Minggu, 22 Oktober 2017  
Politik / Jelang Pilkada 2018 dan 2019, Bawaslu Gandeng KPK Awasi Politik Transaksional
Jelang Pilkada 2018 dan 2019, Bawaslu Gandeng KPK Awasi Politik Transaksional

Politik - - Rabu, 11/10/2017 - 11:43:13 WIB

JAKARTA, situsriau.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan pengawasan dan pencegahan pelanggaran terkait dana kampanye, mahar politik, dan politik uang. Kerjasama itu dilakukan menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 dan Pemilu 2019.

"Kami selaku penyelenggara Pemilu akan mengawasi terkait dua Pemilu, yaitu Pilkada serentak 2018 yang akan dilakukan di 171 daerah dan juga bersamaan dengan tahapan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang bisa kami sampaikan bahwa tentunya Bawaslu dengan KPK sepaham apa yang bisa dilakukan bersama," kata Ketua Bawaslu, Abhan saat konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (10/10/17).

Lebih lanjut, Abhan menyatakan bahwa ada beberapa peran yang dilakukan Bawaslu terkait pencegahan, pengawasan, dan penindakan terkait dengan pelanggaran-pelanggaran pidana Pemilu.

"Ada beberapa hal yang menjadi catatan kami, pertama persoalan politik transaksional. Kami melihat KPK melakukan OTT (operasi tangkap tangan) terkait kepala daerah tentu kepala daerah melalui proses politik demokrasi Pemilu, kami Bawaslu punya peran besar agar ke depan kepala daerah orang yang punya integritas," tuturnya.

Menurut Abhan, lembaganya punya beberapa kewenangan yang nantinya akan disinergikan dengan KPK terkait proses penindakan terkait politik transaksional itu.

"Soal politik transaksional, di tahapan Pilkada pada Februari 2018 itu tahapan pencalonan kami harus lakukan pengawasan tahapan pencalonan. Pertama, bagaimana dana kampanye peserta Pemilu juga terkait penanganan money politics dan lain-lain. Itu yang kami diskusikan dengan KPK dan apa yang bisa disinergikan dengan KPK," ucap Abhan.

Sementara itu, dalam kesempatan sama, anggota Bawaslu Mochammad Afifuffidin menyatakan salah satu poin penting pertemuan dengan KPK terkait dengan konteks pencegahan agar tidak terjadi praktik politik transaksional.

"Sekaligus mengurangi potensi politik biaya tinggi karena politik biaya tinggi yang biasanya muaranya dari mahar politik ini bisa memicu praktik korupsi. Dari kajian kami, daerah yang biasanya banyak praktik politik uang rawan dari sisi indeks kerawanan Pemilu," ucap Afifuffidin.

Selanjutnya, Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang juga menyatakan bahwa dalam diskusi dengan Bawaslu itu dibahas soal mencegah politik transaksional pada Pemilu.

"Kami diskusikan banyak hal tentang bagaimana agar pelaksanaan pesta demokrasi ke depan minim transaksional sesuai dengan kewenangan dari fungsi Bawaslu di mana di dalamnya ada unsur pencegahan, penindakan bahkan ada kaitan dengan apa yang disebut Sentra Gakkumdu," ucap Saut.

Selain itu, kata Saut, didiskusikan juga seperti apa pencegahan yang lebih baik dilakukan antara KPK dan Bawaslu. "Ke depan, akan ada satu pengawas di TPS ini cukup baik jika bisa dikapitalisasi. Lebih dari itu, kami di KPK sebenarnya dua tahun terakhir ini melakukan penelitian pada dua Pilkada serentak. Kesimpulan kami bahwa memang sulit sekali kita untuk bisa lepas dari jeratan transaksional ini tetapi kita harus mengubah itu," ujarnya.

Lebih lanjut, Saut mengakui bahwa Bawaslu juga mempunyai keterbatasan membawa bukti-bukti dari politik transaksional tersebut.

"Sehingga lagi-lagi pencegahan lebih baik. Bagamana penelitian-penelitian KPK di belakang itu kemudian kami juga akan coba menelitinya sebelum dilakukan Pilkada. Kami akan dampingi, kami hadir di tengah-tengah Bawaslu untuk membangun pesta demokrasi itu minim transaksional," kata Saut seperti dilansir Antara. (sr5, in)

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 0852-720-49-275 atau PIN BBM: 5513A781
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2017 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved