Rabu, 02/08/2017  
Hukrim / Personel Sabhara Polres Rohul Dikeroyok Cuma Gara-gara Menegur
Personel Sabhara Polres Rohul Dikeroyok Cuma Gara-gara Menegur

Hukrim - - Jumat, 15/07/2016 - 13:45:49 WIB

PASIR PANGARAIAN, situsriau.com - Brigadir Polisi Dua (Bripda) Manat Panca Hasundungan Simamora, dikeroyok dua orang pemuda di Jalan Lintas Pasir Pangaraian-Ujung Batu, Desa Ramba Samo Barat, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Tak perlu waktu lama, kedua pelaku ditangkap dan dijebloskan ke penjara.

Personel Sabhara Kepolisian Resor (Polres) Rohul itu dianiaya sekitar pukul 00.00 WIB, Kamis (14/7/16). Saat itu, korban sedang berboncengan bersama rekannya, Brigadir Polisi Kepala (Bripka) Nadiser PS dengan sepeda motor dari arah Ujung Batu menuju Pasir Pangaraian.

Di Kilometer 12, Hanafi alias Nafen (29) dan Adi Putra alias Adi (23) terjatuh dari sepeda motor.  Kedua warga Rukun Tetangga (RT)/Rukum Warga (RW) 01/09, Dusun Koto Tinggi, Desa Rambah Samo Barat itu langsung ditolong rekannya yang lain.

Saat bersamaan, korban melintas di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melihat dua unit sepeda motor parkir di badan jalan hingga menghalangi pengendara. Korban lalu menanyakan mengapa ada ramai-ramai.

Selanjutnya, korban dan rekannya menyapa pelaku Hanafi dan Adi putra yang sedang berhenti di pinggir jalan memperbaiki sepeda motornya, bersama empat rekan lainnya. Namun pertanyaan korban dijawab pelaku "siapa kau".

Korban mengatakan ke pelaku bahwa dirinya dan rekannya anggota polisi dari  Polres Rohul. Merasa tidak senang disapa korban, salah seorang pelaku langsung melempar korban degan batu sedangkan pelaku lain memukul korban gunakan bangku kayu dan tangan kosong.
 
Akibatnya, korban mengalami luka robek di kening,  punggung dan bibir bagian atas. Atas kejadian tersebut, korban bersama saksi Bripda Nediser melaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Rohul.

Atas laporan korban, kemudian dilakukan pemeriksaan saksi dan olah TKP serta penyelidikan awal. Hasil penyelidikan mengarah terhadap para pelaku.
 
Lalu, sekitar pukul 01.00 WIB, tim gabungan Polres Rohul berhasil meringkus kedua pelaku di Ponsel Romi, Kilometer 12 Rambah Samo. Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui melakukan penganiayaan terhadap korban.

Pelaku Hanafi memukul korban menggunakan kayu, batu dan tangan kosong sedangkan Adi putra memukul dengan tangan kosong. Bersama pelaku diamankan barang bukti berupa satu helm, satu baju kaos terdapat bercak darah, satu bongkah batu bekas coran semen dan satu kursi kayu panjang 30 cm.
 
Paur Humas Polres Rohul, Ipda Efendi Lupino, membenarkan kejadian itu. "Pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Markas Polres Rohul. Dari tes urin, keduanya positf mengkonsumsi narkotika jenis daun ganja," pungkas Efendi. (sr5, hr)


Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 0852-720-49-275 atau PIN BBM: 5513A781
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2017 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved