Selasa, 25 Juni 2019  
Ekeubis / Sidak Gabungan, Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok di Riau Naik
Sidak Gabungan, Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok di Riau Naik

Ekeubis - - Kamis, 29/11/2018 - 16:04:23 WIB

PEKANBARU, situsriau.com -  Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kepolisian Daerah (Polda) Riau bersama Bulog Divisi Regional (Divre) Riau-Kepri serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Riau melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar tradisional, Rabu (28/11/18).

Satgas Pangan ini merupakan kolaborasi antara Kepolisian Daerah Riau, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Riau dan Bulog Divre Riau Kepri. Dimana sidak ini bertujuan untuk mengetahui situasi, dinamika, fluktuasi dan ketersediaan bahan pokok di Riau.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Riau, Kombes Gideon Arif Setiawan mengatakan harga sembako masih tergolong normal meski memang terjadi ketidakstabilan harga. "Masih bisa dikatakan sangat normal, baik itu aspek ketersediaan dan keterjangkauan harga," katanya.

Lanjutnya, diketahui terdapat kenaikan beberapa sembako yang terjadi saat ini. Seperti telur yang biasanya dijual Rp1300 perbutir menjadi Rp1500 perbutir.

"Cabai yang dijual pedagang mayoritas didatangkan dari Lampung dan Jambi yang memang harganya lebih terjangkau dibandingkan Cabe dari wilayah Bukit Tinggi. Yaitu seharga Rp32-Rp36 ribu per kilogramnya. Sedangkan Cabai Bukit Tinggi mencapai Rp46 ribu per kilogram," terangnya.

Sementara itu, terkait ketahanan stok beberapa sembako dikatakan Kepala Bulog Divre Riau Kepri, Abdul Muis, masih aman hingga April 2019 mendatang.

"Kita saat ini memiliki stok 24 ribu ton beras, 40.000 kilogram daging, 2800 ton gula yang kita prediksi aman hingga empat bulan kedepan," rincinya.

Sedangkan untuk pendistribusian beras di wilayah Riau dan Kepri, pihaknya telah menggelontorkan sekitar 14 ribu ton beras sepajang 2018 ini. Rata-rata penyaluran, setiap harinya mencapai 100 -150 ton.

"Sebagai penetrasi pasar, sejak beberapa waktu lalu kita telah hadirkan Toko Pangan Kita (TPK). Tentu kita suguhkan berbagai sembako dengan harga terjangkau di program kita ini. Dan hingga saat ini telah hadir di hampir semua pasar di Pekanbaru," jelasnya.

Deni salah satu pedagang mengatakan kenaikan barang pokok sudah terjadi sejak beberapa waktu lalu. Seperti Bawang Merah sejak Awal November 2018 kemarin terus merangkak naik.

Awal harga bumbu dapur ini hanya Rp23 ribuan saja per kilogramnya, tapi saat ini mencapai Rp28 ribuan setiap kilogramnya.

"Seminggu ini, telur ayam negeri juga naik dari Rp1300 per butir jadi Rp1500 per butir. Biasanya kenaikan ini akan berlanjut hingga akhir tahun nanti. Biasanya puncaknya nanti  di bulan Januari, baru nanti akan kembali seperti semula," ungkapnya. (sr5, in)

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 08117533365
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2017 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved