Selasa, 21 09 2021  
Hukrim / Bocah Malang di Inhu Tenggelam di Bekas Galian Dekat Rumah Sendiri
Bocah Malang di Inhu Tenggelam di Bekas Galian Dekat Rumah Sendiri

Hukrim - - Kamis, 02/02/2017 - 17:34:10 WIB

RENGAT, situsriau. com-Nasib malang dialami bocah 6 tahun, Bagus Shofiq Reyfandi yang tewas tenggelam di genangan air bekas galian, tepat di samping rumahnya, Rabu (1/2/17). 

Bocah warga dusun Sidodadi Desa Tanjung Sari kecamatan Kuala Cenaku tersebut, sebelum ditemukan terapung di bekas galian, memang bermain di sekitar kolam ukuran 4x4 meter tersebut.

Salah seorang saksi dan juga tetangga korban, Saimun (31) memang melihat Bagus bermain di pinggir kolam sebelum ditemukan meninggal.

"Saya sudah tegur dia untuk tidak bermain sendirian di sekitar galian karena dalam dan digenangi air, namun setelah itu saya langsung pulang ke rumah," ungkap Saimun.

Sekira pukul 17.00 WIB, Saimun didatangi orang tua korban, Sulis Setiowati dan menanyakan keberadaan Bagus. Namun Saimun menjawab Bagus sudah pulang ke rumah. Sulis langsung pulang untuk melihat anaknya tersebut. 

Setelah Sulis pulang, Saimun dan rekannya Rasimun (40) mendengar teriakan histeris dari Sulis. Langsung saja keduanya menghampiri Sulis. Ternyata pekikan Sulis tersebut akibat dirinya melihat tubuh anaknya sudah terapung di kolam miliknya dalam keadaan tidak bernyawa, sementara Ayah korban sedang tidak berada di rumah.

Menurut Kepala Dusun, Sugiono, galian tersebut sebelumnya dilakukan dengan menggunakan alat untuk menimbun halaman depan rumah mereka dan kedalamannya mencapai 1,5 meter.

"Karena hujan, akhirnya air tergenang pada lubang tersebut," tegasnya. 

Dikatakan Sugiono, setelah ditemukan jenazah Bagus terebih dahulu dibawa ke Puskesmas untuk memastikan penyebab kematiannya. Setelah itu, anak tunggal Sulis tersebut langsung dimakamkan pada malam harinya.

Sementara itu Kapolres Indragiri Hulu, AKBP Abas Basuni SIK melalui Paur Humas Yarmen Djambak menyebutkan dari hasil pemeriksaan luar oleh dr Seila Siska, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Pihak keluarga sudah mengikhlaskan kepergian Bagus dan tidak bersedia dilakukan otopsi," tegasnya.

Kapolres menghimbau kepada masyarakat, terutama yang memiliki anak-anak, terlebih masih menjadi tanggungjawab orang tua, agar dapat dilakukan pengawasan terhadap aktifitas mereka, baik di dalam maupun diluar rumah, begitu juga dengan guru di sekolah. 

"Jauhkan mereka dari hal-hal yang membahayakan bagi mereka," tambahnya.(sr5, mc)

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 08117533365
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2020 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved