Senin, 23/05/2022  
Pendidikan / Dorong Jiwa Wirausaha Santri, Wagubri : Kembangkan Potensi yang Kita Miliki
Dorong Jiwa Wirausaha Santri, Wagubri : Kembangkan Potensi yang Kita Miliki

Pendidikan - - Sabtu, 06/08/2022 - 19:11:13 WIB

TERKAIT:
   
 

PEKANBARU,situsriau.com - Sebagai bentuk mendorong jiwa wirausaha bagi santri, Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Brigjen TNI (Purn) Edy Natar Nasution menyampaikan, sebuah peluang itu akan terbuka jika dimanfaatkan secara baik dan di dukung dengan mengembangkan potensi yang telah dimiliki.

Hal tersebut disampaikan Wagubri saat menjadi pembicara kuliah umum di Pondok Pesantren Babussalam Pekanbaru, tempatnya di Gedung Haji Ahmad Royan Ponpes Babussalam Pekanbaru, Sabtu (6/8/2022).

Wagubri mengungkapkan, berdasarkan arahan Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin pada Hari Santri Nasional tahun 2021 lalu, dikatakan bahwa peran pondok pesantren telah berubah dan bertransformasi lebih berdaya yang artinya pondok pesantren tidak hanya tempat menimba ilmu keagamaan namun lebih dari pada itu.

"Karena diharapkan anak-anak kita yang lulus dari sini nantinya mendapatkan peluang untuk bisa diterima di manapun," ungkapnya.

Untuk itu, lanjut Brigjen TNI (Purn) Edy Natar Nasution, bahwa pesantren dituntut mampu menggerakkan perekonomian. Berdasarkan Undang-undang Nomor 14 Tahun 2019 tentang pesantren, terdapat tiga fungsi utama dari pesantren diantaranya, pertama, pesantren sebagai pusat pengkaderan para pemikir agama.

"Atau yang disebut beliau (Pak Wapres Ma'ruf Amin) dengan center of excellent atau sebagai pusat penyiapan ahli agama dan saya kira ini semua berlaku di setiap pondok pesantren," lanjutnya.

Fungsi pesantren kedua, pesantren sebagai lembaga yang mencetak sumber daya manusia. Di mana para alumni dapat berkiprah di bidang politik, birokrat, pengusaha dan sebagainya. Fungsi ketiga, pesantren sebagai lembaga yang melakukan pemberdayaan masyarakat atau agent of development.

"Hal ini harus dimulai dari para santri. Apa yang disampaikan Pak Wapres RI merupakan persepsi yang saat ini juga berkembang di tengah masyarakat, bahwa masyarakat itu juga meyakini bahwa pondok pesantren itu tidak hanya semata-mata memberikan pembekalan keagamaan, tetapi sudah mengarah kepada memberikan pembekalan-pembekalan kehidupan yang lebih nyata di dalam keseharian," ujarnya.

Apalagi hal ini juga sejalan dengan program santripreneur, sebut Wagubri, yang diluncurkan pemerintah pada tahun 2018 yang lalu. Program ini membentuk wirausahaan, wirausaha baru di pondok pesantren termasuk regenerasi petani dan mengembangkan petani lahan dan produktif.

"Sehingga untuk para santri diharapkan memanfaatkan sebuah peluang, karena sebuah peluang itu akan terbuka jika dimanfaatkan secara baik dan di dukung dengan segala potensi yang telah dimiliki," tutupnya. (mcr/dw/nb).

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 08117533365
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2020 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved