Senin, 25 09 2017  
Rapat Paripurna HUT Rohil Ke-16
Suyatno Akui Angka Kemiskinan Masih Tinggi

Advetorial Rokan Hilir - - Minggu, 04/10/2015 - 20:01:59 WIB
BAGANSIAPIAPI, situsriau.com- Rapat Paripurna DPRD sempena HUT Kabupaten Rokan Hilir ke-16 yang digelar pihak DPRD, Minggu (4/10/15) di kawasan Komplek Perkantoran Batu Enam di Bagansiapiapi cukup megah dan meriah. Acara ini cukup sempurna karena turut di hadiri tokoh penting seperti mantan Gubernur Riau, H Saleh Djasit, mantan Bupati Rokan Hilir pertama, Drs H Wan Tamrin Hasyim, para calon Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hilir serta undangan penting lainya.

Tokoh masyarakat Riau asal Rokan Hilir, H Saleh Djasit yang diberikan kesempatan untuk menyampaikan sambutan pada acara rapat paripurna tersebut mengungkapkan, walau usia Rokan Hilir masih remaja, namun telah menunjukan berbagai pencapaian yang cukup pesat dan pencapaian tersebut membuat perbedaan antara Rokan Hilir yang kini dengan 16 tahun lalu.

"Untuk itu kami, turut merasa banga dan bahagia. Semoga kemajuan ini terus di pacu sehingga cita-cita kita masyarakat semakin sejahtera lahir dan batin dapat di capai," kata tokoh kelahiran Kecamatan Pujud ini.

Sebentar lagi lanjutnya, akan digelar pesta demokrasi tepatnya 9 Desember pemilihan Bupati dan Wakil Bupati. Semoga di Pildana ini nantinya dapat melahirkan pemimpin yang mampu lenajutkan pembangunan untuk memajukan negri ini ke arah yang lebih maju.

Sementara itu Bupati, H Suyatno dalam sambutanya mengatakan, nilai historis setiap 4 Oktober diperingati Hut Rokan Hilir dengan puncak dilaksanakan rapat paripurna. Prakarsa inisiatif anggota dewan ini patut di hargai. Terlepas dari hal tersebut, di usia ke 16 tahun ini aku Bupati masih banyak masalah pokok yang di hadapi. Salah satunya masih tingginya angka kemiskinan yakni sekitar 5,83 persen di tahun 2014.

"Kemiskinan tersebut umunya bermukin di sepanjang Selat malaka dan sungai Rokan. Adapun faktor utamanya adalah belum didukungnya akses jalan dan sarana tranportasi, rendahnya sdm dan lain sebagainya. Namun demikian, berbagai upaya telah dilaksanakan oleh pemerintah bersama SKPD selama ini" jelasnya.

Diantaranya berupa pembangunan rumah layak huni dan restelemen di tiap daerah, pembangunan perkebunan rayak, bantuan alat pertanian, meningkatkan sarana jalan dan jembatan untuk membuka daerah terisolir seperti Baganbatu-Simpangkanan, Panipahan-Bagansiapiapi, Sinanoi-Dumai yang saat ini masih terbentur dengan lahan HPH.

Sementara upaya lainya meningkatkan sdm dengan pembangunan sarana sekolah, fasilitas, beasiswa, dan menguliahkan siswa berprestasi di berbagai kampus ternama di indonesia serta menguliahkan para guru dengan menjalin kerjasama dengan pihak Universitas Riau, pembangunan kampus IPDN. Sedangkan dibidang kesehatan sudah berdiri 16 Puskesmas dan 6 Puskesmas pembantu.

Mewujudkan pemerintah handal dan berwibawa dengan membangunkan pusat perkantoran di batu enam, mewujudkan masyarakat yang beriman dan berbudaya, membangunkan rumah ibadah dan beberapa hal lainya.

"Dari apa yang telah di lakukan tersebut pengurangan angka kemiskinan telah terjadi dimulai dari tahun 1999 sejak Rokan Hilir terbentuk hingga tahun 2014 yang hanya tinggal 5,843 persen dan terbukanya isolasi daerah terisoliran, peningkatan sarrana kesehatan dan pelayanan, hingga peningkatan berbagai sarana pendidikan yang memaju mulai meningkatnya SDM" kata Bupati. (Ded)


Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2017 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved