Jum'at, 14 Mei 2021  
Hukrim / Berkas Penghinaan Terhadap UAS Lengkap, Jony Boyok Segera Diserahkan ke Jaksa
Berkas Penghinaan Terhadap UAS Lengkap, Jony Boyok Segera Diserahkan ke Jaksa

Hukrim - - Kamis, 03/01/2019 - 13:39:30 WIB

PEKANBARU, situsriau.com - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menyatakan berkas perkara penghinaan tedan ujaran kebencian terhadap Ustaz Abdul Somad (UAS) dengan tersangka Jony Boyok dinyatakan lengkap (P21). Oknum pengusaha itu segera diadili.

"Berkas Jony Boyok sudah P21," ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau, Kombes Pol Gidion Arif Setiawan.

Selanjutnya, penyidik Ditreskrimsus akan menyerahkan tersangka dan barang bukti ke Jaksa Penuntut Umum (JPU). "Segera kita serahkan sesuai permintaan jaksa," ucap Gidion.

Jony Boyok ditetapkan sebagai  tersangka dilakukan dalam gelar perkara, Senin (8/10/2018). Ia dijerat dengan Pasal 27 ayat (3) Jo Pasal 45 ayat (3) Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang  ITE.   Ancaman hukuman empat tahun dan atau denda Rp750 juta.

Dalam perkara ini, Jony Boyok telah diperiksa kediamannya di Kecamatan Bukit Raya oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau. Penyidik juga sudah meminta keterangan UAS dan saksi ahli.

Jony Boyok dilaporkan kuasa hukum  UAS ke Ditreskrimsus Polda Riau pada Kamis (6/9/2018). UAS melaporkan adanya dugaan penghinaan dan pencemaran nama baik dirinya yang dilakukan terlapor.

Jony Boyok menyebut UAS dengan sosok yang jahat. Postingan yang dilengkapi dengan foto UAS yang telah diedit sedemikian rupa itu diunggah pada 2 September 2018 lalu hingga mendapat reaksi keras masyarakat.

Kasus penghinaan terhadap UAS ini merupakan salah satu perkara cyber crime dan Informasi Transaksi Elektronik yang ditangani Polda Riau selama 2018.  Kejahatan ini meningkat  dari tahun 2017 lalu yang hanya 20 kasus.

Gidion menjelaskan,  selama 2018, ada 36 perkara yang ditangani Polda. Mulai dari pencemaran nama baik, ujaran kebencian (hate speech) hingga modus penipuan dengan korban terbanyak adalah ibu muda. "Modusnya, perkenalan lewat media sosial (Facebook) dengan korbannya, lama-lama tertarik," kata Gidion. (sr5, in)

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 08117533365
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2020 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved