Selasa, 22 Oktober 2019  
LAMR Kuansing Beri Gelar Adat Kepada Bupati Mursini Dan Wabup Halim

Advetorial Kuantan Singingi - - Rabu, 09/10/2019 - 18:15:31 WIB

TELUK KUANTAN, situsriau.com- Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kuantan Singingi memberi gelar adat kepada Bupati Mursini dan Wakil Bupati Halim.

Sebelum pemberian gelar adat dilakukan, Bupati dan Wabup dijemput di rumah dinas oleh petugas LAMR Kabupaten Kuansing untuk mengikuti proses penabalan adat di aula SMA Pintar Telukkuantan, Rabu (9/10/2019).

Hadir pada acara pemberian gelar adat ini,Ketua Umum Dewan pimpinan harian LAMR, Datuk Seri Syahril Abubakar dan Datuk Seri Timbalan Setia Amanah Brigjen TNI Purn H Edy Natar Nasution. 

Pada prosesi penabalan bupati dan wakil bupati, Datuk Seri Syahril Abubakar terlebih dulu mengukuhkan Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat LAMR Kabupaten Kuantan Singingi Pebri Mahmud sebagai Datuk Seri Amanah Adat. 

LAMR juga menabalkan Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian LAMR Kuansing, Sardiyono sebagai Datuk Seri Amanah Adat.

Acara yang penuh sakral dan ritual tersebut juga dihadiri oleh para datuk penghulu dan datin se Kuansing yang sudah menunggu bupati dan wakil bupati di aula. 

Selain itu, sejumlah tokoh pembesar di Kuansing juga turut hadir dalam acara tersebut, seperti Kapolres, Pabung Kodim, anggota DPRD serta masyarakat dan pemangku adat di Kuansing. 

Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat LAMR Kabupaten Kuantan Singingi Pebri Mahmud mengatakan, pada hari ini Bupati Kuansing Drs H Mursini bakal diberikan gelar adat Datuk Seri Setia Amanah Mangkuto Bandaro Sutan Malano.

Sedangkan Wakil Bupati Kuansing H Halim diberi gelar adat Datuk Seri Timbalan Setia Amanah.

"Apabila dikemudian hari terjadi salah dan silih yang beriman membuang syarak, maka gelar ini akan tanggal sebagaimana tanggalnya keadilan dan amanah dari pemegangnya," katanya. 

Sementara Bupati Kuansing Drs H Mursini mengaku bahagia dan terimakasih atas penabalan ini. 

"Kami merasa didoakan setia sebagai pemimpin dalam negeri yang beradat," katanya. 

Penabalan adat ini katanya, merupakan amanah yang tidak ringan. Untuk itu, pihaknya dan wakil bupati dituntut harus menjalankan visi dan misi Kuansing. 

"Sifat amanah perlu dilaksanakan. 
Maka gelar ini menekan kami akan tugas-tugas kami sebagai bupati dan wabup," katanya. 

Mursini juga mengingatkan pemimpin dan ulama harus seiring sejalan dalam memajukan Kuansing kedepannya. Karena dalam pemerintahan tidak akan lepas dari kebersamaan dan kekompakan.  

"Kerjasama berbagai elemen sangat diperlukan pembangunan kedepan. Termasuk LAMR Kuansing yang baru dikukuhkan harus bersama-sama membangun Kuansing," harapnya. (Ultrasandi)

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 08117533365
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2017 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved