Selasa, 25 09 2018  
Hukrim / SP3 Perkara 15 Perusahaan Terduga Pelaku Karhutla, Massa Tuntut Kapolda Riau Dicopot
SP3 Perkara 15 Perusahaan Terduga Pelaku Karhutla, Massa Tuntut Kapolda Riau Dicopot

Hukrim - - Senin, 25/07/2016 - 15:49:30 WIB

PEKANBARU, situsriau.com - Massa yang terdiri dari aktivis lingkungan berdemonstrasi di Markas Polda Riau, Senin (25/7/16). Mereka menuntut Polda Riau buka-bukaan soal penerbitan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) terhadap 15  perusahaan terduga pembakar hutan dan lahan (Karhutla) di Riau.

Demo ini diwarnai kecaman terhadap langkah Polda Riau. Massa melakukan orasi secara bergantian dan sejumlah spanduk dan poster diusung pendemo ini.

Kordinator aksi demo Fandi Rahman mengatakan bahwa keputusan untuk menghentikan kasus 15 perusahaan terduga biang kerok kabut asap Riau telah menciderai hati rakyat.

"Penghentian perkara belasan perusahaan ini mencerminkan polisi tidak mendukung upaya Presiden Jokowi untuk menangani masalah kebakaran dengan baik dalam mencegah dan menindak pembakar hutan dan lahan," ucap Fandi yang juga Kordinator data base dan Administrasi Walhi (Wahana Lingkungan Hidup Indonesia), Riau.

Dalam aksi mereka juga membentangkan spanduk. Tulisannya agar Kapolri Jendral Tito Karnavian mencopot Kapolda Riau Brigjen Suprianto terkait penghentian perkara korporasi.

"Kita minta Polda Riau mencabut kembali penghentian perkara perusahaan tersebut," ucapnya.

Sebelumnya Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya akan mencari tahu alasan pihak kepolisian menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) untuk 15 perusahaan terduga pembakar lahan di Riau.

Sementara Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) mengatakan pemerintah akan mengevaluasi terkait keputusan Polda Riau yang memberhentikan 15 perusahaan terduga pembakar hutan. Namun demikian Wapres menghormati proses hukum yang ditangani Polri tersebut.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Rivai Sinambela menyebut alasan dikeluarkan SP3 15 perusahaan karena penyidik tidak memiliki cukup bukti.(sr5, sn)

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 0852-720-49-275 atau PIN BBM: 5513A781
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2017 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved