Minggu, 21 April 2019  
SITUS RIAU / OTONOMI

PLN Perkuat Sistem Amankan Kelistrikan tegangan 150 kV di Pekanbaru
PEKANBARU,  situsriau.com- Cuaca ektrim yang terjadi sesuai laporan BMKG dalam beberapa pekan terakhir dan malam hari tadi membuat keandalan sistem kelistrikan tegangan 150 kV di Pekanbaru terganggu.Gangguan dimulai pada pukul 18.39 WIB dikarenakan sambaran petir yang kuat, berdampak pada sistem kelistrikan Pekanbaru mengalami gangguan, sebagian listrik di wilayah  Dumai hingga Pekanbaru padam. Upaya penormalan dilakukan PLN secara bertahap, sehingga tepat pada pukul 20:33 WIB listrik dapat dinormalkan kembali.Irwansyah selaku General Manajer PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Riau...[selengkapnya]





Kemenag Bakal Serahkan SK Embarkasi Haji Antara Riau 24 April Mendatang
PEKANBARU, situsriau.com - Surat Keputusan (SK) Pengoperasian Embarkasi Haji Antara (EHA) Riau akan diserahkan Kementerian Agama (Kemenag) pada 24 April mendatang. Informasi ini disampaikan Asisten I Setdaprov Riau, Ahmad Syah Harrofie, Sabtu (20/4/19) di Pekanbaru."Insya Allah hari Rabu tanggal 24 April SK Embarkasi Antara Riau akan diserahkan secara resmi oleh Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) kepada gubernur Riau di Pekanbaru," kata Ahmad Syah. Setelah penyerahan, dilanjutkan dengan rapat koordinasi (Rakor) teknis pelaksanaan EHA Riau dengan kabupaten/kota dan pemangku...[selengkapnya]





Penangkal Petir dan Ratusan Baut Dicuri, Jembatan Siak IV Riau Bakal Ditutup
PEKANBARU, situsriau.com - Akibat ratusan baut hilang dicuri, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Riau mempertimbangkan untuk menutup sementara Jembatan Siak IV.Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Provinsi Riau Yunnas Haris mengatakan sekitar 100 baut hilang hingga dikhawatirkan membahayakan jika tetap dibuka untuk umum."(Hilangnya baut-baut) ini berpengaruh terhadap kekuatan jembatan. Kalau memang nanti membahayakan, (jembatan) kita akan tutup sementara," kata Yunnas sebagaimana dilansir Antara, Minggu (14/4/19).Haris menyayangkan insiden hilangnya baut...[selengkapnya]





Diterkam Buaya, Jasad Bocah 5 Tahun Ditemukan
RENGAT, situsriau.com- Bocah usia lima tahun warga Sei Lala Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) diterkam buaya saat sedang bermain di tepi sungai Indragiri, Sabtu (13/4/19). Saat dtemukan, Minggu (14/4/19) jasad bocah bernama Al Arefi ini masih utuh.Kapolsek Pasir Penyu Kompol Dwi Kormal membenarkan hal tersebut. "Kejadian buaya menerkam bocah bernama Al Arefi (5 thn) di sungai Indragiri Desa Morong Kecamatan Sei Lala, Inhu terjadi pada Sabtu 13 April 2019 sekira pukul 11.30 WIB," ujarnya. Diungkapkanya, pada Sabtu 13 April 2019 sekira pukul 11.30 WIB korban pergi bersama temannya ke...[selengkapnya]





Truk ODOL Penyebab Jalanan di Provinsi Riau Cepat Rusak
PEKANBARU, situsriau.com - Jalan provinsi yang dibangun menggunakan APBD Riau banyak rusak akibat dilintasi truk perusahaan yang kelebihan muatan atau Over Dimension and Over Load (ODOL). Bahkan akibat ODOL, usai jalan yang dibangun pemerintah hanya hitungan bulan. "Akibat truk ODOL, daya tahan jalan hanya sebentar. Jangankan setahun, hitungan bulan saja bisa rusak, sudah hancur jalan itu," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Riau, Dadang Eko Purwanto, Jumat (12/4) di Pekanbaru. Menurutnya, jalan yang dibangun pemerintah memiliki daya dukung atau daya tahan tertentu...[selengkapnya]





SK Embarkasi Haji Antara Riau Masih Terkatung-katung
PEKANBARU, situsriau.com - Penetapan embarkasi haji antara Riau belum jelas, Kamis (11/4/19). Sebabhingga saat ini Surat Keputusan (SK) penetapan Embarkasi Haji Antara belum juga dikeluarkan oleh Kementerian Agama (Kemenag).  Meski sebelumnya sempat dikabarkan jika SK penetapan embarkasi haji antara Riau sudah di meja menteri, namun belakangan ini dikabarkan, jika SK tersebut ternyata masih di bagian hukum."Pertama dapat informasi sudah di meja Menteri. Tapi setelah kita kontak, ternyata masih di meja Biro Hukum Kemenag proses harmonisasi," kata Kepala Kanwil Kemenag Riau, Mahyudin,...[selengkapnya]





BBKSDA Turunkan Tim Tangani Harimau Masuk Pemukiman di Pelalawan
PEKANBARU, situsriau.com - Tim Rescue Balai Bedar Konservasi Sumberdaya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau melakukan penelusuran di Desa Labuan Bilik, Kecamatan Teluk Meranti, Pelalawan. Penelusuran dilakukan setelah ada laporan masyarakat yang mengaku hewan sapinya diterkam harimau.Humas BBKSDA Riau, Dian Indriati, mengatakan bahwa pada Rabu (10/4/19) kemarin Tim Rescue sudah tiba di lokasi. Tim juga sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengumpulkan informasi."Tim bersama Bhabinkamtibmas, Sekdes Labuan Bilik, serta masyarakat telah ke lokasi tempat kejadian sapi yang diduga diterkam harimau...[selengkapnya]





BMKG Minta Warga Waspadai Hujan Lebat Disertai Petir Hari Ini
PEKANBARU, situsriau.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai dengan petir dan angin kencang di sebagian wilayah Kampar, Kuansing dan juga Rokan Hulu."Hari ini Riau masih berpotensi diguyur hujan, bahkan sejak siang hingga dini hari," ujar Kasi Data dan Informasi BMKG stasiun Pekanbaru, Marzuki, Kamis (11/4/19).Ia mengatakan, siang hari potensi hujan terjadi di wilayah Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Kota Dumai, Siak, Kuantan Singingi dan Kota Pekanbaru."Sementara sore...[selengkapnya]





Kanwil Kemenag Ungkap 587 Calon Jemaah Haji Riau Belum Lunasi BPIH
PEKANBARU, situsriau.com - Sebanyak 4.477 calon jemaah haji (CJH) asal Riau sudah melakukan pelunasan pembayaran Biaya Penyelengggaran Ibadah Haji (BPIH) tahun 2019.Data ini terakhir diperbaharui oleh Kanwil Kemenag Provinsi Riau, Jumat (5/4/19). Jika dilihat dari total jumlah CJH asal Riau yang mencapai 5.064 orang jemaah.Hingga saat ini setidaknya masih tersisa 587 orang jemaah lagi yang belum melakukan pelunasan pembayaran BPIH tahun 2019."Kalau kita lihat dari persentase, sudah 88,4 persen yang sudah melakukan pelunasan BPIH," kata Kasi Pendaftaran dan Dokumen Haji, Bidang Penyelenggaraan...[selengkapnya]





Pejabat Tak Laporkan LHKPN Jangan Dipromosikan
PEKANBARU, situsriau.com - Pengamat Tata Negara dan Ilmu Pemerintahan Universitas Riau, Mexasai Indra menyarankan kepala daerah di Riau tak promosikan pejabat yang tidak melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Keengganan penyelenggara negara dalam menyampaikan LHPN patut dipertanyakan. Sebab sebagai penyelenggaran, pejabat wajib melaporkan harta kekakayaanya ke KPK. Meskipun persoalan harta ini merupakan persoalan yang masuk ke dalam ranah privat.Namun karena yang bersangkutan adalah penyelenggara negara, maka diwajibkan untuk menyampaikan...[selengkapnya]





Index Berita
 
 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2017 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved