pekanbaru yang terletak di Jalan Gardu Indul PLN Keluarahan Air Hitam Kecamatan Payung Sakaki. (ADV)

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 08117533365
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2017 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved