Selasa, 12/11/2019  
Kesehatan / Satu Orang Warga China Positif Virus Corona Seusai dari Bali, Sempat Naik Lion dan Garuda
Satu Orang Warga China Positif Virus Corona Seusai dari Bali, Sempat Naik Lion dan Garuda

Kesehatan - - Kamis, 13/02/2020 - 11:57:40 WIB

JAKARTA, situsriau.com - Seorang warga China dinyatakan positif terkena virus corona oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Kota Huainan, Provinsi Anhui, pada Rabu (5/2/20). Menurut akun resmi Pemerintah Provinsi Anhui di laman Weibo, ia sebelumnya sempat berkunjung ke Bali akhir Januari lalu.

Berdasarkan keterangan di laman tersebut, ia terbang ke Bali dari Wuhan menggunakan maskapai Lion Air dengan nomor penerbangan JT-2618 pada 22 Januari. Setelah sepekan, warga China itu lalu terbang ke Shanghai menggunakan Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-858 pada 28 Januari.

Begitu sampai di Shanghai, ia sempat menginap di hotel Bandara Pudong dan pergi ke Stasiun Selatan Nanjing keesokan harinya untuk menuju ke Huainan menggunakan kereta bernomor seri G1814 dan G2809. Delapan hari kemudian, warga China itu dinyatakan positif terjangkit virus corona oleh CDC Kota Huainan.

"Bagi penumpang di penerbangan atau kendaraan yang disebutkan di atas, mohon segera melakukan tindakan pencegahan. Tolong jangan keluar untuk sementara waktu dan jika merasa demam, segera pergi ke rumah sakit terdekat. Gunakan masker saat ke rumah sakit dan jangan gunakan transportasi umum," tulis pemerintah Provinsi Anhui dalam akun Weibonya, Rabu (12/2/20).

Namun, belum ada kesimpulan dari pihak berwenang apakah ia tertular virus Corona saat di Bali atau saat dia sudah berada di China. Hingga saat ini, Konsulat Jenderal China di Denpasar belum bisa dimintai keterangan.

Sementara itu, Corporate Communications Strategic Lion Air Danang Mandala Prihantoro menyebut penerbangan JT-2618 pada 22 Januari 2020 sudah sesuai SOP yang berlaku. Begitu mendarat di Bali, seluruh awak kabin dan 188 penumpang dalam penerbangan tersebut diminta untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu.

"Pengecekan dilakukan oleh tim medis Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, dan dinyatakan tidak ada indikasi virus yang dimaksud," kata Danang dalam keterangannya, Rabu (13/2/20).

Begitu pesawat berada di apron (parkir pesawat), petugas teknis dan pihak terkait juga sudah menyemprotkan disinfektan sesuai prosedur yang berlaku. Hal itu, kata Danang, merupakan salah satu upaya untuk mengantisipasi dampak wabah virus corona.

Lion Air biasanya memiliki tiga kali penerbangan dengan rute Bali-Wuhan dalam sepekan. Namun, mulai Rabu (29/1/20), rute tersebut ditiadakan hingga waktu yang tidak ditentukan.(sr5, in)


Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 08117533365
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2017 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved