Kamis, 25 Juli 2024  
Hukrim / Wanita Malang di Pekanbaru Menghilang Seminggu. Ditemukan Membusuk dalam Goni
Wanita Malang di Pekanbaru Menghilang Seminggu. Ditemukan Membusuk dalam Goni

Hukrim - - Selasa, 27/12/2016 - 12:36:02 WIB

PEKANBARU, situsriau. com-Tak pernah muncul seminggu terakhir, akhirnya Fatlika alias Lika (25), wanita beralamat di Jalan Pesantren, Gg Khadiran, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, ditemukan jadi mayat, Senin (26/12/16) siang.

Temuan jasad Lika diawali dengan kecurigaan warga atas menghilangnya korban dari pondok yang ditinggalinya. Saat dicari, warga temukan gundukan tanah, di kebun jagung, tak jauh dari pondok tersebut.

Wanita bernasib malang itu, diduga kuat merupakan korban pembunuhan karena terdapat beberapa luka tusukan di sekujur tubuhnya. 

"Dilihat dari jasadnya ketika dievakuasi tadi, ada bekas luka tusukan di bagian dada sebelah kiri korban. Kuat dugaan, korban adalah korban pembunuhan," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, Komisaris Polisi Bimo Ariyanto.

Menurutnya, sewaktu pertama kali ditemukan, posisi jasad korban berada di dalam karung dan sudah terkubur di dalam tanah. Tepatnya di area kebun jagung yang tak jauh dengan pondok tempat tinggal korban. 

Sementara itu, dari hasil olah TKP, pihaknya beserta tim Reskrim Polsek Tenayan Raya juga menemukan beberapa senjata tajam seperti parang, linggis, pisau dan lain-lain. Beragam senjata tajam itu ditemukan petugas di dalam pondok milik korban. 

"Kita belum tahu apakah senjata tajam itu yang digunakan untuk membunuh korban. Masih kita selidiki. Pelaku juga masih kita cari. Jasad korban juga sudah kita bawa ke rumah sakit untuk visum maupun otopsi," tegasnya.

Di lokasi yang sama, Suci (45) saksi mata di lokasi kejadian menuturkan, sebelum ditemukan tewas membusuk dan terbunuh, korban terakhir kali bertemu dengannya sepekan yang lalu. Temuan jenazah korban sendiri, sambungnya, berawal dari kecurigaan tetangga sekitar yang sudah berhari-hari tak melihat korban. 

Ketika dicari, warga pun menemukan gundukan tanah di dekat pondok milik korban. Semakin ditelusuri, gundukan tanah itu kemudian digali dan justru mengeluarkan bau busuk. 

"Pas digali, ternyata ada goni terkubur di sana (TKP), isi goni itu mayat korban. Seminggu yang lalu saya terakhir ketemu sama dia (korban). Sejak itu nggak pernah lagi," kisahnya.(sr5, rt)

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 08117533365
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2020 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved