Sabtu, 05 Desember 2020  
Ekeubis / Pemerintah 'Take Down' Medsos, Omset Pedagang Online Anjlok
Pemerintah 'Take Down' Medsos, Omset Pedagang Online Anjlok

Ekeubis - - Kamis, 23/05/2019 - 08:31:23 WIB

PEKANBARU, situsriau.com - Akibat pembatasan akses media sosial oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, banyak warga yang merasa terganggu. Terutama para pedagang online yang omsetnya menurun.

Adapun media sosial yang paling berdampak 'take down' pemerintah ini adalah Instagram dan WhatsApp. Di mana, kedua aplikasi media sosial tersebut digunakan oleh banyak pedagang online menjajakan jualannya.

Pasca dibatasinya akses tersebut, Reky Arfal, owner dari @sepatukafka mengaku sepi transaksi. Tak ada pembeli yang mampir ke WhatsApp untuk melakukan transaksi. Ia juga tak lagi bisa mengunggah produk baru di Instagramnya.

“Kebijakan ini mengganggu. Padahal banyak masyarakat Indonesia termasuk saya yang mengandalkan media sosial seperti Instagram dan WhatsApp untuk mencari rezeki. Kan halal. Pembatasan ini membuat saya gak bisa posting. Pelanggan juga gak bisa lihat katalog kami di Instagram. Terus kalau mau pesan via WhatsApp juga gak bisa kirim gambar,” keluhnya, Rabu (22/5/19).

Dalam sehari kata Reky, ia mampu melakukan transaksi hingga Rp3,5 juta. Namun hari ini, ia mengaku belum ada satupun transaksi yang terjadi.

“Ya apalah daya saya yang selama ini hanya mengandalkan Instagram dan WhatsApp untuk berjualan. Belum mampu merambah ke aplikasi jualan lainnya. Ya kalau udah gini, cuma bisa pasrah. Padahal ini lagi ramai-ramainya,” tukasnya, dikutip riauonline.

Hal senada juga disampaikan Ketua Sindikat Kartunis Riau, Eko Faizin. Eko mengaku terganggu oleh adanya kebijakan batasan penggunaan medsos. Sebagai kartunis, Eko merasa kebebasan berpendapatnya terganggu.

“Harusnya yang diperangi itu hoaks, bukan salurannya. Ini yang panjang kuku, yang dipotong jarinya,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto baru saja melakukan jumpa pers di Kantor Menkopolhukam (22/5/19) terkait pemerintah yang ingin menjaga masyarakat agar tidak terpengaruh informasi yang berbau hoaks dan simpang siur. 

Dalam jumpa pers tersebut, Wiranto menyampaikan bahwa akses media sosial akan dimatikan untuk menjaga hal-hal negatif tersebar di masyarakat. Sehingga, masyarakat untuk sementara tidak dapat mengirim foto dan video di media sosial, seperti Instagram dan WhatsApp.(sr5, ro)



Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 08117533365
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2020 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved