Selasa, 06 Desember 2022  
Kesehatan / Harganas 2022, Gubri Syamsuar Harap Keluarga Bebas Stunting Dapat Terwujud
Harganas 2022, Gubri Syamsuar Harap Keluarga Bebas Stunting Dapat Terwujud

Kesehatan - - Rabu, 13/07/2022 - 19:13:28 WIB
Gubri Syamsuar.
TERKAIT:
   
 

PEKANBARU,situsriau.com - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar bersama Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Natar Nasution menghadiri puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang ke 29 tahun 2022 tingkat Provinsi Riau dengan mengusung tema" ayo cegah stunting agar keluarga bebas stunting" di Gedung Daerah Balai Serindit, Rabu (13/7/2022).

Pada peringatan Harganas 2022 tingkat Provinsi Riau ini tampak hadir pula Ketua TP PKK Riau, Misnarni Syamsuar, Ketua Perwakilan BKKBN Riau Mardalena Wati Yulia, Forkopimda Riau, Kepala OPD di lingkungan Pemprov Riau, serta tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Riau Syamsuar mengucapkan selamat Hari Keluarga Nasional ke-29 tahun 2022. Ia berharap semua keluarga di Indonesia dan Provinsi Riau khususnya, dapat menjadi keluarga kuat bebas stunting sehingga terwujud Indonesia Hebat.

"Mari bersama kita wujudkan keluarga sehat bebas stunting," ungkap Gubri Syamsuar.

Kemudian, pemerintah pusat telah menginstruksikan untuk percepatan penanganan stunting, yakni dengan target 14 persen pada tahun 2024 mendatang.

Oleh karena itu, menurut orang nomor satu di Provinsi Riau ini, upaya penanganan stunting tidak bisa hanya dilakukan oleh satu pihak saja. Akan tetapi membutuhkan kolaborasi dari semua pihak.

"Ini kan targetnya 2024, harus ada kolaborasi kita bersama agar stunting ini betul-betul turun. Kalau misalnya kerjanya diserahkan ke BKKBN saja tidak bisa, makanya itu harus berkolaborasi," ungkapnya.

Syamsuar mengungkapkan, tahun 2045 merupakan bonus demografi Indonesia. Untuk itu ia tidak menginginkan anak-anak yang tumbuh anak-anak yang tidak berkualitas yang mengalami stunting.

Namun ia mengharapkan nantinya pemimpin dan generasi penerus bangsa ini adalah generasi yang berkualitas, yang bebas stunting dan anak-anak yang berprestasi untuk Indonesia maju.

"Kami mendapatkan arahan dalam menekan angka stunting. Kita tidak mau bonus demografi nanti, yang tumbuh itu anak yang tidak berkualitas. Tapi kita harapkan yang tumbuh betul-betul anak berkualitas dan anak berprestasi," tutupnya. (mcr/ip/nb).

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 08117533365
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2020 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved