Selasa, 29 09 2020  
Hukrim / Tanoto Foundations Luncurkan Metode Mikir
Tanoto Foundations Luncurkan Metode Mikir

Hukrim - - Jumat, 07/02/2020 - 22:07:18 WIB

SIAK, situsriau.com- Tanoto Foundation melalui program PINTAR meluncurkan metode Mikir sebagai jawaban untuk memperbaiki ekosistem pendidikan. Mikir (Mengalami, Interaksi, Komunikasi, dan Refleksi) memampukan peserta didik untuk lebih aktif dalam proses belajar mengajar. Bertempat di SMP Negeri 2 Siak, Jumat (7/2/20). 

Guru menjadi semakin kreatif dan inovatif dalam menyampaikan pembelajaran dikelas, Metode ceramah yang dinilai membosankan kini ditarik dan beralih dengan melakukan metode MIKIR di dalam kelas, sehingga pembelajaran berlangsung lebih menarik.

Peserta didik lebih menikmati pembelajaran menggunakan metode mikir daripada ceramah yang tidak memberikan kesempatan untuk mereka ikut aktif dalam pembelajaran, sehingga materi yang akan diberikan kepada siswa menjadi semakin mudah untuk dipahami, siswa juga menjadi aktif dalam kegiatan belajar mengajar. 

"Kita membiasakan anak untuk melakukan sesuatu kegiatan yang positif, memastikan anak berinteraksi dan kondiai yang bagus," ungkap Verawati 

Sementara itu Kepala Sekolah SMPN 02 Siak, Drs. Amrin M.Pd menjelaskan, sekolahnya merupakan salah satu mitra Tanato Foundation,dirinya merasa sangat terbantu dengan adanya program PINTAR Tanoto Foundation tersebut, pasalnya Tanoto Foundation melalui Program PINTAR melatih dan mendampingi para guru untuk menerapkan unsur pembelajaran aktif mengalami, interaksi, komunikasi dan refleksi atau MIKiR dalam pembelajaran. Untuk mendukung implementasi pembelajaran aktif tersebut, para guru juga dilatih mengembangkan tugas atau pertanyaan yang mendorong siswa menggunakan kemampuan berpikir tingkat tinggi dalam pembelajaran (HOTS/higher order thinking skill). 

Dengan menerapkan pembelajaran aktif tersebut, pada saat yang sama, siswa dipersiapkan memiliki keterampilan abad 21 yaitu berpikir kritis, memecahkan masalah secara kreatif, bekerja sama, dan berkomunikasi dengan baik.

Amrin juga percaya bahwa memperbaiki ekosistem pendidikan merupakan kerja bersama dan melalui program penguatan kapasitas pengelolaan dan kepemimpinan sekolah, peningkatan kapasitas guru, partisipasi orangtua dan masyarakat, diharapkan mampu meningkatkan minat belajar siswanya. (sal)

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 08117533365
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2020 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved