Selasa, 12 Desember 2017  
Hukrim / Polisi Duga Kematian Nenek Tiamah Bukan Perampokan Tapi Murni Pembunuhan
Polisi Duga Kematian Nenek Tiamah Bukan Perampokan Tapi Murni Pembunuhan

Hukrim - - Selasa, 10/10/2017 - 16:29:54 WIB

PEKANBARU, situsriau.com - Misteri kematian nenek Tiamah (70) warga Jalan Raja Panjang RT02/RW04 Kelurahan Tebingtinggi, Okura Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru, belum terkuak. Termasuk motif dan siapa pelaku kejahatan keji itu.

Pihak kepolisian di Kota Pekanbaru, pun masih mendalami kasus ini dan memburu pelaku. Bahkan aparat sudah membentuk tim khusus untuk mengungkap misteri kematian Tiamah, yang dikenal baik dan rajin beribadah itu.

Tim itu gabungan dari Unit Reskrim Polsek Rumbai Pesisir dan Satreskrim Polresta Pekanbaru. Penegak hukum pun optimis, kasus tersebut dapat segera tuntas.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bimo Ariyanto, Selasa (10/10/17) siang mengatakan, pihaknya sudah mendapat hasil Otopsi yang dilakukan RS Bhayangkara terhadap jasad Tiamah. Disebutkan kalau korban mengalami kekerasan tumpul di bagian kepala, hingga akhirnya meregang nyawa.

"Dapat disimpulkan (Dari hasil Otopsi, red), korban meninggal dunia akibat dianiya atau dibunuh, tim sudah dibentuk, gabungan dari Polsek dan Polresta. Semoga bisa segera terungkap," yakin Bimo.

Sementara ini, terang Kompol Bimo, kepolisian belum dapat menyimpulkan, apakah Nenek Tiamah merupakan korban perampokan atau bukan. Yang jelas hasil olah tempat kejadian perkara (Olah TKP, red), kasus tersebut diduga murni pembunuhan.

"Sementara kita belum dapat menyimpulkan apakah ini perampokan, kalau analisa kami dari hasil olah TKP, kasus ini pembunuhan murni. Ada beberapa orang kita dalami keterlibatannya, namun belum bisa disampaikan sekarang," yakin Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru tersebut.

Selain ditemukan tewas dengan kondisi yang cukup tragis, sejumlah harta benda Tiamah juga ikut raib, termasuk emas. "Itu juga diduga hilang. Kita belum bisa menjelaskan detail hasil penyelidikan dan belum dapat menyimpulkannya," pungkas Kompol Bimo.

Jasad Tiamah ditemukan oleh anak lelakinya bernama Eddy, yang curiga lantaran sang ibu tak terlihat sejak beberapa hari belakangan. Ia dan keluarga lainnya kemudian berinisiatif mendobrak pintu kamar korban, yang dalam keadaan kosong.

Di kamar itu pula Eddy menemukan ada tanah sisa galian, membuat anggota polisi ini kian merasa curiga. Ditambah ada gundukan tanah yang ditutup dengan kasur (Spring bed, red). Ia pun kemudian menggali tanah itu dan menemukan tubuh ibunya sudah membusuk. (sr5, gr)


Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 0852-720-49-275 atau PIN BBM: 5513A781
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2017 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved