Sabtu, 21 April 2018  
Satpol PP Minta Para Pengusaha di Bengkalis Taat Aturan

Advetorial Bengkalis - - Jumat, 13/04/2018 - 15:49:32 WIB

BENGKALIS, situsriau.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bengkalis mensosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Ketertiban Umum, Kamis (12/4/18). Para pengusaha di Kabupaten Bengkalis, baik perorangan maupun berbentuk badan usaha, diminta menaati aturan tersebut.

“Menindaklanjuti perda ini, Satpol PP sebagai penegak aturan perlu menyampaikan kepada para pengusaha, baik perorangan maupun yang berbentuk badan usaha, tentang berbagai aturan dan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) Satpol PP itu sendiri,” ujar Kasat Pol PP Kabupaten Bengkalis, Jenri Ginting, di Bengkalis.

Dalam sosialisasi tersebut, terang Ginting, menyampaikan apa yang berhubungan dengan ke-Satpol PP-an, seperti tupoksi Satpol PP, yakni  menjaga ketertiban, ketentraman, dan penegakan peraturan daerah, dan peraturan bupati.

Satpol PP, lanjut Ginting, tidak serta merta bisa melakukan tindakan penutupan tempat usaha, penyegelan atau membawa persoalan ke ranah hukum, tapi ada tahapan yang harus dilakukan. “Pertama, kita akan data dulu seluruh pengusaha baik perorangan maupun yang berbadan usaha, kita lakukan pertemuan, kita minta kepada mereka apa-apa izin yang belum lengkap atau belum mereka kantongi. Lalu, kita berikan teguran sesuai dengan Permendagri Nomor 54 Tahun 2011 tentang SOP Satpol PP,” paparnya.

Ginting menambahkan, pertemuan atau sosialisasi perda ketertiban umum ini tidak hanya dilakukan di Bengkalis. Bahkan, pihaknya sudah berkirim surat kepada seluruh camat se-Kabupaten Bengkalis tentang pendataan, lalu surat ke badan usaha.
 
“Nanti kita akan turun juga ke kecamatan lain, seperti Mandau, Pinggir, Bukit Batu, Rupat Utara. Kita kumpulkan para pengusaha untuk kita sampaikan arahan-arahan dalam rangka pembinaan dan lainnya,” sebut Ginting.

Terkait ada sejumlah pengusaha yang menyalahi aturan, kata Ginting, seperti sejumlah warnet yang melebihi jam operasional, maka pihaknya sudah menegur para pengusaha tersebut. “Kita berikan peringatan satu, dua, hingga tiga kali, kalau tetap membandel baru kita lakukan penegakan pro justisia,” sebutnya.

Ditanya soal target sosialisasi perda ketertiban umum, kata Ginting, agar para pengusaha tertib dalam perizinan dan membayar retribusi pajak, sehingga Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bengkalis meningkat. ”Ini target utama kita, pengusaha tertib sehingga PAD kita meningkat,” ucapnya. (sr5, hr)



Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 0852-720-49-275 atau PIN BBM: 5513A781
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2017 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved