Minggu, 20 09 2020  
Iptek / Peneliti Ungkap Hasil Riset: Ozon Bisa Netralisir Covid-19
Peneliti Ungkap Hasil Riset: Ozon Bisa Netralisir Covid-19

Iptek - - Kamis, 27/08/2020 - 10:33:23 WIB

JAKARTA, situsriau.com - Studi terbaru yang dilakukan peneliti Jepang menunjukkan konsentrasi gas ozon yang rendah dapat menetralkan partikel virus Corona.

Menyadur Medical News Today, Rabu (26/8/2020), gas ozon adalah partikel yang terbuat dari tiga atom oksigen.

Di atmosfir bumi, gas ini dapat melindungi bumi dari radiasi sinar ultraviolet (UV) yang dipancarkan matahari.

Namun, di permukaan tanah, ozon dianggap sebagai polutan yang berbahaya. Bisa menyebabkan keracuan dan bahkan kematian.

Namun, ilmuwan di Universitas Kesehatan Fujita mengatakan bahwa gas ozon dengan konsentrasi 0,05 hingga 0,1 bagian per juta (ppm)--yang dianggap tak berbahaya pada manusia--dapat menetralisir virus.

Eksperimen tersebut menggunakan generator ozon di ruang tertutup dengan sampel virus corona.

Potensi virus menurun lebih dari 90 persen ketika terkena ozon tingkat rendah selama 10 jam.

"Penularan virus corona baru dapat dikurangi dengan penggunaan ozon konsentrasi rendah secara terus menerus," kata ketua peneliti Takayuki Murata dikutip Channel News Asia (CNA), Rabu (26/8/20).

"Bahkan, bisa dilakukan di lingkungan di mana orang-orang berada, penggunaan ozon konsentrasi rendah bisa dugunakan," tambahnya.

Murata juga menegaskan bahwa penemuan ini menunjukkan penggunaan gas ozon konsentrasi rendah sangat efektif menetralisir virus Corona dalam kondisi kelembaban tinggi.

Ozon, sejenis molekul oksigen, diketahui menonaktifkan banyak patogen.

Eksperimen sebelumnya menunjukkan konsentrasi tinggi, antara 1-6 ppm, efektif melawan virus corona tetapi berpotensi beracun bagi manusia.

Sebuah studi baru-baru ini di Institut Teknologi Georgia menunjukkan bahwa ozon mungkin efektif dalam mendisinfeksi gaun, kacamata, dan peralatan pelindung medis lainnya.

Penemuan ini pun telah digunakan salah satu rumah sakit di Jepang yang terletak di Universitas Medis Fujita, di prefektur Aichi Jepang tengah.

Rumah sakit itu telah memasang generator ozon untuk mengurangi infeksi di ruang tunggu dan ruang pasien.(sr5, ck)

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 08117533365
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2020 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved