Selasa, 12/11/2019  
SITUS RIAU / PENDIDIKAN

Mantab! Mulai Tahun Depan SMA/SMK Negeri di Riau Gratis
PEKANBARU, situsriau.com - Seiring telah disahkannya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau tahun 2020 sebesar Rp10,282 triliun, maka mulai tahun depan seluruh biaya sekolah jenjang pendidikan SMA/SMK negeri di Riau digratiskan.Hal itu disampaikan Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar melalui akun Facebook Drs H Syamsuar MSi, Kamis (27/11/19).Pernyataan Gubernur yang diunggah dua jam lalu itu sudah disukai 1.462 orang, dan dikomentari 275 komentar, serta menuai pujian dari warganet."Alhamdulillah...saye nak (akan) bagi kabar mewah," tulis Syamsuar dalam Facebook memberikan kabar...[selengkapnya]





Kurikulum Bakal Dirombak Lagi, Presiden Beri Kewenangan Penuh ke Mendikbud
JAKARTA, situsriau.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengubah kurikulum dan tata cara belajar siswa. Jokowi ingin terjadi perubahan drastis dalam sistem pendidikan Indonesia.Sekretaris Kabinet, Pramono Anung mengemukakan hal tersebut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (25/11/19). Menurutnya, sistem pendidikan Indonesia masih ketinggalan zaman dan tak beradaptasi dengan perubahan ke era digital."Sehingga proses belajar mengajar seharusnya ada di dalam ruangan kelas, bisa di luar kelas, bisa dengan...[selengkapnya]





Kontroversi Bahasa Inggris Dihapus, SMA Sederajat Cuma 6 Mata Pelajaran
JAKARTA, situsriau.com – Rencana mengubah kurikulum pendidikan menuai kontroversi. Dalam kurikulum baru nanti, mata pelajaran Bahasa Inggris di SMP dan SMA akan dihapus.Pelajaran Bahasa Inggris difokuskan pada percakapan, bukan tata bahasa. Sehingga anak SD diharapkan sudah mampu berkomunikasi bahasa Inggris sejak SD.Selain itu, jumlah mata pelajaran (mapel) di SMP maksimal 5 mapel dengan basis utama pembelajaran pada Coding. Sedangkan di SMA maksimal 6 mapel tanpa penjurusan lagi. Siswa yang ingin fokus pada keahlian tertentu dipersilakan memilih SMK.Wacana penghapusan mapel Bahasa Inggris dan...[selengkapnya]





Dana Sertifikasi Guru Kota Pekanbaru Cair Rp 31 Miliar
PEKANBARU, situsriau.com - Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Kota Pekanbaru mencairkan dana sertifikasi guru. Nilainya mencapai Rp31 miliar.Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPKAD Kota Pekanbaru, Syoffaizal, melalui Kepala Bidang Perbendaharaan, Basri, mengatakan jumlah dana sertifikasi itu untuk bulan Juli, Agustus dan September."Pencairan dana sertifikasi guru PNS Triwulan III, Juli Agustus, September, sudah dibayarkan sebesar lebih kurang Rp 31 miliar," kata Basri, Selasa (19/11/19).Besaran anggaran yang diterima masing-masing guru dijelaskan Basri, sesuai SK Kementerian Pendidikan...[selengkapnya]





Bocah Jenius Bakal Lulus Kuliah di Umur 9 Tahun, Lalu Ambil Gelar Doktor dan Kuliah Kedokteran
BELGIA, situsriau.com - Anak ajaib dari Belgia ini akan segera mendapat gelar sarjana dalam usia 9 tahun. Laurent Simons kuliah jurusan Teknik Mesin di Universitas Teknologi Eindhoven (TUE). Staf universitas menggambarkan Laurent Simons sebagai anak yang luar biasa dan akan menyelesaikan kuliahnya pada Desember nanti.Ayahnya kepada CNN mengatakan anaknya berencana mengambil program doktoral teknik mesin sembari melanjutkan kuliah kedokteran. Orang tuanya, Lidya dan Alexander Simons mengatakan, mereka menganggap kakek dan nenek Laurent berlebihan saat mereka mengatakan anaknya memiliki kelebihan, namun...[selengkapnya]





Korban Bully di Pekanbaru Bisa Pindah Sekolah, Kadisdik: Walau Bercanda tapi Menjurus Kekerasan
PEKANBARU, situsriau.com - Kasus perundungan (bullying) di SMP Negeri 38 Kota Pekanbaru masih terus bergulir. Orang tua korban sudah melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru Abdul Jamal mengatakan, walau kejadian itu dianggap sebagai candaan sesama siswa namun kasus itu akan terus berlanjut. Sebab, tindakan itu sudah menjurus kepada kekerasan.Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru Abdul Jamal mengatakan, walau kejadian itu dianggap sebagai candaan sesama siswa namun kasus itu akan terus berlanjut. Sebab, tindakan itu sudah menjurus kepada...[selengkapnya]





Gubri Pastikan Sekolah Gratis SMA/SMK Negeri Berjalan di 2020, Pungutan Komite Dilarang
PEKANBARU, situsriau.com - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar memastikan tahun 2020, program sekolah gratis untuk SMA/SMK negeri di Riau bisa dijalankan."Tahun depan Insya Allah sekolah gratis untuk SMA/SMK negeri berjalan," ujar Gubri Syamsuar, Selasa (5/11/19).Dia mengatakan, program tersebut untuk membantu anak-anak Riau yang kurang mampu. Sebab masih banyak anak-anak yang tidak bisa membeli pakaian seragam sekolah."Tentu ini menjadi problem, dan ini menjadi Pekerjaan Rumah (PR) kami. Sebab banyak anak putus sekolah karena tidak mampu bayar uang sekolah. Jadi ini memang harus menjadi...[selengkapnya]





Inovatif dan Mulia, Seluruh Desa di Kecamatan Ini Komit Biayai Anak Yatim Belajar di Ponpes
SELATPANJANG, situsriau.com - Guna membangun masyarakat Islami yang berprestasi, seluruh desa yang berada di Kecamatan Tebingtinggi Timur akan memberikan beasiswa pemberdayaan dan pendidikan anak yatim tingkat menengah. Dimana tiga orang anak yatim dan fakir miskin akan dibiayai penuh oleh pemerintah desa untuk belajar di Pondok Pesantren (Ponpes) Babul Rahmah, Sungai Tohor.Camat Tebingtinggi Timur, Rayan Pribadi SH mengatakan program ini merupakan salah satu inovasi kecamatan. Dimana hal itu sudah mendapatkan persetujuan dari seluruh kepala desa dan juga sudah dilakukan nota kesepahaman.Rayan...[selengkapnya]





Pertama Kalinya, Anak-anak Pengungsi di Pekanbaru Ikut Ujian SD
PEKABARU, situsriau.com - Puluhan anak imigran pencari suaka yang kini bisa bersekolah di sekolah dasar (SD) negeri di Kota Pekanbaru, Riau, mengikuti ujian tengah semester untuk pertama kali."Ini adalah pertama kalinya anak-anak imigran ikut ujian. Di sekolah ini ada 20 anak," kata Kepala Sekolah SDN 159, Ismiati di Pekanbaru, Selasa.Ia mengatakan anak pencari suaka di SDN 159 paling banyak duduk di kelas 1, yakni ada 12 orang. Mereka ikut ujian tengah semester selama dua hari sejak Senin (21/10/19) seperti siswa lokal lainnya."Tidak ada pengistimewaan kepada mereka, semua sama. Karena...[selengkapnya]





Banyak Warga Riau Sayangkan Ustaz Somad Mundur dari PNS, UIN: Kita Juga Sama
PEKANBARU, situsriau.com - Rektor Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska Riau), Akhmad Mujahidin menyayangkan Ustaz Abdul Somad mundur dari pegawai negeri sipil ( PNS)."Saya baca di media sosial, banyak orang yang sangat menyayangkan (Ustaz Abdul Somad mundur). Kita juga sama menyayangkan dan menyesali. Jadi perasaan orang Riau itu sama, bagaimana kita mencintai beliau dengan berbagai kelebihan dan kekurangannya," ucap Akhmad, dikutip kompas, Kamis (17/10/2019).Tetapi, jika Ustaz Abdul Somad memilih tetap mundur dan tidak ada pertimbangan lain, kata Akhmad, proses...[selengkapnya]





Index Berita
 
 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2017 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved