Senin, 23 April 2018  
SITUS RIAU / HUKRIM

Pesta Sabu Pelajar di Pekanbaru, Ternyata Pengedar Juga Usia Sekolah
PEKANBARU, situsriau.com- Lima pelajar di mana salahsatunya perempuan, dibawa ke Polsek Tenayan Raya - Pekanbaru Provinsi Riau, setelah kedapatan pesta Narkoba jenis Sabu di rumah kosong Jalan Gajah Mungkur Kelurahan Tangkerang Timur.Usut punya usut, kelima pelajar tersebut mengaku mendapatkan alias membeli serbuk haram tersebut dari seorang penjual yang ternyata juga masih anak di bawah umur. Hal itu dituturkan Kanit Reskrim Polsek Tenayan Raya Ipda Budi Winarko, Minggu (22/4/2018) siang.Kepolisian, lanjutnya, sempat mencari keberadaan anak di bawah umur yang diduga menjual Narkoba itu, namun ternyata...[selengkapnya]





Tim Ahli Periksa Fisik RTH Kaca Mayang, Hasilnya Keluar Pekan Depan
PEKANBARU, situsriau.com -  Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau masih menunggu hasil tim fisik Ruang Terbuka Hijau (RTH) Putri Kaca Mayang, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru. Dijadwalkan, hasil cek fisik itu baru akan keluar pekan depan.Asisten Pidsus Kejati Riau, Subekhan, mengatakan, hasil cek fisik itu akan jadi acuan dalam penghitungan kerugian negara akibat pembangunan proyek RTH Putri Kaca Mayang. "Insya Allah, pekan depan sudah keluar hasilnya," ujar Subekhan, Kamis (19/4/18).Pemeriksaan fisik dilakukan tim ahli dari universitas di Sumatera Utara...[selengkapnya]





Hukuman Eks Kepala Dinas Pendidikan Rohil Ditambah MA
BAGANSIAPIAPI, situsriau.com - Mahkamah Agung (MA) menambah hukuman mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Rokan Hilir (Rohil), Misnawati, menjadi 5 tahun penjara. Penambahan itu berkat kasasi yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang tidak terima hasil putusan dari Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Pekanbaru dan Pengadilan Tinggi (PT). PN Tipikor Pekanbaru memvonis Misnawati, 2 tahun penjara, banding ke PT hukuman ditambah menjadi 3 tahun. Tidak puas atas putusan itu, JPU melanjutkannya ke tingkat kasasi. Oleh MA, hukuman Misnawati ditambah menjadi 5 tahun penjara, denda Rp200 juta, subsider 6...[selengkapnya]





Kejari Pekanbaru Buru Sembilan DPO Terpidana Korupsi
PEKANBARU, situsriau.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru masih memburu sejumlah terpidana korupsi. Saat ini masih ada sembilan terpidana yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejari Pekanbaru."Ada sembilan (terpidana) lagi yang belum kita eksekusi," ujar Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Pekanbaru, Sri Odit Megonondo, di Pekanbaru, Kamis (19/4/18).Sebelumnya, ada 18 orang terpidana yang jadi buruan Kejari Pekanbaru. Namun, sembilan di antaranya sudah berhasil dieksekusi dan dijebloskan ke Lapas Klas IIA Pekanbaru untuk menjalani masa hukuman.Terpidana yang belum...[selengkapnya]





Remaja di Inhil Hamili 2 Gadis, Satu Dinikahi, Satu Lagi Lapor Polisi
TEMBILAHAN, situsriau. com-Gara-gara hamili dua orang gadis sekaligus, remaja pria berinisal Y dilaporkan ke pihak kepolisian.Pria 17 tahun itu dilaporkan oleh salah satu keluarga sang gadis, karena sang pria hanya menikahi satu dari dua gadis yang dihamilinya."Dua orang gadis dihamil. Namun karena hanya satu yang dinikahinya, keluarga gadis yang tersisihkan melapor," jelas Kasat Reskrim Polres Inhil, AKP M Adhi Makayasa.Biarpun sempat bersembunyi, dijelaskan Adhi, Unit Opsnal Sat Reskrim berhasil membekuk di Tembilahan, Kamis, (19/4/18)."Pelaku dilaporkan oleh abang kandung korban yang...[selengkapnya]





Speed Boat Penumpang Tenggelam di Inhil, Tak Ada Korban Jiwa Tapi Kerugian Capai Rp200 Juta
INHIL,situsriau. com - Speed Boat Karya Bakti bermuatan penumpang dan barang tenggelam di Perairan Indragiri, Desa Tanah Merah, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Kamis (19/4/18). Speed boat yang dikemudikan oleh Ismail itu tak sengaja mengenai tunggul kayu, yang sebabkan kebocoran hingga tenggelam."Speed boat itu dari Kuala Tungkal Tanjung Jabung Barat menuju Sungai Guntung Kateman," ucap Kapolsek Tanah Merah IPTU Liber Nainggolan. Awalnya, speed boat yang bermuatan 15 orang penumpang itu mampir di pelantar belakang rumah H.Dodoy guna memuat barang...[selengkapnya]





Aparat Gabungan Tangkap 3 Truk Bermuatan Miras, Rokok, dan Oli Ilegal
PEKANBARU, situsriau.com - Tim gabungan dari Kodim 0313 Kampar bersama Polres Pelalawan Riau sukses menangkap tiga truk bermuatan rokok, minuman keras (miras), dan oli ilegal.Selain barang bukti, penangkapan yang dilakukan pada Selasa (17/4/18) itu, petugas mengamankan tiga orang sopir truk berinisial RB (24), RP (19), dan JA (25) untuk dimintai keterangan. Ketiganya warga asal Sumatera Barat (Sumbar).Adapun barang bukti yang diamankan yaitu 2.150 slop rokok merek Red Black, 7.885 botol miras, dan 533 jeriken oli merek Suniso.Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi mengatakan, pengungkapan kasus tersebut...[selengkapnya]





Kejati sudah Kantongi Nama Calon Tersangka Korupsi Dispora Riau
PEKANBARU, situsriau.com  - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau belum menetapkan tersangka terkait dugaan korupsi pengadaan sarana dan prasarana di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Riau. Namun nama calon tersangka sudah dikantongi penyidik."Belum (penetapan tersangka). Pastinya (sudah ada calon) tapi belum diekspos untuk ditentukan (tersangka)," ujar Asisten Pidsus Kejati Riau, Subekhan, Selasa (17/4/18).Penetapan tersangka dilakukan setelah semua saksi diperiksa dan penyidik telah mengumpulkan minimal dua bukti. "Kalau semua saksi dan alat bukti telah dikumpulkan, baru gelar...[selengkapnya]





Diciduk saat Antar Sabu 5 Kg, Tukang Cuci Motor di Pekanbaru Terancam Hukuman Mati
PEKANBARU, situsriau. com - EA (30), kurir narkoba jenis sabu sebanyak 5 kg  terancam hukuman mati atau hukuman 20 tahun penjara. EA ditangkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau, Sabtu (14/4/18) lalu sebelum berhasil antarkan sabu dari Dumai ke Pekanbaru.Usut punya usut, urir sabu ini ternyata seorang pekerja Doorsmeer (cuci motor) di Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru. "Upah yang diterima pelaku kurir ini sebesar Rp6 juta, namun ia mengakui baru setengah mendapatkan dari bandar," ungkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Hariono, Selasa...[selengkapnya]





Terungkap dari Tetangga, Pria 57 Tahun di Kuansing Cabuli 9 Bocah SD
PEKANBARU, situsriau.com – Kepolisian Resor Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau meringkus seorang pria paruh baya berinisial M, umur 57 tahun, yang merupakan pelaku paedofil. Dia diduga mencabuli sembilan bocah SD di desanya."Korban pencabulan anak di bawah umur, diperkirakan ada sembilan orang. Namun sampai saat ini baru empat orang tua korban yang membuat laporan," kata Kapolres Kuansing AKBP Fibri Karpiananto kepada wartawan, Selasa (17/4/18).Fibri menjelaskan para korban ini adalah anak tetangga tersangka Marwilis. Para korban dicabuli di rumah pelaku."Perbuatan cabul...[selengkapnya]





Index Berita
 
 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2017 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved