Selasa, 12 Desember 2017  
Iptek / Wah, Ransomware Rupanya Masih Jadi Ancaman Paling Menakutkan Bagi Pengguna Komputer
Wah, Ransomware Rupanya Masih Jadi Ancaman Paling Menakutkan Bagi Pengguna Komputer

Iptek - - Sabtu, 30/09/2017 - 14:15:23 WIB

NEW YORK, situsriau. com - Sejauh ini, virus ransomware masih yang paling menakutkan dari pada bentuk cybercrime lainnya. Kejahatan online itu melonjak pada 2017. Hal tersebut diungkapkan oleh Badan Kepolisian Eropa Europol baru-baru ini.

Europol mengkoordinasikan beberapa operasi lintas batas yang sukses melawan penjahat dunia maya tahun lalu. Akan tetapi, menurut kepala agen itu, otoritas nasional perlu mencurahkan lebih banyak sumber daya untuk menargetkan pengembang alat hacking.

"Tahun lalu luar biasa, mengingat ukuran dan jenis dan jangkauan serangan yang telah kami lihat," kata direktur Europol Rob Wainwright, yang merinci sebuah ulasan tahunan mengenai ancaman kejahatan internet.

"Menumbuhkan kecanggihan dalam komunitas cybercrime, di mana kelompok kriminal bersatu untuk memberikan layanan cybercrime, menjadi mesin utama pertumbuhan kejahatan online yang dilakukan untuk keuntungan ilegal," lanjutnya.

Menurut laporan itu, ransomware telah melampaui ancaman siber lainnya, secara diskriminatif mempengaruhi korban di beberapa industri, baik di sektor publik maupun swasta.

Laporan setebal 80 halaman itu juga menyebutkan data pelanggaran, pasar gelap, pemerasan remaja untuk pornografi anak-anak dan penipuan, sebagai ancaman yang terus bertambah.

Selain itu, ia juga mencatat ancaman serangan langsung terhadap jaringan bank, yang bisa digunakan untuk memanipulasi saldo kartu, mengendalikan ATM atau langsung mentrasfer dana.

Wainwright mengatakan bahwa Europol sedang menyiapkan unit khusus untuk memerangi operasi pasar gelap, di mana inormasi kartu kredit semakin banyak dijual, yang berdampak pada industri retail, maskapai penerbangan dan hotel.

"Dampak global dari peristiwa keamanan siber besar-besaran seperti epidemi ransomware WannaCry telah mengambil ancaman dari kejahatan dunia maya ke tingkat yang lain," kata Wainwright yang dikutip dari Daily Mail, Jumat (28/9/2017).

"Bank dan bisnis utama lainnya kini ditargetkan pada skala yang tak terlihat sebelumnya, dan sementara Europol dan mitranya dalam bidang kepolisian dan industri telah menikmati kesuksesan dalam mengacaukan sindikat kriminal utama yang beroperasi secara online, tanggapan kolektif masih belum cukup baik," lanjutnya.

Meski terjadi peningkatan ancaman, laporan itu juga mencatat keberhasilan operasional yang luar biasa dalam memerangi kejahatan dunia maya.(sr5, in)

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 0852-720-49-275 atau PIN BBM: 5513A781
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2017 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved