Kamis, 26 November 2020  
Dewan Minta APBD Pekanbaru 2021 Realistis dan Pertimbangkan Kondisi Real

Advertorial DPRD Kota Pekanbaru - - Sabtu, 21/11/2020 - 15:17:22 WIB

PEKANBARU, situsriau.com - Anggota DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Sabarudi mengatakan bahwa APBD tahun 2021 itu harus realistis dan harus mempertimbangkan kondisi real di tahun sebelumnya.

Realistis yang dimaksud oleh Sabarudi sendiri ialah APBD di 2021 harus berpedoman dari APBD yang sebelumnya, karena dikhawatirkan akan menurun dan nantinya tidak terjadi lagi tunda bayar, pemotongan tunjangan pegawai, dan pemotongan insentif RT RW.

"Kondisi ekonomi lagi bermasalah, jangan sampai menjadi masalah ke depannya. Apalagi ini masa akhir walikota dan wakil walikota, jangan jadi beban untuk pemimpin yang akan mendatang," kata Sabarudi, Kamis (19/11/20).

Lanjut Sabarudi, program-program yang tidak sesuai dengan proses perencanaan dan yang tidak berefek kuat ke masyarakat seharusnya ditiadakan, apalagi di masa resesi seperti sekarang ini. Program pemerintah harus kembali ke pemenuhan kebutuhan hal yang mendasar di masyarakat.

Diketahui, pada 2019 pendapatan real Kota Pekanbaru, yakni dana transfer sebesar Rp1,6 triliun dan PAD Rp710 miliar, sedangkan pada 2020, dana transfer Rp 1,2 triliun sedangkan PAD masih sekitar Rp442 miliar.

Anggota Komisi II dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengatakan bahwa pembahasan RAPBD harus realistis, dan memfokuskan kepada pembangunan ekonomi masyarakat, terutama masyarakat yang bergelut di UMKM.

"Menurut saya, RAPBD kita di tahun 2021 angka realistisnya Rp 2,1 T. Kalau kita memaksakan RAPBD Rp 2,6 T seperti yang diajukan di KUA PPAS, bisa jadi pemotongan tunjangan pegawai dan Insentif RT RW serta tunda bayar akan terjadi lagi," pungkasnya. (sr5, ck)




Job Expo Diharap Serap Pencari Kerja, Bukan hanya Habiskan APBD
Pedagang Tugu Keris Batal Direlokasi Pemko, Ini Kata Anggota DPRD Pekanbaru
Dinas Peternakan Pekanbaru Diminta Edukasi Panitia Kurban Soal Tata Cara Menyembelih
Dewan Minta Pemko Awasi Keberadaan Jukir Ilegal di Pasar Ramadan
Keren! Pekanbaru Jadi Pilot Project Pengembangan Angkutan Massal
Dewan Sarankan Nama KIT Ubah Jadi KIP, Sebab...
DPRD Pekanbaru Panggil Pertamina dan Disperindag soal Kelangkaan Gas 3 Kg
DPRD Pekanbaru Sahkan Perda Rumah Kumuh
Dewan Minta Pemko Perbanyak Jumlah Tapping Box di Pekanbaru
Dewan Apresiasi Dishub Pekanbaru Kempeskan Ban Mobil Parkir Sembarangan
Berikut Nama-nama 45 Anggota DPRD Pekanbaru Masa Jabatan 2019-2024 yang Dilantik Hari Ini
Warga Sekitar Kebanjiran, Dewan Minta Pembangunan Pasar Induk Dihentikan Dulu
Dewan Desak Pemko Pekanbaru Siapkan Masterplan Atasi Banjir
Tanggungjawab KONI, DPRD Minta Kecamatan Jangan Mau Keluarkan Anggaran untuk Porkot
Dewan Soroti Semakin Beraninya LGBT Muncul di Khalayak Ramai
Tiga Eks DRPD Pekanbaru Masih Tahan Mobil Dinas
Legislator Pekanbaru Dukung Gaji Pasukan Kuning Tidak Dipotong
Pembebasan Lahan TNI AU dan RTRW Riau Jadi Kendala Pembangunan Rel Kereta Api
Dewan Kritisi Kenaikan Tarif Parkir Sepihak Bandara SSK II
Akhir Juli, DPRD Pekanbaru Targetkan Perda KLA Disahkan
APBD Kota Pekanbaru Tahun 2017 Disahkan DPRD Sebesar Rp2,355 T
Bawaslu Riau akan Rekrut Panwascam di 9 Daerah Jelang Pilkada 2020
Dewan Pertanyakan Kinerja Dinsos Terkait Data Penerima Bansos di Pekanbaru
Hari Ini, APBD 2017 Pekanbaru Senilai Rp 2,35 Triliun Disahkan
DPRD Pekanbaru Gelar Sidang Paripurna Pelantikan PAW Pangkat Purba
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2020 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved