Rabu, 12 08 2020  
SITUS RIAU / HUKRIM

Sudahlah Bejat, Durhaka Lagi! Pria Ini Tembak Ibunya karena Tak Mau Disetubuhi
PALEMBANG, situsriau.com - Suharianto alias Ranto, warga Talang Ubi, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan ini layak disebut anak durhaka. Pria berusia 34 tahun itu berusaha menyetubuhi ibu kandungnya sendiri, SM.Namun ibunya menolak melayani hasrat Ranto, sehingga terjadi cekcok. Ranto kemudian mencoba menembak SM menggunakan senjata api rakitan.Beruntung SM selamat, karena peluru yang ditembakkan Ranto meleset.Dikutip dari suara.com, Wakapolres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, Komisaris Rizvy, mengatakan, korban yang ketakutan langsung kabur menyelamatkan diri....[selengkapnya]





Gelapkan Motor Tetangga, Wartawan Gadungan Dipolisikan
PEKANBARU, situsriau.com - Seorang pria berinisial IPS alias Panji (30) diringkus penyidik Polsek Tenayan Raya lantaran melakukan penggelapan sepeda motor. Tak hanya itu, pria tersebut mengatasnamakan wartawan salah satu media nasional.Wartawan gadungan itu melakukan penggeledahan sepeda motor Yamaha Mio warna hitam, dengan plat nomor, BM 4091 JE milik Sintia Monika (24) yang merupakan tetangga nya. Saat itu tersangka datang ke rumah korban yang berada di jalan Sepakat."Alasan tersangka kepada korban sepeea motor itu akan dijadikan untuk bekerja. Kepada korban mengaku wartawan, jadi dipinjamkan....[selengkapnya]





Buron 5 Bulan, Plt Bupati Bengkalis Non Aktif Muhammad Akhirnya Ditangkap
PEKANBARU, situsriau.com - Berakhir sudah pelarian Plt Bupati Bengkalis nonaktif, Muhammad. Ia ditangkap tim Polda Riau setelah lima bulan jadi buronan kasus dugaan korupsi pengadaan pipa transmisi PDAM di Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhu), Provinsi Riau.Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, melalui Direktur Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus), Kombes Pol Andri Sudarmadi, mengatakan, pihaknya sudah menahan Muhammad."Buronan (Muhammad) sudah kita tahan Jumat (7/8/20) di Mapolda Riau," kata Andri, Minggu (9/8/20) malam.Andri mengatakan, selama jadi buronan pada awal...[selengkapnya]





Aparat BNNP Riau Tangkap 20 Kg Sabu dan 10 Ribu Butir Pil Ekstasi
PEKANBARU, situsriau.com - Aparat dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau menggagalkan peredaran 20 Kg sabu dan 10 ribu butir pil ekstasi. Barang haram itu dibawa dari Malaysia.Kepala BNNP Riau, Brigjen Pol Kenedy, mengatakan, pengungkapan dilakukan Sabtu (8/8/20). "Sabtu sore, kita berhasil gagalkan 20 Kg sabu dan ekstasi 10 ribu," ujar Kenedy, Minggu (9/8/20).Kenedy mengatakan, narkotika diduga masuk dari Malaysia melalui Kabupaten Bengkalis. Barang bukti sabu dikemas dalam bungkusan teh Cina warna hijau.Sabu dan pil ekstasi dibawa jaringan internasional. "Jaringan...[selengkapnya]





Bakar Lahan untuk Kebun Sawit, Warga Bengkalis Ditangkap Polsek Bangko
ROHIL, situsriau.com - Polsek Bangko, Polres Rokan Hilir (Rohil) berhasil mengamankan pelaku pembakaran hutan dan lahan (Karhutla) inisial HB, warga Jalan Kampung Teladan, Kepenghuluan Balai Raja, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.Kebakaran lahan tersebut terjadi di Jalan Makmur Kepenghuluan Bagan Jawa, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rohil yang terjadi pada hari Kamis (6/8/20) sekitar pukul 15.30 wib.Kapolres Rokan Hilir AKBP Nurhadi Ismanto SH SIK melalui Kasubag Humas AKP Juliandi SH, Sabtu (8/8/20) menjelaskan bahwa, penangkapan pelaku HB Simatupang terbukti bekas rintisan di kebun...[selengkapnya]





Pria di Siak Terancam Hukuman Mati karena Sodomi dan Bunuh Bocah 8 Tahun
SIAK, situsriau.com - Pelaku pembunuhan dan pencabulan anak di bawah umur di Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, dijerat pasal berlapis dengan ancaman maksimal hukuman mati.Kepala Kepolisian Resor Siak, AKBP Doddy F Sanjaya dalam konferensi persnya, Jumat, mengatakan pihaknya  menerapkan pasal pada Undang Undang Perlindungan Anak. Kedua pasal 340 Kitab Undang-undang Hukum Pidana."Ancaman hukuman 15 tahun sampai dengan hukuman mati," kata Kapolres didampingi Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Siak, AKP Noak P Aritonang dan Kepala Kepolisian Sektor Tualang, AKP M. Faizal...[selengkapnya]





Kasus Meningkat, RS di Kabupaten/Kota se-Riau Diminta Tambah Ruang Isolasi
PEKANBARU, situsriau.com - Mengingat angka kasus terkonfirmasi Covid-19 di Riau dalam beberapa hari belakangan meningkat secara drastis, Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Riau, dr Indra Yovi minta kepada seluruh rumah sakit agar dapat melakukan penambahan kapasitas ruang isolasi untuk pasien covid-19.Hal ini guna dapat mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus dalam skala lebih besar dari jumlah kasus yang ada sekarang."Kita minta RS untuk dapat menambah kapasitas ruang isolasinya, terutama bagi rumah sakit yang terdapat di kabupaten/kota di Riau. Dan hal ini tidak ada maksud apa-apa, hanya untuk...[selengkapnya]





Pelaku Pembunuhan Anak Dibawah Umur Dibekuk Sat Reskrim Polres Siak di Nias
SIAK, situsriau.com- Setelah dua minggu melarikan diri ke kabupaten Nias Sat Reskrim Polres Siak Akhirnya Berhasil Menghentikan Pelarian MH ( 24 ) Pelaku Pembunuhan ( 16/7 ) ALG anak berumur 8 tahun di Kecamatan tualang Kabupaten Siak.Kapolres Siak AKBP Doddy F.Sanjaya, SH, SIK, MIK Menyampaikan bahwa berawal dari laporan Orang tua korban ke Polsek Tualang bahwa korban ( anak nya ) telah hilang dari rumah, Personel Polsek Tualang dipimpin langsung Kapolsek Tualang AKP Faizal Ramzani, SH, SIK, MH bersama orang tua korban berupaya melakukan pencarian dan mengumpulkan informasi."Dari penyelidikan...[selengkapnya]





Alasan Ekonomi, Pria Ini Tega Bunuh Dua Balitanya, Kronologinya Mencekam
JAKARTA, situsriau.com - Andreas Pati (25) harus berurusan dengan polisi setelah tega membunuh dua anak kandungnya Y (3) dan A (2). Peristiwa itu terjadi di Desa Balaweling Noten, Kecamatan Witihama, Pulau Adonara, pada Selasa (4/8/20)."Dari hasil pemeriksaan kami, motif ekonomi dan kebutuhan hidup yang sulit jadi alasan tersangka membunuh kedua anaknya," kata Kepala Satuan Intel Polres Flores Timur, Iptu I Wayan Pasek Sujana, dalam keterangan yang diterima di Kupang. Demikian dikutip dari Antara, Jumat (7/8/20).Sujana menceritakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka mengungkapkan bahwa...[selengkapnya]





Bea Cukai Riau Sita Barang Ilegal Senilai Rp331 Miliar
PEKANBARU, situsriau.com - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Bea dan Cukai (DJBC) Provinsi Riau mengklaim telah menindak 153 perkara sepanjang semester pertama 2020. Total nilai barang ilegal yang disita mencapai  Rp331 miliar. Kepala Kanwil DJBC Riau, Ronny Rosfyandi, mengatakan, ada empat jenis kejahatan dengan nominal penindakan cukup besar di Bumi Lancang Kuning, Riau. Yakni narkoba, rokok ilegal, tekstil dan elektronik ilegal."Narkotika psikotropika dan prekursor (NPP) sebanyak 18 penindakan dengan nilai sebesar Rp301 miliar. Jenis komoditi NPP ini meliputi Methamphetamine...[selengkapnya]





Index Berita
 
 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2020 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved