Minggu, 23 09 2018  
Hukrim / Campur Urine ke Susu Bayi, TKW Dipenjara di Singapura
Campur Urine ke Susu Bayi, TKW Dipenjara di Singapura

Hukrim - - Jumat, 10/06/2016 - 15:02:34 WIB

SINGAPURA, situsriau.com - Ela (27), Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Indonesia dihukum penjara enam minggu atas tuduhan mencampur susu anak majikannya dengan urine.
 
TKW yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT) itu, mengaku bersalah atas satu dari dua tuduhan. Susu yang dicampur urine itu diberikan kepada anak majikannya yang berusia empa tahun untuk diminum.
 
Tindakan Ela itu dilakukan pada 16 Oktober tahun lalu di sebuah flate di Pine Close, Singapura. Ela telah bekerja selama hampir satu bulan untuk majikannya, seorang pria 39 tahun di Singapura, saat dia berbuat kesalahan.
 
Pengadilan, seperti dikutip The Straits Times, kemarin (9/6/16), mendengar kesaksian bahwa pada 16 Oktober tahun lalu, istri dari majikan Ela pulang ke flat dan menyedu air dari termos untuk minum. Ketika meneguk air, dia melihat warna air agak sedikit kekuning-kuningan.
 
Dia kemudian menanyakan soal air itu kepada ibunya mertuanya dan suaminya, yang keduanya kemudian juga meneguk air tersebut. Mereka menilai rasa air itu aneh.
 
Majikan Ela kemudian memutuskan untuk menguji air itu di dalam botol dan menjaganya di kamar tidurnya. Keesokan harinya, sang majikan menemukan bahwa air di dalam botol yang diuji berbau menyengat.
 
Ketika ditanya apakah ada sesuatu yang terjadi dengan air itu, Ela mengatakan tidak.
 
Pada 18 Oktober, Ela dibawa ke kantor pembantu. Ela mengakui bahwa pada 16 Oktober, ia telah mengumpulkan beberapa urine dan menuangkannya ke dalam botol yang berisi susu untuk anak majikannya. Ela kemudian memberikan susu yang tercemar itu untuk anak majikannya agar diminum.

Jaksa di pengadilan mengatakan bahwa Ela melakukan itu karena marah kepada majikan perempuan yang kerap menegurnya. "Jadi dia ingin membuat keluarga mendengarkan dan taat kepadanya," kata jaksa.

Ela sendiri hanya mengaku bersalah atas satu tuduhan pencampuran urine ke susu anak, tapi tidak ke botol air minum pasangan majikan.

Cerita pekerja rumah tangga Indonesia mencampuri sesuatu ke minuman majikan pernah terjadi sebelum ini. Pada 2012, seorang PRT Indonesia dipenjara selama satu bulan setelah mencampurkan darah menstruasinya ke kopi majikan. Jumiah, 24 tahun, mengatakan melakukannya agar itu akan membuat majikan menjadi lebih baik padanya. (sr5, in)


Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 0852-720-49-275 atau PIN BBM: 5513A781
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2017 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved