Senin, 30 November 2020  
SITUS RIAU / PENDIDIKAN

Belajar Tatap Muka di Zona Kuning Wajib Terapkan SOP Prokes
PEKANBARU, situsriau.com - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menegaskan sekolah di zona kuning yang akan melaksanakan belajar tatap muka wajib menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) protokol kesehatan (Prokes). Jangan sampai sekolah jadi klaster baru penularan virus corona (Covid-19)."Yang terpenting bagi sekolah yang akan membuka belajar tatap muka menyesuaikan adaptasi kebiasaan baru dan harus menerapkan SOP protokol kesehatan," kata Gubri, Minggu (22/11/20).SOP Prokes dimaksud Gubri, sekolah harus menyiapkan tempat cuci tangan dan sabun. Kemudian jarak siswa saat proses belajar...[selengkapnya]





Baru Dibuka, Sekolah di Pekanbaru sudah Ditutup Lagi
PEKANBARU, situsriau.com - Lantaran Kota Pekanbaru kembali ke zona merah Covid-19, Pertemuan Terbatas di Sekolah kembali dihentikan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru."Untuk saat ini ujicoba pertemuan terbatas kita tunda. Karena penyebaran Covid-19, fluktuatif bergeser ke lebih tinggi. Kita kembali masuk zona merah," ungkap Walikota Pekanbaru Dr Firdaus MT usai rapat evaluasi, Rabu (18/11/20).Firdaus menegaskan, kebijakan yang sudah dijalankan selama dua hari belakangan hanya uji coba di sekolah yang menjadi model. Untuk itu hari ini dibahas dalam rapat evaluasi."Secepatnya kita akan...[selengkapnya]





UIN Suska Riau Tutup Sementara, Sebab...
PEKANBARU, situsriau.com - Universitas Islam Negeri (UIN) Suska Riau Keluarkan Surat Edaran (SE) nomor : B - 3170/Un.04/HM.00/11/2020 tentang Penutupan sementara kampus UIN Suska Riau selama 14 hari, mulai hari ini, Rabu, 18 November sampai dengan 1 Desember 2020.Hal tersebut dilakukan mengingat bertambah banyaknya Dosen dan Pegawai Universitas Islam Negeri (UIN) Suska Riau yang terkonfirmasi Covid-19, termasuk Rektor UIN Suska Riau sendiri, yakni Akhmad Mujahidin, dan sekarang tengah di Rumah Sakit Eka Hospital Pekanbaru.Saat dikonfirmasi langsung kepada Rektor UIN Suska, Akhmad Mujahidin melalui...[selengkapnya]





Horee! Kemendikbud Akan Beri Bantuan Rp 1,8 Juta ke Guru Honorer
JAKARTA, situsriau.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim akan memberikan bantuan subsidi upah bagi para guru honorer di Tanah Air. Bantuan yang diberikan senilai Rp 1.800.000."Kabar gembira hari ini adalah berkat perjuangan dari Komisi X, perjuangan dari Kemendikbud dan juga dukungan luar biasa dari Kemenkeu kita berhasil mendapatkan bantuan subsidi upah bagi para guru-guru honorer kita dan juga tenaga kependidikan yang non PNS sebesar 1,8 juta rupiah yang akan diberikan 1 kali. Jadi sekaligus kita memberikannya," jelas Nadiem dalam rapat kerja bersama Komisi X di...[selengkapnya]





Sekolah di Pekanbaru sudah Mulai Belajar Tatap Muka
PEKANBARU, situsriau.com - Pagi ini pembelajaran tatap muka sudah diberlakukan di 23 SMP negeri di Kota Pekanbaru, Senin (16/11/20). Namun, tidak ada istirahat belajar seperti biasanya.Peserta didik belajar hanya 3 jam saja tanpa istirahat. Kantin sekolah pun tidak diizinkan buka. Kebijakan ini untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19."Belajar tatap muka nanti hanya berlangsung selama 3 jam, tidak ada jam istirahat. Jadi kantin sekolah tidak boleh dibuka," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disdik Pekanbaru Ismardi Ilyas, Senin (16/11/20).Disdik menganjurkan peserta didik membawa makanan dari...[selengkapnya]





Dinas Pendidikan Riau Belum Berencana Buka Sekolah Secara Tatap Muka
PEKANBARU, situsriau.com-Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Riau Zul Ikram belum berencana untuk mengeluarkan kebijakan sekolah tatap muka di SMA/SMK."Sampai saat ini belum ada untuk melakukan sekolah tatap muka. Kita masih menunggu kondisi Pandemi Covid-19 membaik," kata Zul Ikram, Jumat (6/11/20) di Pekanbaru.Zul mengungkapkan, apabila kondisi Pandemi Covid-19 mulai membaik, pihaknya akan mengeluarkan kebijakan untuk sekolah tatap muka. Tentunya, sekolah tatap muka yang dibuka nanti dengan mengedepankan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.Saat disinggung sejumlah daerah lain mulai...[selengkapnya]





Cuti 3 Bulan, Achmad Serahkan SK Plt Ketua YPRH kepada Irwan
ROHUL,situsriau.com- Pembina Yayasan Pembangunan Rokanhulu (YPRH) Drs H Achmad Msi menyerahkan SK kepada Pelaksana Tugas  (Plt) Ketua Yayasan kepada Prof Dr Ir H Irwan di Aula Kampus Universitas Pasir Pengaraian (UPP) Selasa 03/11/2020.Hadir dalam pelaksanaan penyerahan SK tersebut Sekretaris YPRH Jenewar Efendi dan seluruh Dosen serta seluruh Rekan-Rekan pengurus Yayasan UPP.Drs H Achmad Msi, mengatakan terpilihnya Saudara Irwan Efendi menjadi Plt Pejabat Sementara karena Ketua YPRH yang lama saat ini ikut dalam pencalonan sebagai Bupati Rohul pada saat  Pilkada pemilihan serentak...[selengkapnya]





Gubri Syamsuar Janji Bantu Beasiswa Anak Suku Asli
BENGKALIS, situsriau.com - Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar menegaskan pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tengah menyiapkan beasiswa untuk anak suku asli yang ada di Riau. Beasiswa itu sebagai upaya Pemprov Riau meratakan pembangunan pendidikan."Seperti Suku Sakai, Suku Bonai, Suku Talang Mamak dan suku yang ada di Riau ini supaya mereka mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi," terang Gubri saat kunjungan ke Hutan Adat Sakai, Minggu (11/10/20).Saat ini, ungkap Gubri, banyak suku asli di Riau yang menjadi perhatian. Terutama peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Sehingga nanti...[selengkapnya]





Para Guru Kecewa Pendidikan Dikomersialisasikan via Omnibus Law
JAKARTA, situsriau.com - Perhimpunan untuk Pendidikan dan Guru (P2G) kecewa dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan pemerintah yang memasukkan sektor pendidikan dalam Omnibus Law atau Undang Undang Cipta Kerja. Para guru khawatir pendidikan semakin dikomersialisasikan melalui UU ini."Setelah membaca draf final UU yang sudah disahkan DPR ini, ternyata masih ada pasal yang memberi jalan luas kepada praktik komersialisasi pendidikan. Dengan kata lain, UU Ciptaker menjadi jalan masuk kapitalisasi pendidikan," kata Koordinator P2G, Satriawan Salim, Selasa 6 Oktober 2020.Hal ini, menurut dia,...[selengkapnya]





Penunjukan Hardiyanto Sebagai Rektor UPP "Digugat" Adolf Bastian
ROHUL,situsriau.com- Pihak Yayasan Pembangunan Rokan Hulu (YPRH), resmi menunjuk Hardiyanto sebagai Plt Rektor Unisversitas Pasir Pangaraian (UPP), setelah Rektor UPP sebelumnya DR.Adolf Bastian habis masa jabatannya sebagai Rektor terhitung 30 September 2020.Penunjukan Plt Hardiyanto sebagai Rektor UPP untuk 6 bulan kedepan, ditandai dengan diserahkannya SK penunjukan Plt Rektor UPP oleh Wakil Ketua YPRH Jenewar Efendi didampingi Bendahara YPRH Arfizal Anwar, Jumat (2/10/2020) kemaren sore ke Hardiyanto, di aula UPP dihadiri 23 pimpinan, terdiri dari rekan, Kaprodi, kepala lembaga dan badan.Jenewar...[selengkapnya]





Index Berita
 
 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2020 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved