Jum'at, 16 November 2018  
Hukrim / Sebar Hoaks Penculikan Anak di Facebook, IRT di Dumai Diangkut Polisi
Sebar Hoaks Penculikan Anak di Facebook, IRT di Dumai Diangkut Polisi

Hukrim - - Selasa, 06/11/2018 - 13:22:23 WIB

DUMAI, situsriau.com - Polres Dumai mengamankan Fetniarti (31) seorang ibu rumah tangga karena menyebar kabar bohong alias hoax. Wanita itu sengaja menulis status di Facebook (FB) tentang penculikan anak.

"Pelaku menyebarkan hoaks penculikan anak di media sosial Facebook dengan nama akun Vetni Bunda Dhiwam," ungkap Kapolres Dumai AKBP Restika Pardamean Nainggolan pada wartawan, Senin (5/10/18). Dia mengatakan, pelaku berhasil diamankan pada Sabtu (3/11/18) oleh Polsek Bukit Kapur dan Satreskrim Polres Dumai.

"Sedangkan motif pelaku untuk memberi imbauan agar waspada terhadap kasus penculikan anak, tapi dengan cara yang salah dan melanggar hukum. Artinya, postingan pelaku di akun Facebook-nya membuat masyarakat resah," tutur Restika.

Pelaku mengunggah berita atau informasi hoaks melalui akun Facebook pada Kamis (1/11/18) lalu. Berikut ini pesan hoaks yang disampaikan oleh pelaku di media sosialnya.

"Bagi warga Dumai dan sekitarnya diharapkan lebih waspada lagi terhadap pengawasan anak2nya, penculikan anak dah sampai ke kota kita...siang ne di bagan besar dah 3 anak diculik...Dumai 1 org...yang didumai kebetulan anak teman suami...jadi berita penculikan itu bukan hoax ya...mdh2n qt dijauhi dari hal2 yg tidak qt inginkan...makin galau awak dibuatnya." Polisi yang mendapat informasi ini, langsung melakukan penyelidikan. namun, tidak ditemukan adanya kasus penculikan anak, yang cukup heboh di media sosial belakang ini.

"Polsek Bukit Kapur sudah melakukan penyelidikan, tapi kasusnya tidak ada. Kemudian dicek lagi di Kecamatan Dumai Kota, juga tidak ada. Ternyata informasi tersebut tidak benar atau hoaks," jelas Restika.

Oleh karena itu, petugas kepolisian menyelidiki pemilik akun yang menyebabkan kabar bohong itu, dan pelaku berhasil ditangkap dengan barang bukti satu unit handphone.

"Pelaku saat ini kita amankan di Polres Dumai untuk penyidikan lebih lanjut," kata Restika.

Dia menyebutkan, pelaku penyebar hoaks ini dijerat dengan Pasal 45 A ayat 1 UU nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU nomor 11 tahun 2008 tentang dan transaksi elektronik (ITE), diancam 6 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar. (sr5, kc)



Sebar Hoaks Kasus
Penculikan Anak, Ibu Rumah Tangga di Riau Diamankan Polisi
Kontributor Kompas TV Pekanbaru, Citra Indriani
Kompas.com - 05/11/2018, 15:48 WIB
Ilustrasi hoaks
Ilustrasi hoaks(Thinkstock)

PEKANBARU, KOMPAS.com - Fetniarti (31) seorang ibu rumah tangga (IRT)
warga Jalan Arifin Rahman Kelurahan Bukit Bebas, Kecamatan Bukit Kapur,
Kota Dumai, Riau, ditangkap polisi karena menyebarkan hoaks kasus
penculikan anak di media sosial Facebook.

"Pelaku menyebarkan hoaks penculikan anak di media sosial Facebook
dengan nama akun Vetni Bunda Dhiwam," ungkap Kapolres Dumai AKBP Restika
Pardamean Nainggolan pada wartawan, Senin (5/10/2018).

Dia mengatakan, pelaku berhasil diamankan pada Sabtu (3/11/2018) oleh
Polsek Bukit Kapur dan Satreskrim Polres Dumai.

"Sedangkan motif pelaku untuk memberi imbauan agar waspada terhadap
kasus penculikan anak, tapi dengan cara yang salah dan melanggar hukum.
Artinya, postingan pelaku di akun Facebook-nya membuat masyarakat
resah," tutur Restika.

Baca juga: Seorang Perempuan di Bandung Juga Ditangkap karena Sebar
Video Hoaks Jatuhnya Pesawat Lion Air

Pelaku mengunggah berita atau informasi hoaks melalui akun Facebook pada
Kamis (1/11/2018) lalu.

Berikut ini pesan hoaks yang disampaikan oleh pelaku di media sosialnya.

"Bagi warga Dumai dan sekitarnya diharapkan lebih waspada lagi terhadap
pengawasan anak2nya, penculikan anak dah sampai ke kota kita...siang ne
di bagan besar dah 3 anak diculik...Dumai 1 org...yang didumai kebetulan
anak teman suami...jadi berita penculikan itu bukan hoax ya...mdh2n qt
dijauhi dari hal2 yg tidak qt inginkan...makin galau awak dibuatnya."

Polisi yang mendapat informasi ini, langsung melakukan penyelidikan.
namun, tidak ditemukan adanya kasus penculikan anak, yang cukup heboh di
media sosial belakang ini.

"Polsek Bukit Kapur sudah melakukan penyelidikan, tapi kasusnya tidak
ada. Kemudian dicek lagi di Kecamatan Dumai Kota, juga tidak ada.
Ternyata informasi tersebut tidak benar atau hoaks," jelas Restika.

Baca juga: Polisi Tangkap 8 Tersangka Penyebar Hoaks Penculikan Anak

Oleh karena itu, petugas kepolisian menyelidiki pemilik akun yang
menyebabkan kabar bohong itu, dan pelaku berhasil ditangkap dengan
barang bukti satu unit handphone.

"Pelaku saat ini kita amankan di Polres Dumai untuk penyidikan lebih
lanjut," kata Restika.

Dia menyebutkan, pelaku penyebar hoaks ini dijerat dengan Pasal 45 A
ayat 1 UU nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU nomor 11 tahun
2008 tentang dan transaksi elektronik (ITE), diancam 6 tahun penjara dan
denda Rp 1 miliar.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sebar Hoaks Kasus Penculikan Anak, Ibu Rumah Tangga di Riau Diamankan Polisi", https://regional.kompas.com/read/2018/11/05/15483561/sebar-hoaks-kasus-penculikan-anak-ibu-rumah-tangga-di-riau-diamankan-polisi.
Penulis : Kontributor Kompas TV Pekanbaru, Citra Indriani
Editor : Aprillia Ika
Sebar Hoaks Kasus
Penculikan Anak, Ibu Rumah Tangga di Riau Diamankan Polisi
Kontributor Kompas TV Pekanbaru, Citra Indriani
Kompas.com - 05/11/2018, 15:48 WIB
Ilustrasi hoaks
Ilustrasi hoaks(Thinkstock)

PEKANBARU, KOMPAS.com - Fetniarti (31) seorang ibu rumah tangga (IRT)
warga Jalan Arifin Rahman Kelurahan Bukit Bebas, Kecamatan Bukit Kapur,
Kota Dumai, Riau, ditangkap polisi karena menyebarkan hoaks kasus
penculikan anak di media sosial Facebook.

"Pelaku menyebarkan hoaks penculikan anak di media sosial Facebook
dengan nama akun Vetni Bunda Dhiwam," ungkap Kapolres Dumai AKBP Restika
Pardamean Nainggolan pada wartawan, Senin (5/10/2018).

Dia mengatakan, pelaku berhasil diamankan pada Sabtu (3/11/2018) oleh
Polsek Bukit Kapur dan Satreskrim Polres Dumai.

"Sedangkan motif pelaku untuk memberi imbauan agar waspada terhadap
kasus penculikan anak, tapi dengan cara yang salah dan melanggar hukum.
Artinya, postingan pelaku di akun Facebook-nya membuat masyarakat
resah," tutur Restika.

Baca juga: Seorang Perempuan di Bandung Juga Ditangkap karena Sebar
Video Hoaks Jatuhnya Pesawat Lion Air

Pelaku mengunggah berita atau informasi hoaks melalui akun Facebook pada
Kamis (1/11/2018) lalu.

Berikut ini pesan hoaks yang disampaikan oleh pelaku di media sosialnya.

"Bagi warga Dumai dan sekitarnya diharapkan lebih waspada lagi terhadap
pengawasan anak2nya, penculikan anak dah sampai ke kota kita...siang ne
di bagan besar dah 3 anak diculik...Dumai 1 org...yang didumai kebetulan
anak teman suami...jadi berita penculikan itu bukan hoax ya...mdh2n qt
dijauhi dari hal2 yg tidak qt inginkan...makin galau awak dibuatnya."

Polisi yang mendapat informasi ini, langsung melakukan penyelidikan.
namun, tidak ditemukan adanya kasus penculikan anak, yang cukup heboh di
media sosial belakang ini.

"Polsek Bukit Kapur sudah melakukan penyelidikan, tapi kasusnya tidak
ada. Kemudian dicek lagi di Kecamatan Dumai Kota, juga tidak ada.
Ternyata informasi tersebut tidak benar atau hoaks," jelas Restika.

Baca juga: Polisi Tangkap 8 Tersangka Penyebar Hoaks Penculikan Anak

Oleh karena itu, petugas kepolisian menyelidiki pemilik akun yang
menyebabkan kabar bohong itu, dan pelaku berhasil ditangkap dengan
barang bukti satu unit handphone.

"Pelaku saat ini kita amankan di Polres Dumai untuk penyidikan lebih
lanjut," kata Restika.

Dia menyebutkan, pelaku penyebar hoaks ini dijerat dengan Pasal 45 A
ayat 1 UU nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU nomor 11 tahun
2008 tentang dan transaksi elektronik (ITE), diancam 6 tahun penjara dan
denda Rp 1 miliar.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sebar Hoaks Kasus Penculikan Anak, Ibu Rumah Tangga di Riau Diamankan Polisi", https://regional.kompas.com/read/2018/11/05/15483561/sebar-hoaks-kasus-penculikan-anak-ibu-rumah-tangga-di-riau-diamankan-polisi.
Penulis : Kontributor Kompas TV Pekanbaru, Citra Indriani
Editor : Aprillia Ika
Sebar Hoaks Kasus
Penculikan Anak, Ibu Rumah Tangga di Riau Diamankan Polisi
Kontributor Kompas TV Pekanbaru, Citra Indriani
Kompas.com - 05/11/2018, 15:48 WIB
Ilustrasi hoaks
Ilustrasi hoaks(Thinkstock)

PEKANBARU, KOMPAS.com - Fetniarti (31) seorang ibu rumah tangga (IRT)
warga Jalan Arifin Rahman Kelurahan Bukit Bebas, Kecamatan Bukit Kapur,
Kota Dumai, Riau, ditangkap polisi karena menyebarkan hoaks kasus
penculikan anak di media sosial Facebook.

"Pelaku menyebarkan hoaks penculikan anak di media sosial Facebook
dengan nama akun Vetni Bunda Dhiwam," ungkap Kapolres Dumai AKBP Restika
Pardamean Nainggolan pada wartawan, Senin (5/10/2018).

Dia mengatakan, pelaku berhasil diamankan pada Sabtu (3/11/2018) oleh
Polsek Bukit Kapur dan Satreskrim Polres Dumai.

"Sedangkan motif pelaku untuk memberi imbauan agar waspada terhadap
kasus penculikan anak, tapi dengan cara yang salah dan melanggar hukum.
Artinya, postingan pelaku di akun Facebook-nya membuat masyarakat
resah," tutur Restika.

Baca juga: Seorang Perempuan di Bandung Juga Ditangkap karena Sebar
Video Hoaks Jatuhnya Pesawat Lion Air

Pelaku mengunggah berita atau informasi hoaks melalui akun Facebook pada
Kamis (1/11/2018) lalu.

Berikut ini pesan hoaks yang disampaikan oleh pelaku di media sosialnya.

"Bagi warga Dumai dan sekitarnya diharapkan lebih waspada lagi terhadap
pengawasan anak2nya, penculikan anak dah sampai ke kota kita...siang ne
di bagan besar dah 3 anak diculik...Dumai 1 org...yang didumai kebetulan
anak teman suami...jadi berita penculikan itu bukan hoax ya...mdh2n qt
dijauhi dari hal2 yg tidak qt inginkan...makin galau awak dibuatnya."

Polisi yang mendapat informasi ini, langsung melakukan penyelidikan.
namun, tidak ditemukan adanya kasus penculikan anak, yang cukup heboh di
media sosial belakang ini.

"Polsek Bukit Kapur sudah melakukan penyelidikan, tapi kasusnya tidak
ada. Kemudian dicek lagi di Kecamatan Dumai Kota, juga tidak ada.
Ternyata informasi tersebut tidak benar atau hoaks," jelas Restika.

Baca juga: Polisi Tangkap 8 Tersangka Penyebar Hoaks Penculikan Anak

Oleh karena itu, petugas kepolisian menyelidiki pemilik akun yang
menyebabkan kabar bohong itu, dan pelaku berhasil ditangkap dengan
barang bukti satu unit handphone.

"Pelaku saat ini kita amankan di Polres Dumai untuk penyidikan lebih
lanjut," kata Restika.

Dia menyebutkan, pelaku penyebar hoaks ini dijerat dengan Pasal 45 A
ayat 1 UU nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU nomor 11 tahun
2008 tentang dan transaksi elektronik (ITE), diancam 6 tahun penjara dan
denda Rp 1 miliar.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sebar Hoaks Kasus Penculikan Anak, Ibu Rumah Tangga di Riau Diamankan Polisi", https://regional.kompas.com/read/2018/11/05/15483561/sebar-hoaks-kasus-penculikan-anak-ibu-rumah-tangga-di-riau-diamankan-polisi.
Penulis : Kontributor Kompas TV Pekanbaru, Citra Indriani
Editor : Aprillia Ika

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 0852-720-49-275 atau PIN BBM: 5513A781
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2017 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved