Rabu, 21 Februari 2018  
Kesehatan / Ritel dan Supermarket Nekad Jual Viostin DS dan Enzyplex Bakal Dipidanakan
Ritel dan Supermarket Nekad Jual Viostin DS dan Enzyplex Bakal Dipidanakan

Kesehatan - - Jumat, 02/02/2018 - 22:07:44 WIB

PEKANBARU,situsriau. com-Paska dua produk obat-obatan, yakni Viostin DS dan Enzyplex dinyatakan positif mengandung DNA Babi oleh BPOM, makan keduanya harus ditarik dari peredaran. Supermarket dan ritel yang masih menjual produk suplemen Viostin DS dan Enzyplex tablet bisa dikenakan sanksi pidana. 

"Sanksi terberatnya ya pidana. Karena produk ini kan sudah dilarang beredar di pasaran. Kalau ternyata masih ada ritel atau supermarket yang jual, berarti mereka melanggar dong. Ya sesuai dengan ketentuan yang berlakulah. Kita lihat juga kesalahannya sejauh mana," kata Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Riau Yulwiriati Moesa, Jumat (2/2/18). 

Dia menambahkan, memang Viostin DS dan Enzyplex tablet masuk dalam kategori obat-obatan dan itu berada dalam pengawasan Dinas Sosial dan BBPOM Riau sendiri. Namun karena produk ini juga banyak dijual di supermarket dan ritel, maka instansinya juga bertanggung jawab untuk melakukan pengawasan. 

Yulwiriati Moesa berharap pemilik pasar modern cepat tanggap terhadap permasalahan seperti ini. Jangan sampai lalai sehingga saat petugas turun masih ditemukan produk itu terpajang di rak penjualan. Selanjutnya akan dilakukan pembinaan. Setelah itu jika masih ada ritel dan supermarket yang bandel maka akan diambil langkah tindakan tegas secara hukum. 

"Kami juga tidak ingin hal itu terjadi. Tapi kalau mereka (ritel dan supermarket) masih membandel terpaksa langkah hukum diambil. Ini sudah menjadi kewajiban kami. Saya berharap kepada masyarakat juga menjadi konsumen cerdas. Teliti sebelum membeli, makanya perlu langkah sosialisasi dari semua pihak," sambung Yul.

Untuk diketahui, BPOM menyatakan suplemen Viostin DS produksi PT Pharos Indonesia dan Enzyplex tablet produksi PT Medifarma Laboratories terbukti positif mengandung DNA babi. 

Yakni produk dengan nomor izin edar NIE POM SD.051523771 dengan nomor bets BN C6K994H untuk Viostin DS dan NIE DBL7214704016A1 nomor bets 16185101 untuk Enzyplex tablet.

BPOM telah menginstruksikan PT. Pharos Indonesia dan PT Medifarma Laboratories untuk menghentikan produksi dan atau distribusi produk dengan nomor bets tersebut.  

PT. Pharos Indonesia telah menarik seluruh produk Viostin DS dengan NIE dan nomor bets tersebut dari pasaran, serta menghentikan produksi produk Viostin DS. Begitu juga dengan PT Medifarma Laboratories yang telah menarik seluruh produk Enzyplex tablet dengan NIE dari pasaran. (sr5, bp)

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 0852-720-49-275 atau PIN BBM: 5513A781
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2017 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved