Minggu, 22 Oktober 2017  
Bupati Azis dan Masyarakat Himpun Bantuan Rp 410 Juta untuk Rohingya

Advetorial Kampar - - Selasa, 19/09/2017 - 16:00:08 WIB

BANGKINANG, situsriau.com - Paska dimotivasi Bupati Kampar H Azis Zaenal, SH, MM, masyarakat menghimpun Rp410 juta untuk Rohingya. Bupati memimpin pengumpulan dana tersebut di Masjid Jamik Al Ikhsan Markaz Islamy Kampar pada Senin malam (18/9/17).

Diawal sebelum penghimpunanan dana didepan para jamaah mesjid bupati sedikit membuka hati para jamaah mesjid untuk menyisihkan dana untuk saudara kita sesama umat Islam di Rohingya. "Mari kita bersama meringankan beban saudara sesama muslim yang kondisinya sangat-sangat menyayat hati, kalau lah hal ini tertimpa pada kita mungkin tidak tertanggung oleh kita," himbaunya.

Ditambahkan bupati, "saat ini umat Islam terinjak-injak bahkan dihina dan dibunuh dengan tidak beradab,"ujar Bupati. "Untuk itu mari bersama-sama kita mengeluarkan infaq dan sedekah sebanyaknya, karena dengan infaq dan sedekah kita dapat meringankan dan membantu saudara kita di Rohingya, untuk itu saya memimpin dan mengawal saja penggalangan dana untuk meminta kesediaan Bapak-bapak memberikan sumbangan," ujar Bupati semangat.

Ajakan Bupati langsung disambut dan direspon jamaah yang langsung memberikan sumbangan uang. Ada yang mengacungkan tangan dengan menyebutkan besarnya bantuan, ada juga yang mengirimkan uang dalam amplop dan ada kotak amal keliling.

Selain itu kepada Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Bagian dan Camat serta OSN Pemda Kampar yang hadir, Bupati menghimbau agar ikut serta peduli dan menyumbang termasuk juga Ketua DPRD Kampar yang hadir dan organisasi maupun pengusaha Kabupaten Kampar dengan antusias memberikan sumbangan.

Ikut hadir malam itu diantaranya dari unsur Forkopimda, Pejabat Eselon II, III dan IV serta staf dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar dan Jamaah Mesjid Jamik Al Ikhsan Komplek Islamic Center.

Sementara Syech Mubarok Ali dari Madinah negeri Arab Saudi dalam tausiahnya yang diterjemahkan Ustad Maududi Abdullah dari Pekanbaru mengatakan, bahwa persoalan rizki, umur dan soal kehidupan ini sudah diatur Allah.

Selain itu kata Syech Mubarok, sesama muslim itu bersaudara, lebih kuat hubungan ini dari apapun karena kalau salah satu saudara kita terluka atau sakit maka akan sakit pula yang lainnya karena sama merasakan. Ibarat badan manusia kalau ada salah satu anggota badan yang sakit maka semua tubuh akan merasakan sakit pula. (sr5, mc)



Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2017 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved