Sabtu, 15 08 2020  
Pendidikan / Syarat PPDB Riau Utamakan KK daripada Suket Domisili
Syarat PPDB Riau Utamakan KK daripada Suket Domisili

Pendidikan - - Kamis, 25/06/2020 - 11:21:47 WIB

PEKANBARU, situsriau.com - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Riau, Zul Ikram menegaskan syarat utama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online tahun pelajaran 2020/2021 terkait zonasi mengutamakan Kartu Keluarga (KK) bukan Surat Keterangan (Suket) domisili. 

Panitia PPDB sekolah untuk memverifikasi faktual terhadap suket yang dilampirkan saat pendaftaran.

Hal itu disampaikan Zul Ikhram saat meninjau pelaksanaan PPDB di SMAN 1 Pekanbaru, Rabu (24/6/20).

Dalam tinjauannya Kadisdik Riau didampingi pengawas sekolah disambut langsung Kepala SMAN 1 Pekanbaru, Wan Roswita dan panitia PPDB sekolah setempat.

Zul Ikram mengklaim pelaksanaan PPDB secara faktual di SMAN 1 Pekanbaru khususnya, dan SMA/SMK di Riau berjalan lancar sesuai yang diharapkan. Hanya saja menurutnya, secara teknis ada beberapa kendala yang menimbulkan persoalan, seperti surat keterangan (Suket) domisili.

"Tapi masih diatasi dengan baik. Dan kita juga sudah ambil langkah berpatokan dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 44 Tahun 2020, dimana yang diatas itu Kartu Keluarga (KK) asli," terangnya seperti dilansir dari cakaplah.

Kemudian terkait suket domisili sebagai pengganti KK, Zul Ikram meminta sekolah untuk memverifikasi faktual terhadap suket yang dilampirkan saat daftar PPBD online.  "Kalau ternyata sekolah sudah menerima suket domisili, maka sekolah dapat menyesuaikan dengan ketentuan yang ada," tegasnya. 

Sedangkan soal zonasi yang menimbulkan persoalan, Zul Ikram mengatakan pihaknya tetap menggunakan Google Map, sehingga diharapkan tidak bisa dimanipulasi.  "Insya Allah kalau pakai Map tidak bisa diakal-akali radius domisinya," cetus mantan Sekretaris Dinas Perpustakaan Kabupaten Siak ini.

Ditanya sebagian sekolah seperti SMAN 8 Pekanbaru yang sebelumnya memberlakukan suket, dan akan memberlakukan penerimaan PPDB menggunakan KK. Apakah akan perpanjang pelaksanaan PPDB Riau?

"Sampai sekarang PPDB masih on schedule sesuai surat edaran yabg belum kita perbaharui. Kalau memang harus diperpanjang kita akan koordinasi dengan tim, dan akan disampaikan ke kepala daerah terkait perubahan yang akan diperbaharui," sebutnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Pekanbaru Wan Roswita mengatakan, penerimaan PPDB tetap akan mengaju juknis dan perintah atasan yakni Kadisdik Riau. 

"Karena itu PPDB di SMAN 1 Pekanbaru tetap memprioritaskan KK asli. Kalaupun ada suket domisi, kami akan melakukan verifikasi faktual untuk memastikan kebenaran suket yang dilampirkan. Kalau sesuai kita akan input," katanya.

Wan Rosmita mengakui, dari verifikasi faktual yang dilakukan di lapangan, memang ada yang sesuai suket domisi dan ada yang fiktif.  "Verifikasi faktual itu untuk memastikan jika ada masyarakat yang komplain ditolak. Jadi verifikasi itu menjadi dasar kita bahwa kami sudah turun ke lapangan. Karena yang daftar pakai suket cukup banyak. Dan daya tampung sekolah hanya 388 siswa," tutupnya. (sr5, ck)



Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 08117533365
atau Email: situsriau.redaksi@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.
----- Akses kami via mobile m.situsriau.com -----

 
Redaksi | Email | Galeri Foto | Pedoman Media Siber
Copyright 2012-2020 PT. SITUS RIAU INTIMEDIA, All Rights Reserved