Minggu, 05 Februari 2023  
Ekeubis / Pemprov Riau Gelar Rapat Pemantauan Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan
Pemprov Riau Gelar Rapat Pemantauan Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan

Ekeubis - - Selasa, 24/01/2023 - 23:56:38 WIB
Pemprov Riau menggelar rapat pemantauan stabilitas pasokan dan harga pangan di ruang rapat Posko Satgas Pangan, Menara Lancang Kuning, Kantor Gubernur Riau, Selasa (24/1/2023).
TERKAIT:
   
 

PEKANBARU,situsriau.com - Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Riau menggelar rapat pemantauan stabilitas pasokan dan harga pangan.


Rapat dipimpin langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, SF Hariyanto. dilaksanakan di ruang rapat Posko Satgas Pangan, Menara Lancang Kuning, Kantor Gubernur Riau, Selasa (24/1/2023).


SF Hariyanto menegaskan kepada Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Riau agar rutin memberikan laporan terkini terkait stabilitas pasokan dan harga pangan.


Penegasan tersebut, kata SF Hariyanto, sesuai dengan arahan Gubernur Riau terkait percepatan penyebaran informasi dari OPD sesuai dengan masing-masing tugasnya.


"Apapun yang kita kerjakan jika tidak dilaporkan percuma, artinya sekecil survei pun harus dilaporkan," jelas Sekdaprov Riau, SF Hariyanto.


Sementara, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Disperindag dan UMKM), Taufik OH mengungkapkan, berdasarkan hasil survei di sejumlah pasar, persediaan minyak goreng program pemerintah masih aman, namun volumenya mulai berkurang.


Kendati demikian, pihaknya juga telah melaporkan kondisi tersebut ke Kementerian Perdagangan agar kurangnya jumlah stok minyak goreng program pemerintah bisa segera ditindaklanjuti.


"Saya sudah bersurat kepada Kementerian [Perdagangan]  untuk menginformasikan kondisi ini. Agar nantinya bisa segera dimonitor kembali kenapa volume kapasitas stok minyak goreng turun," ucapnya.


Sementara itu, terkait jumlah stok beras, Kepala kanwil Bulog Riau, Kepulauan Riau, Basirun menjelaskan, bahwa stok beras Bulog di Riau saat sebanyak 10.244 ton. Di mana sebagian dari jumlah stok beras tersebut terdapat 5.589 ton beras impor dengan kualitas premium.


"Untuk 5.589 ton beras impor harganya menarik orang untuk menyalah gunakan, untuk itu perlu pengetatan pengawasan dengan Satgas Pangan," katanya.


"Stok beras di Riau 10.244 ton dan dan ini cukup hingga 4 bulan ke depan," pungkasnya. (mcr/cr1/nb)

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 08117533365
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2020 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved