Rabu, 24 Juli 2019  
Politik / Walau Kecewa Prabowo Hormati Putusan MK, Jokowi Ajak Bersatu
Walau Kecewa Prabowo Hormati Putusan MK, Jokowi Ajak Bersatu

Politik - - Jumat, 28/06/2019 - 11:06:06 WIB

JAKARTA, situsriauy.com-Pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno dan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin langsung menggelar jumpa pers beberapa saat setelah Mahkamah Konstitusi (MK) membacakan putusan sengketa hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, Kamis (27/6/19) malam.

Dalam putusannya, MK menolak seluruh gugatan Prabowo-Sandi. "Keputusan ini sangat mengecewakan kami dan para pendukung. Tapi sesuai kesepakatan, kami akan tetap patuh pada jalur konstitusi kita," kata Prabowo dalam jumpa pers di kediamannya, di Kertanegara, Jakarta Selatan.

"Dengan ini, kami menyatakan kami menghormati hasil putusan MK tersebut," sambung Prabowo yang didampingi Sandi dan sejumlah elite partai politik koalisi.

Prabowo juga mengatakan, dalam waktu dekat akan membahas bersama tim hukum untuk mencari langkah konstitusi lainnya. "Sesudah ini kami akan segera berkonsultasi dengan tim hukum kami untuk meminta saran dan pendapat apakah masih ada langkah hukum dan langkah-langkah konstitusi lainnya yang mungkin dapat kita tempuh," katanya seperti dilansir detikcom.

Prabowo mengatakan akan melibatkan pimpinan parpol yang mengusungnya maju di Pilpres 2019. "Kami juga akan undang pimpinan koalisi Indonesia Adil Makmur untuk bermusyawarah terkait langkah-langkah kita ke depan," tuturnya.

Prabowo pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota koalisi Indonesia Adil Makmur atas dukungannya selama perhelatan Pilpres 2019. Selain itu, Prabowo bersama Sandi akan mengundang relawannya.

"Saya dan Sandiaga Uno ingin mengucapkan terima kasih kepada koalisi Indonesia Adil Makmur atas kepercayaan dan dukungannya serta kerja keras, loyalitas dalam perjuangan mendukung kami sebagai calon presiden tahun 2019-2024," kata Prabowo.

Prabowo mengatakan, tetap ingin mewujudkan Indonesia yang merdeka secara ekonomi, politik dan budaya. "Kita ingin menghentikan kekayaan Indonesia mengalir ke luar negeri dan kita ingin Indonesia berdiri di kaki kita sendiri," tuturnya.

Prabowo juga mengajak pendukungnya tetap optimis. "Kita akan konsolidasi. Kita punya dukungan kekuatan massa yang real. Marilah kita menatap masa depan dengan tetap semangat dan tetap optimis," katanya.

Prabowo meminta pendukungnya tak berkecil hati. Ia meminta pendukungnya menjaga cita-cita mulia untuk mewujudkan Indonesia adil dan makmur. "Kita harus tetap tenang, tetap penuh cita-cita mulia dalam rangka damai, antikekerasan, dan setia pada konstitusi kita, yaitu Undang-Undang Dasar 1945," ujar Prabowo.

"Kita harus selalu memikirkan kepentingan yang lebih besar, keutuhan bangsa dan negara. Saya minta bahwa kita harus selalu memandang anak bangsa sebagai saudara-saudara kita sendiri. Demikian statement kami," imbuhnya.

Di tempat terpisah, Jokowi menyampaikan putusan MK sebagai putusan yang final. Jokowi meminta semua pihak menghormati putusan MK. "Putusan MK adalah putusan yang bersifat final dan sudah seharusnya kita semuanya menghormati dan laksanakan bersama-sama," kata Jokowi dalam jumpa pers di Pangkalan Udara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur.

Selain itu, Jokowi juga menyebut selama 10 bulan terakhir ini proses Pemilu membuktikan dewasanya demokrasi di Indonesia. Jokowi pun menyebut rakyat telah berkehendak serta telah diteguhkan melalui jalur konstitusi.

"Rakyat sudah berbicara, rakyat sudah berkehendak, suara rakyat sudah didengar, rakyat sudah memutuskan dan telah diteguhkan oleh jalur konstitusi dengan jalan bangsa yang beradab dan berbudaya," ucap Jokowi yang didampingi Ma'ruf.

"Semua tahapan telah kita jalani secara terbuka, secara transparan, secara konstitusional, dan syukur alhamdulillah, malam hari ini kita telah sama-sama mengetahui hasil keputusan dari MK," imbuhnya.

Jokowi pun meyakini Prabowo dan Sandiaga Uno memiliki sikap negarawan dalam menghadapi hasil putusan MK. Jokowi menyatakan ia memiliki kesamaan visi dengan Prabowo dan Sandi. "Saya meyakini kebesaran hati dan kenegarawanan sahabat baik saya, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno," katanya.

"Beliau berdua memiliki visi yang sama dalam membangun Indonesia ke depan. Indonesia yang lebih maju, adil dan sejahtera," tambah Jokowi.

Jokowi lantas mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk bersatu kembali. "Saya mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk bersatu kembali, bersama-sama membangun Indonesia, bersama-sama memajukan Indonesia, tanah air Indonesia," katanya.

Jokowi mengatakan, kini tak ada lagi 01 dan 02. Yang ada adalah persatuan Indonesia. "Tidak ada lagi 01 dan 02 yang ada persatuan Indonesia. Walau pilihan politik berbeda tapi kita harus saling menghargai, walaupun pilihan politik kita berbeda tapi kita harus saling menghormati, walaupun pilihan politik kita berbeda pada saat Pilpres tapi kita harus, tapi kita harus sampaikan presiden-wakil presiden terpilih adalah presiden bagi seluruh bangsa, bagi seluruh rakyat Indonesia," tutur Jokowi.

"Saya yakin semangat kita sama Indonesia bersatu, Indonesia menang hadapi kompetisi global, Indonesia unggul yang membawa kesejahteraan," imbuhnya. (sr5, in)

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 08117533365
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2017 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved