Minggu, 25 Februari 2018  
SITUS RIAU / KESEHATAN

Kasus DBD di Kota Pekanbaru Turun Signifikan Tahun Ini
PEKANBARU, situsriau.com - Bila dibanding tahun 2017 lalu untuk periode yang sama, kasus demam berdarah dengue (DBD) di Pekanbaru tahun ini terjadi penurunan signifikan.Jika pada minggu ketujuh tahun 2017 lalu tercatat ada 78 kasus DBD, di pekan ketujuh tahun 2018 ini jumlah tersebut turun sekitar 50 persen atau 33 kasus. Hal itu dikatakan Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Diskes Kota Pekanbaru, Gustiyanti. Menurutnya, pada pekan ketujuh kasus penderita DBD di Pekanbaru bertambah 8 orang. "Pekan ketujuh ini tercatat ada 8 orang yang terkena DBD," tutur...[selengkapnya]





Ditangani Maksimal, Kasus Gizi Buruk di Pelalawan Menurun
PELALAWAN, situsriau. com - Kasus gizi buruk di Kabupaten Pelalawan mengalami penurunan. Tahun 2017, terdapat 30 kasus gizi buruk sedangkan tahun 2016 terdapat 42 kasus. Dari jumlah kasus gizi buruk itu, Ibukota Pangkalan Kerinci mendominasi angka kasus gizi buruk dengan 12 kasus pada tahun 2017 lalu.Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan dr. Endid R Prariknyo pada media ini, kemarin. Menurutnya, untuk pengobatan para penderita gizi buruk tidak dipungut biaya sepeser pun alias gratis, karena anggaran dari Pemkab Pelalawan melalui APBD telah disediakan setiap...[selengkapnya]





Ritel dan Supermarket Nekad Jual Viostin DS dan Enzyplex Bakal Dipidanakan
PEKANBARU,situsriau. com-Paska dua produk obat-obatan, yakni Viostin DS dan Enzyplex dinyatakan positif mengandung DNA Babi oleh BPOM, makan keduanya harus ditarik dari peredaran. Supermarket dan ritel yang masih menjual produk suplemen Viostin DS dan Enzyplex tablet bisa dikenakan sanksi pidana. "Sanksi terberatnya ya pidana. Karena produk ini kan sudah dilarang beredar di pasaran. Kalau ternyata masih ada ritel atau supermarket yang jual, berarti mereka melanggar dong. Ya sesuai dengan ketentuan yang berlakulah. Kita lihat juga kesalahannya sejauh mana," kata Kepala Dinas...[selengkapnya]





Dari 1.028 Anggota PWI Riau, Baru 20 Nyatakan Ikut Donor Darah
PEKANBARU, situsriau.com- Sempena Hari Pers Nasional (HPN)  tahun 2018, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau yang beranggotakan 1.028 orang,  akan menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) donor darah.Baksos donor darah bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pekanbaru ini nanti akan diselenggarakan di Atrium Mal SKA Pekanbaru pada Senin, 19 Februari 2018 mulai pukul 10:00 WIB pagi.Ketua PWI Riau H Zulmansyah Sekedang mengatakan, peserta donor darah nanti berasal dari kalangan rekan-rekan wartawan anggota maupun pengurus PWI Riau. Dimana dari 72 pendonor dari kalangan...[selengkapnya]





Bunda, Mata Juling pada Anak Biasanya Mudah Diatasi Lho...
JAKARTA, situsriau. com - Mengatasi gangguan mata juling pada anak bisa dilakukan dengan banyak cara tergantung penyebabnya. Pada anak-anak, umumnya tidak sulit untuk memperbaiki gerakan otot-otot bola mata agar kembali sinkron."Kalau penyebabnya kacamata, diobati dengan membeli ukuran yang benar," kata dr Utami Noor Syabaniyah, SpM, spesialis mata di Ciputra SMG Eye Clinic.Ukuran kacamata yang tidak sesuai memang banyak memicu juling pada anak-anak. Perbedaan ukuran lensa di antara kedua mata membuat kerjanya tidak seimbang, terlebih jika ukuran tersebut juga tidak sesuai dengan kebutuhan...[selengkapnya]





Seribu Tablet Obat Tambah Darah untuk Remaja Putri dari Diskes Riau
PEKANBARU, situsriau.com- Serangkaian dengan acara peringatan Hari Gizi Nasional (HGN) Tahun 2018, Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau membagikan  1.000 obat Tambah Darah (Tablet Fe) kepada remaja putri di Provinsi Riau dan diminum serentak pada Minggu (28/1/2018) pagi.Kepala Diskes Riau, Mimi Yuliani Nazir mengatakan, perhatian lebih perlu diberikan kepada remaja putri usia 12-18 tahun untuk diberikan tablet tambah darah dan itu harus dilakukan secara rutin. "Hal ini penting karena remaja ini harus disiapkan secara dini agar tidak mengalami anemia, dan diharapkan setelah kelak dewasa...[selengkapnya]





Seluruh Tenaga Kerja Wajib Didaftar BPJS, Termasuk Honorer di Dinas-dinas
BENGKALIS, situsriau. com - Unit Pelayanan Teknis (UPT) Dinas Ketenagakerjaan dan Tranmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bengkalis menegaskan, wajib hukumnya mendaftarkan tenaga kerja, termasuk honorer menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan.Wajib hukum dinas mendaftarkan tenaga honorer sebagai peserta BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. "Hukumnya wajib. Pembayaran terserah dinas, apakah ditanggung pekerja atau ditangani dinas. Kalau kami dinas yang bayar," tegas Kepala UPT Disnakertrans Bengkalis, Rohani kepada wartawan, pekan kemarin.Ditegaskan Rohani, pendaftaran...[selengkapnya]





Kasus Menurun, Pekanbaru tetap Endemis DBD
PEKANBARU, situsriau.com- Berdasar data, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Pekanbaru mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Jika dibandingkan dengan tahun 2016 misalnya, jumlah kasus DBD tahun 2017 berdasarkan data Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, mengalami penurunan hingga 275 kasus.Namun, sejauh ini Pekanbaru masih menjadi Kota dengan endemis kasus DBD yang cukup tinggi. "Tahun 2016 lalu jumlah kasus DBD secara komulatif mencapai 873 kasus dengan jumlah korban meninggal 10 orang. Sementara, tahun 2017, jumlah kasus DBD mencapai 598 dan 3 meninggal," kata Kepala Seksi (Kasi)...[selengkapnya]





HIV/AIDS Jangkiti 293 Warga Pekanbaru, 177 di Antaranya Meninggal Dunia
PEKANBARU, situsriau.com - Kasus penderita HIV/AIDS di Pekanbaru masih tinggi. Hingga November 2017 lalu kasusnya mencapai 293 kasus.Data yang Tribun himpun di Komisi Penanggulangan Aids (KPA) itu dengan  rinciannya, HIV sebanyak 186 kasus dan Aids sebanyak 107 kasus."Memang kalau dibandingkan dengan tahun 2016 lalu angkanya tidak jauh berbeda. Tahun lalu, jumlahnya mencapai 448 kasus. Tahun 2017 sampai november tercatat 293 kasus. Kemungkinan angkanya tidak akan jauh berbeda dengan tahun sebelumnya," kata Ketua KPA Kota Pekanbaru, Ayat Cahyadi, Rabu (3/1/18).Dari data yang tercatat...[selengkapnya]





Penduduk Riau Capai 5,9 Juta Jiwa, Baru 62,33 % Terdaftar di BPJS Kesehatan
PEKANBARU, situsriau.com - Berdasarkan data per-30 November 2017, di Provinsi Riau, baru 2.525.408 jiwa yang telah terdaftar sebagai peserta JKN di BPJS Kesehatan. Artinya, dari 5.958.558 total jumlah penduduk yang terdata di Disduk Capil, baru 62,33 persen yang sudah terdaftar di kepesertaan BPJS Kesehatan."Ini masih jauh dari data nasional, kita tertinggal 10 persen, dimana nasional total kepesertaannya per November 2017 72 persen. Paling tidak tiap bulan kita targetkan pertumbuhan rata-rata 28 Ribu jiwa, sehingga target kepesertaan dapat menyeluruh sesuai target atau sudah Universal Health...[selengkapnya]





Index Berita
 
 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2017 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved