Jum'at, 19 Januari 2018  
Hukrim / Pembakar Istana Siak Ditahan; Ternyata Masih Kerabat Istana dan Pegawai Dispenda Riau
Mimpi Disuruh Almarhum Nenek
Pembakar Istana Siak Ditahan; Ternyata Masih Kerabat Istana dan Pegawai Dispenda Riau

Hukrim - - Kamis, 11/01/2018 - 09:12:42 WIB

PEKANBARU, situsriau.com - Jajaran Kepolisian Polda Riau dan Polres Siak berhasil mengamankan pelaku pembakar istana Siak, Rabu (10/1/18). Terduga pelaku pembakar Istana Siak tersebut diketahui bernama, Tengku Said Abduklah, alias Faisal.

Ia merupakan warga Kota Pekanbaru, dengan alamat kediaman, Jalan Delima Gg.Delima XI Rt 05 Rw 01 Kecamatan Tampan Pekanbaru.

Setelah diusut, ternyata pelaku mengaku mendapat mimpi yang berisi pertemuan dengan almarhum neneknya dan menyuruh istana Siak dibakar. Hal ini masih jadi pertanyaan dan kondisi kejiwaan pelaku akan diperiksa kemudian. Ada juga dugaan pelaku sakit hati lantaran dilarang berjualan di area istana.

Selain itu disebutkan juga bahwa Faisal ternyata honorer di Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Riau.

Terkait ini, Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Riau Indra Putra Yana membenarkan bahwa tersangka adalah pegawai di dinasnya.

"Menurut info staf saya yang bersangkutan adalah benar pegawai honorer di UP Rumbai," kata Indra Putra Yana, Rabu  (10/1/18) di Pekanbaru. 

Awalnya Indra sempat meragukan TSK adalah pengawai honorer di dinasnya lantaran tidak bisa pastikan dalam waktu dekat, karena jumlah pegawai di Dispenda Riau cukup banyak. 

"Besok saya cek absen ya. Ada atau tidak pegawai atas nama Tengku Said Abdullah," ujarnya. 

Namun setelah mencari tahu kepada stafnya, Indra memastikan bahwa Tengku Said Abdullah benar bekerja di salah satu unit pelayanan di Dispenda Riau.

Tersangka saat ini sudah ditahan aparat kepolisian dan akan dilakukan pendalaman kasus.

Seperti diberitakan sebelumnya TSK berhasil ditahan polisi karena diduga menjadi pelaku dalam kasus percobaan pembakaran Istana Siak pada awal pekan lalu. 

Kapolda Riau Iran Pol Nandang mengatakan motivasi pelaku melakukan perbuat itu karena sakit hati. Sebab kios tempatnya berjuakan di kawasan Istana Siak dilarang untuk dibuka. Polisi juga mengungkap bahwa pelaku masih punya hubungan keluarga dengan salah satu keluarga kerabat istana. (sr5, in)

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 0852-720-49-275 atau PIN BBM: 5513A781
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2017 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved