Senin, 23/05/2022  
Lingkungan / Gubri Syamsuar Ajak Lestarikan Mangrove Melalui Program Kedai Kopi Riau
Gubri Syamsuar Ajak Lestarikan Mangrove Melalui Program Kedai Kopi Riau

Lingkungan - - Rabu, 31/08/2022 - 17:53:46 WIB

TERKAIT:
   
 

PEKANBARU,situsriau.com - Selain memperhatikan lahan gambut, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar juga mengajak semua pihak terutama mahasiswa yang tergabung dalam program Kedaireka Kolaborasi, Partisipasi dan Inovasi (Kedai Kopi) Riau yang diselenggarakan oleh Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) dapat melestarikan gambut.

Melalui program Kedai Kopi Riau ini, Gubri mengharapkan para mahasiswa tersebut mengedukasi masyarakat akan pentingnya mangrove bagi kehidupan, bahkan juga berpotensi untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

"Riau ini berkenaan dengan mangrove cukup luas, sehingga pada waktu kegiatan hari pers nasional di Sulawesi Tenggara saya bersama rekan gubernur lainnya diberi mandat meningkatkan mangrove," ujarnya, di Gedung Daerah Balai Serindit, Rabu (31/8/22).

Gubri menerangkan, rehabilitasi mangrove di Riau menjadi PR bersama. Karenanya, ia memohon mahasiswa Program Kedai Kopi Riau bisa memotivasi masyarakat di daerah untuk berperan aktif budidaya mangrove 

Ia menjelaskan, sudah ada beberapa daerah di Riau yang sukses budidaya mangrove. Seperti sudah ada pembibitan mangrove di Bengkalis dan ada di Indragiri Hilir.

Sebutnya, dari pembibitan tersebut, Gubri melihat bagaimana petani mendapatkan sumber rezeki, mulai pembenihan sampai pengolahan buah mangrove.

"Itu yang membuat bibit itu itu rata-rata suku dari Suku Laut, coba nanti lihat bagaimana pintarnya masyarakat mulai dari kecil bibitnya sampai jadi besar mereka merawat dan kebanyakan ibu-ibu," ujarnya.

Oleh karena itu sebut Syamsuar, dari keberhasilan tersebut dapat dilihat bagaimana masyarakat diedukasi, dan diberikan pelatihan-pelatihan, hingga sukses melakukan budidaya mangrove sendiri.

"Jadi karena itulah tentunya kami harapkan juga mangrovenya juga perlu kita perhatikan, karena Riau ini juga banyak daerah-daerah pesisirnya sudah rusak mangrovenya, rusak mangrove ini juga antara lain yang lebih besar disebabkan abrasi," ucapnya.

Syamsuar menambahkan, salah satu penyebab rusaknya mangrove di Riau karena beberapa daerah Riau langsung berhadapan dengan Selat Malaka, sehingga dihantam gelombang yang cukup besar pada musim tertentu.

Untuk itu ia berharap, program Kedai Kopi Riau ini bisa sedikit banyaknya membantu memperbaiki kerusakan mangrove yang ada di Riau.

"Jadi ini tentunya patut kita dukung apalagi tentunya Riau ini juga bagian Indonesia yang memang cukup luas (mangrove) dibandingkan dengan daerah-daerah lain. Makanya itu mari kita sayangi ini dan sekaligus juga baik gambut maupun juga mangrove ini termasuk besar penurunan emisi karbonnya," tutupnya. (mcr/ip/nb).

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 08117533365
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2020 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved