Selasa, 12/11/2019  
Disdukcapil Pekanbaru Akui 41 Ribu e-KTP Belum Dicetak

Advetorial Pekanbaru - - Kamis, 14/02/2019 - 12:23:36 WIB

PEKANBARU, situsriau.com - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru mencatat ada 41 ribu Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP)  di Pekanbaru belum dicetak. Belum dicetaknya e-KTP tersebut karena keterbatasan blangko.

“Kami akui ada namanya print ready record, artinya  tidak ada lagi data ganda, sudah dibersihkan. Jumlahnya ada 41 ribu yang siap untuk dicetak," ujar Kepala Disdukcapil Pekanbaru, Irma Novrita,  saat perekaman e-KTP di Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Tampan, Rabu (13/2).

Banyaknya e-KTP yang belum dicetak lantaran jumlah permintaan blangko tidak sebanding dengan jumlah yang disuplai oleh pusat. Misal, Disdukcapil Kota Pekanbaru mengajukan sebanyak 10 ribu blangko, namun yang akomodir hanya 2.000 blangko.

"Blangko KTP yang kita dapat nyicil. Kita minta 10 ribu blangko dikasih 2 ribu, kadang 5 ribu, sementara bertambah juga data yang siap dicetak," tutur Irma.

Meski begitu, ada program Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)  untuk menuntaskan pencetakan e-KTP Februari ini. Pada program itu, tetap dilaksanakan oleh instalasi pelaksana, yaitu Disdukcapil tapi cetak di Jakarta.

"Nanti ada juknisnya, ini setelah MoU nanti kita utus orang kita untuk membawa data yang siap cetak itu, Pak Dirjen jamin ketersediaan blangko. Nanti cetak secara massal," tutur Irma.

Program ini kata dia juga untuk menyukseskan Pemilu 2019, agar seluruh warga bisa menggunakan hak pilih. "Ini untuk percepatan, dan untuk menyukseskan pemilu. Cuma juknis belum turun dari pusat," jelasnya.

Menjelang ada kejelasan, ungkap Irma, pihaknya terus lakukan perekaman di seluruh kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru. "Hari ini di Kecamatan Tampan, insya Allah besok pagi di Tenayan Raya. Kita harapkan dukungan media sampaikan ke masyarakat bahwa besok pagi di Tenayan Raya," jelasnya.

Irma mengimbau agar masyarakat yang belum merekam melakukan perekaman. Di Pekanbaru, kata dia, Kecamatan Tampan yang paling banyak belum merekam e-KTP.

"Data kami di Tampan ini sekitar 11 ribu warga yang belum merekam, tapi kami pastikan lagi. Tampan ini penduduknya terbanyak, ini yang terbanyak yang belum merekam," kata Irma.

Selain mengejar warga di kecamatan, Disdukcapil juga menargetkan perekaman di lembaga permasyarakatan (Lapas), sekolah (SMA sederajat), kampus serta pesantren. "Lapas sudah turun di dua lapas, saya cek lagi nanti apa sudah tuntas. Kemudian juga di  panti jompo," pungkas dia. (sr5, hr)

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 08117533365
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2020 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved